[Marinir] [KCM] RI-1 Nyatakan Bencana Aceh Sebagai Bencana Nasional
YapHongGie
ouwehoer at centrin.net.id
Sun Dec 26 18:18:40 CET 2004
http://www.kompas.com/utama/news/0412/26/210941.htm
Updated: Minggu, 26 Desember 2004, 21:09 WIBNASIONAL
Presiden Nyatakan Bencana Aceh Sebagai Bencana Nasional
Jayapura,Papua, Minggu
Berita Terkait:
. Korban Gempa Bumi di Sumut Sudah Mencapai 57 Orang Tewas
. BMG: Gempa Bumi Tektonik di NAD 6,8 Skala Richter
. Prihatin, Presiden Instruksikan Tanggap Darurat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bencana alam yang dibarengi
gelombang tsunami di Nanggroe Aceh Darusalam dinyatakan sebagai bencana
nasional
Pernyataan tersebut diungkapkan Presiden Yudhoyono kepada para wartawan
setelah melakukan rapat terbatas bidang Kesra di Gedung Negara, Jayapura,
Papua, Minggu (26/12) malam.
Presiden Yudhoyono juga segera membatalkan kunjungan ke Maluku yang
direncanakan pada hari Senin, (27/12) untuk menghadiri perayaan Natal
bersama dengan masyarakat Maluku. Untuk acara di Maluku tersebut Presidan
akhirnya menunjuk Menteri Perhubungan Hatta Radjasa dan Menteri Koperasi dan
UKM Suryadhrama Ali.
Presiden juga telah menunjuk Wapres Jusuf Kalla untuk bertindak sebagai
kepala badan koordinasi nasional penanggulangan bencana nasional dan
pengungsi sedangkan kota Medan ditetapkan sebagai Posko utama.
Presiden hari Senin akan langsung kembali ke Jakarta dalam upaya agar para
menteri yang ikut dalam rombongan bisa segera ke NAD.
Beberapa menteri yang ikut dalam rombongan Presiden ke Jayapura adalah
Menpolhukam Widodo, Menko Kesra Alwi, Menteri Sosial Bahtiar Chamsyah,
dan Menteri PU Joko Kiryanto.(Ant/lbk)
Berita Lain:
26/12/2004, 20:46 wib
. Putus, 45.318 Sambungan Telepon di Banda Aceh
26/12/2004, 20:30 wib
. Stasiun Gempa Perancis Catat Dua Gempa Susulan
26/12/2004, 20:18 wib
. Akibat Gempa di Indonesia, 100 Orang Tewas di Selatan India
------------------
Updated: Minggu, 26 Desember 2004, 20:46 WIB
NASIONAL
Putus, 45.318 Sambungan Telepon di Banda Aceh
Jakarta, Minggu
Sebanyak 45.318 Satuan Sambungan Telepon (SST) PT Telkom Banda Aceh
mengalami gangguan, sehingga komunikasi dari maupun keluar Banda Aceh tidak
dapat dilakukan.
"Lima Sentral Telepon Otomat (STO) yang ada di Propinsi Banda Aceh dan
Samalanga terhenti pengoperasiannya karena Genset dan 'Rectifier' terendam
oleh air, selain pasokan listrik PLN mati total," kata Head of Corporate
Communications PT Telkom, Mundarwiyarso dalam siaran persnya di Jakarta,
Minggu (26/12).
Disebutkannya, hingga Minggu sore (26/12) komunikasi hanya dapat dilakukan
dengan Telkom Flexy dengan kemampuan baterai terbatas.
PT Telkom saat ini sedang mengupayakan penanggulangan komunikasi sementara
dengan menghidupkan VSAT di lokasi Kantor Polisi Daerah (POLDA) dan Kantor
Komando Daerah Militer (KODAM) di Kota Banda Aceh dengan mengirimkan
perangkat 'mobile up link' dari kota Medan.
Selain itu, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) telah mengupayakan pengiriman
10 unit telepon Byru ke lokasi bencana.
Sementara itu, PT Telkomsel juga sedang berupaya menghidupkan beberapa BTS
(Base Tranceiver Station/BTS) yang ada di kota tersebut dengan menggunakan
Sentral Telkomsel (MSC) di Kota Medan karena MSC di Banda Aceh belum bisa
dioperasikan.
Dengan upaya-upaya yang dilakukan ini diharapkan akan memperlancar kembali
hubungan telekomunikasi Telkom Group utamanya dalam menanggulangi bencana
yang terjadi di Banda Aceh.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kita berharap pada 27 Desember
2004 Sentral Telepon Otomat (STO) Banda Aceh kembali dapat beroperasi,"
katanya.(Ant/lbk)
More information about the Marinir
mailing list