[Marinir] [mediaindo.co] Panglima TNI: Jangan Buat Dikotomi Sipil-Militer Soal Kepala BIN

YapHongGie ouwehoer at centrin.net.id
Tue Dec 7 19:24:04 CET 2004


http://www.mediaindo.co.id/

Selasa, 07 Desember 2004 23:55 WIB
HANKAM
Panglima TNI: Jangan Buat Dikotomi Sipil-Militer Soal Kepala BIN

JAKARTA-MIOL: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto meminta agar tidak
ada pihak-pihak yang berupaya menciptakan dikotomi sipil dan militer dalam
masalah penunjukan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) karena hal itu akan
menjadi kontra produktif.

"Jangan terlalu dikotomis, nanti kita terjebak pada sesuatu hal yang tidak
produktif," kata Panglima di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, jika Kepala BIN harus benar-benar sipil dan sama sekali tidak
boleh dilatih militer maka hal itu akan menjadi kontra produktif, misalnya
suatu saat jika negara memberlakukan kewajiban bagi setiap warga negara
untuk mengikuti pelatihan militer sebagai komponen cadangan.

Jika demikian, lanjutnya, hanya mereka yang tidak pernah dilatih militer
yang boleh menjadi Kepala BIN. Menurut dia, hal itu sulit dilakukan karena
mereka yang tidak pernah dilatih militer umurnya di bawah 18 tahun.

Mengenai Syamsir Siregar yang sudah ditunjuk menjadi Kepala BIN menggantikan
Hendro Priyono, Panglima tidak memberikan komentar lebih lanjut.
Namun ia juga mengatakan bahwa Syamsir bukan militer lagi karena sudah lama
pensiun. "Beliau mantan (militer) sudah lama, jadi sudah sipil beneran. Di
rumahnya saya lihat sudah sarungan melulu," katanya yang disambut tawa para
wartawan.

Ia juga mengatakan bahwa Kepala BIN harus segera ditunjuk karena badan
tersebut sangat penting di tengah situasi terutama menghadapi terorisme.
Panglima mengatakan, tidak bisa seorang wakil ditunjuk menjadi Kepala BIN.
Ia juga tidak melihat siapa yang akan menjadi Kepala BIN namun yang
terpenting mampu memegang jabatan tersebut.

Sementara itu Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng mengatakan bahwa
Kepala BIN harus profesional dan tentunya juga harus dipercaya presiden.
Mengenai Symasir Siregar, ia mengatakan bahwa yang bersangkutan pernah
menjabat Kepala Badan Inteligen Strategis (BAIS). Oleh karena itu,
lanjutnya, yang bersangkutan dianggap tepat untuk menjadi Kepala BIN.
(Ant/O-2)




More information about the Marinir mailing list