[Marinir] Fw: [Nasional] Kolom IBRAHIM ISA - PRISAI MANUSIA EKS MARINIR AS
Hong Gie
marinir@polarhome.com
Sun, 19 Jan 2003 12:44:32 +0700
----- Original Message -----
From: <bhineka@brd.de>
To: "nasional" <national@mail2.factsoft.de>
Cc: <i.bramijn@chello.nl>
Sent: Sunday, January 19, 2003 4:10 AM
Subject: [Nasional] Kolom IBRAHIM ISA - PRISAI MANUSIA EKS MARINIR AS
-----------------------------------------------------------------------
Mailing List "NASIONAL"
Diskusi bebas untuk semua orang yang mempunyai perhatian terhadap
Kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
-----------------------------------------------------------------------
BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA RUNTUH
-----------------------------------------------------------------------
Datum: Sat, 18 Jan 2003 12:48:28 +0100
Von: "IBRAHIM BRAMIJN" <i.bramijn@chello.nl>
An: <i.bramijn@chello.nl>
--------------------------
Kolom IBRAHIM ISA
18 Januari 2003.
HATI NURANI AMERIKA ANTI-PERANG IRAK--
<eks-Marinir AS Kenneth Nichols O'Keef siap jadi "perisai manusia">
Kenneth Nichols O'Keef,adalah mantan Marinir AS. Marinir AS,yang katanya
terkenal "tangguh" itu, tapi yang dalam invasi AS ke Somalia pada periode
presiden Bush Sr,katanyauntuk "mengamankan dan membereskan"kekacauan di
sana, telah gagal total. Presiden Bush Sr terpaksa menarik tentaranya dari
Somalia.
Kenneth Nichols O'Keefikut ambil bagian dalam Perang Teluk ("Gulf War")
terhadap Irak,yang dilancarkan oleh suatu persekutuan militer
mancanegarayang dikepalai oleh mantan Presiden Bush Sr, pada tahun 1991.
Sekarang ini, ketika AS dan Inggris semakin menggencarkan persiapan
militernya untuk menyerang dan menduduki Irak,Kenneth O'Keef bukan lagi
O'Keef lebih
sepuluh tahun y.l.-Sesudah merenungkan dan memikirkannya kembali apa yang
dilakukannya 10 tahun y.l. \, O'Keef merasa tertipu ketikadan dikhianati
olehpemerintah Bush Sr, yang mempropagandakan bahwa Perang Teluk adalah
untuk membela demokrasi dan memelihara perdamaian di bagian dunia itu.
O'Keef mlakukan penelitian terhadap politik luarnegeri AS dan tindak-tanduk
AS di dunia internasional selama ini. Ia tiba padakesimpulan,bahwa politik
AS di Timur Tengah,adalah untuk mengusai minyak dan dalam skala dunia untuk
merealisasi ambisi hegemnoninya.
Hari-hari ini O'Keef sedang sibuk mengorganisasisejumlah sukarelawan dari
Barat untuk berkunjung ke Irak, dan di sana akan menjadikandiri mereka
sebagai
"PERISAI MANUSIA"(Human Shield) terhadap perang AS dan Inggris terhadap
Irak.
Dengan bertindak sebagai "Perisai Manusia" di IrakO'Keef dan
kawan-kawannyabertujuan menecegah meletusnyaperang yang hendak dilancarkan
AS
dan Inggris terhadap Irak. O'Keef berharap akan bisa merekrut ratusan bahkan
ribuansukwan untuk berangkat ke Irak dan beraksi di sana sebagai HUMAN
SHIELD.O'Keef dan kawan-kawannya akan memulaiaksinya pada tanggal 25 Januari
yad, dengan mampir dulu di London, Perancis, Holland, Jerman, dan Swis
sebelum langsung ke Bagdad. Barisan sukwan Perisai Manusia tsb sudah
berjumlah selusin lebih, di antaranya terdapat juga veteran dari perang
Vietnam dan Perang Teluk (1991).
