[Marinir] Mabes TNI Kaji Penggabungan Armada AL
Yap Hong Gie
marinir@polarhome.com
Fri, 3 Oct 2003 11:49:50 +0700
Selasa, 30 September 2003
Berita: Mabes TNI Kaji Penggabungan Armada AL
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan Markas Besar TNI saat
ini sedang mengkaji kemungkinan penggabungan dua armada TNI AL. Hal itu
ditegaskan Panglima pada wartawan disela-sela upacara gladi kotor hari ulang
tahun TNI ke-58 di Komando Armada TNI AL Wilayah Timur (Armatim) Ujung,
Surabaya, Selasa (30/9).
Saat ini TNI AL mempunyai dua pangkalan armada, yaitu Armada Wilayah Timur
(Armatim) yang berpusat di Surabaya dan Armada Wilayah Barat di Jakarta.
"Tapi saat ini masih kita kaji," kata Endriartono.
Menurut Endriartono, penggabungan dua armada itu dilakukan untuk
mengefisiensikan peralatan tempur yang masih minim, karena saat ini ancaman
dari luar sangat besar melalui laut. Ia menambahkan, meskipun nantinya hanya
satu armada, tapi dapat meng-cover secara nasional.
Dalam kesempatan itu, Panglima Armatim Laksamana Madya TNI Slamet Soebijanto
mengatakan TNI AL mengharapkan penggabungan itu mulai diresmikan 5 Oktober
2003, hari ulang tahun TNI AL. Rencananya, Pangkalan Utama Armada TNI AL
akan dipusatkan di Surabaya. "Armatim sudah siap," tegas Slamet.
Slamet menjelaskan, persyaratan-persyaratan untuk menjadi Pangkalan Utama
Armada TNI AL di Surabaya sudah terpenuhi, misalnya ada pangkalan,
pelabuhan, komando latihan, dan gudang peluru. Yang palin penting saat ini,
lanjut Slamet, adalah meningkatkan peralatan tempur dan kapal milik TNI AL.
Sementara itu, Panglima Armada Wilayah Barat Laksamana Madya Mualimin
Santoso mengatakan rencana penggabungan armada tersebut merupakan usulan TNI
AL sendiri. Tujuannya hanya untuk efisiensi, karena dengan penggabungan itu
TNI AL mudah melakukan pengawasan dan mengontrol laut Indonesia.
Sumber : Kompas.co.id