Seorang jurnalis disiden dari Irak menuduh O'Keef telah terjerumus ke dalam
prangkap propaganda Sadam Hussein, dan mengkhianati rakyat Irak yang
menderita di bawah penindasan rezim Sadam Hussein. Suara jurnalis tsb sama
dengan suarapers Amerika dan Barat, yang menganggap satu-satunya cara untuk
menyelesaikan "masalah Irak" hanyalah dengan melakukan invasi militer,
menggulingkan Sadam Hussein, dan menggantikan dengan pemerintahan Irak yang
"demokratis". Dengan demikian mengakhiri penderitaan rakyat Irak, katanya.
Dalam wawancaranya dengan BBC News, pada tanggal 16/1 y.l., O'Keef dengan
penuh keyakinan menjelaskan, bahwa media AS dan Baratlah yang memberikan
penerangan keliru (misinformation) kepada umum, dimana
dikatakanbahwarezimSadam Hussein merupakan ancaman terhadap negeri-negeri
tetangga di Timur Tengah bahkan ancaman terhadap AS dan Inggris,serta
perdamaian dunia. Dunia media tsb seakan-akan lupa bahwa adalah pemerintah
AS (Reagan dan Bush Sr) dan pemerintah Inggris serta Barat lainnya, yang
pada masa lampau memberikan bantuan kepada Sadam Hussein, sehingga rezimnya
bisa bertahan terus.Sejarah intervensi AS di pelbagai negeri, seperti
Vietnam, Nikaragua (intervensi militer AS ke Nikaragua tsb telah dikutuk
oleh International Court), dukungannya pada rezim-rezim otoriter dan
anti-Ham, seperti Pinochét dari Chilidan Suharto di waktu y.l.; kesiapan AS
yang memiliki lebih dari 7000 kepala peluru nuklir untuk menggunakannya
terhadap negeri non-nuklir manapun; apa yang dilakukan oleh AS dan Barat
yang atas nama "sanksi ekonomi" telah menyebabkan tewasnya lebih dari
500.000 anak-anak Irak, selama 12 tahun belakangan ini; dukungan AS dan
Barat kepada Israel yang jelas-jelas menduduki Arab Palestina selama lebih
dari setengah abad, dan aksi genoside yang dilakukannya di Palestina selama
ini;semua ini menunjukkan bawah yang merupakan
ancaman dan bahaya bagi ketenteraman dan perdamaian dunia adalah AS, adalah
pemerintah G.W Bush. Demikian O'Keef.
Ia merasabahwa ia tidak bisa tinggal diam berpeluk tangan, meskipun hidupnya
cukup baik dan memiliki bisnis yang lumayan. Ia harus melakukan sesuatu. Ia
menganggap ia bersama kawan-kawannya lebih baik bersama rakyat Irak melawan
perang AS dan segelintir sekutunya. Paling tidak rakyat Irak akan melihat
dengan mata kepala sendiri, bahwa di AS dan di Barat, masih ada
manusia-manusia berhati-nurani yang ada di fihak mereka, yang solidair
dengan nasib mereka.
O'Keef membantah keras, kejujuran maksud AS dan Inggris, dalam menyerang
Irak dan menggulingkan rezim Sadam Hussein, serta menggantikannya dengan
suatu rezim yang "demokratis". Ditegaskannya bahwa pemerintah yang akan
didirikan AS dan Inggris di Irak adalah suatu rezim boneka, yang tunduk pada
mereka. Samasekali bukan suatu rezim yang demokratis, karena orang-orang
"disiden" Irak yang dikumpulkan oleh AS dan Inggris di London belum lama
berselang, untuk mengadakan konsultasi demi menegakkan suatu pemerintahan
"demokratis" di Irak, adalah orang-orang yang tidak punya akar di Irak, yang
tidak punyakepentingan lain dari kepentingan golongannya sendiri, yang jauh
samasekali dari kepentingan rakyat Irak. Orang-orang semacam itu tidak
mungkin memberlakukan demokrasi untuk rakyatnya.
O'Keef berkali-kali menegaskan bahwa ia bersama kawan-kawannyaberangkat ke
Irak bukan untuk menyokong Sadam Hussein. Ia sepenuhnya sependapat dengan
mayoritas pendapaat umum sedunia, bahwa rezim Sadam Hussein adalah suatu
rezim otoriter yang anti demokratis. Dan akan gembira bila rezim tsb
digantikan dengan suatu rezim yang benar-benar demokratis. Tetapi pergantian
rezim yang otoriter dan represif di Irak, tidak mungkin bisa dan tidak bisa
dibenarkan melalui suatu intervensi militer dari luar.
O'Keef yakin sekali bahwa mayoritas terbesar dari rakyat AS dan seluruh
dunia, menentang perang terhadap Irak. Maka ia mengeluarkan seruan kepada
masyrakat dunia, supaya semua yang menentang perang di Irak bangkit dan
bertindak melakukan sesuatu untuk mencegah perang tsb.
Jangan berpeluk tangan saja!.Bila kita berhasil menentang perang Irak, kita
akan berhasil menentang perang-perang lainnya.
O'Keef juga menyatakan bahwa dari Irak iadan rombongannya akan menuju
Palestina, bersama rakyat Palestina menentang pendudukan dan perang genoside
Israel terhadap Palestina.
********
Di sini kegiatan dan aksi-aksi yang dilakukan oleh O'Keef, kita
menyaksikan, bahwa, sebagaimana ditunjukkan oleh sejarah masyarakat manusia
selama ini, di
dunia ini selaluterdapat manusia-manusia, yang mempunyai hati nurani, yang
mengkhayati keadilan bagi sesama manusia, yang bersedia berjuang, melakukan
sesuatu demi cita-cita keadilan itu. Bahwa jumlah manusia-manusia yang
berhati nurani dan bersedia melakukan perjuangan, akhirnya akan bertambah
besar dan
menjadi unggul, sehinggamencapai tujuan mulyanya itu.
Seperti kita saksikan dalam sejarah kita sendiri: Tidak peduli betapa kuat
dan heibatnya rezim Orba Suharto, yang mendapat dukungan finansil dan
militer dari
AS dan Barat, akhirnya ia bisa disingkirkan oleh manusia-manusia yang
berhati-nurani, yang bersedia mengorbankan yang paling berharga dari dirinya
sendiri, demi cita-cita menegakkan keadilan.
Negeri kita juga menyaksikanribuan mahasiswa-mahasiswa dan rakyatyang
melakukan demo anti-Suharto pada hari-hari bulan Mei 1998, demi
memperjuangkan demokrasi dan keadilan untuk negeri kita.Mereka itu adalah
manusia-manusia Indonesia yang berhati-nurani yagn tidak segan-segan
berkorban demi demokrasi dan keadilan bagi Indonesia. Kita juga menyaksikan
nama-nama generasi baru yang berhati nurani seperti dr Ciptaningdan Ulil,
yang berani membela sesuatu yang mulya dan luhur, yaitu keadilan bagi umat
dunia.
Kiranya tidak berkelebihan bila kita menyatakan keyakinandan kepercayaan
kita,bahwa di kalangan bangsa kita, di tingkat akar rumput masyarakat,
apakah
itu buruh atau tani, maupun di kalangan pemuda, mahasiswa dancendekiawan,
bahkan di kalangan politisi dan aparat negara, pasti terdapat
manusia-manusia Indonesia yang berhati-nurani,yang mengkhayati keadilan bagi
rakyat dan negeri kita, yang pada suatu saat tidak lagi berdiam diri, tidak
lagi menjadi suatu "silent
majority", yangterus berpangku tangan dan berdiam diri.
Keyakinan dan kepercayaan ini bukanlah suatu ilusi tanpa dasar. Sejarah
kita sendiri telah membuktikan hal ini. Berkeyakinan dan berkepercayaan pada
bangsa
dan tanah air sendiri, membikin kita juga tetap optimis. Kesulitan
bagaimanapun yang ada dihadapan mata, sekali tempo kesulitan itu akan
teratasi, dengan
bersandar pada manusia-manusia Indonesia yang berhati nurani!* * * *
-------------------------------------------------------------
Info & Arsip Milis Nasional: http://www.munindo.brd.de/milis/
Anggota Nasional: http://mail2.factsoft.de/mailman/roster/national
Netetiket: http://www.munindo.brd.de/milis/netetiket.html
Nasional-m: http://www.polarhome.com/pipermail/nasional-m/
Nasional-a: http://www.polarhome.com/pipermail/nasional-a/
Nasional-e: http://www.polarhome.com/pipermail/nasional-e/
------------------Mailing List Nasional------------------