[Marinir] [Tempoint'f] Mabes TNI: Tidak Benar Ratusan Prajurit TNI
Meninggal
YapHongGie
ouwehoer at centrin.net.id
Mon Dec 27 10:31:16 CET 2004
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2004/12/27/brk,20041227-32,id.htm
l
Nasional
Mabes TNI: Tidak Benar Ratusan Prajurit TNI Meninggal
Senin, 27 Desember 2004 | 15:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Dinas Penerangan Umum Mabes TNI Kolonel
Ahmad Yani Basuki membantah hilangnya ratusan pasukan TNI akibat gempa bumi
dan tsunami yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam, kemarin, Minggu (26/12).
Menurutnya, yang hilang adalah empat pucuk senjata dan empat kendaraan rusak
berat.
"Kalau yang hilang jumlahnya sampai ratusan kita sudah geger. Tidak benar
itu," kata Yani ketika dihubungi Tempo, Senin, (27/12).
Beberapa berita menyatakan ratusan prajurit TNI hilang.
Yani memastikan hingga siang ini jumlah korban prajurit TNI, 12 orang tewas
dan tujuh dinyatakan hilang. Sedangkan anggota keluarga prajurit TNI yang
didata meninggal dunia 44 orang dan lima orang hilang.
Adapun kendaraan rusak berat dan hilang yang terdata Mabes TNI ada tiga
kendaraan dinas dan jip CJ 7.
Untuk lebih jelasnya, Yani mengatakan hari ini, pukul 15.00 WIB, Panglima
TNI Endriartono Sutarto akan mengadakan jumpa pers. "Beliau yang akan
menyampaikan langsung," kata Yani.
Bernarda Rurit
--------------------------
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2004/12/27/brk,20041227-27,id.htm
l
Nasional
12 Anggota TNI Tewas, 7 Hilang
Senin, 27 Desember 2004 | 14:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Markas Besar TNI mencatat total anggotanya yang
tewas dalam bencana Tsunami di Aceh 12 orang, tujuh orang dinyatakan hilang.
Kepala Dinas Penerangan Umum Mabes TNI Kolonel Ahmad Yani Basuki mengatakan
anggota TNI yang tewas itu berasal dari daerah penugasan Meulaboh, Pidie,
Bireun, Lhokseumawe, dan Banda Aceh.
Jumlah itu, tambahnya, belum termasuk keluarga besar TNI yang menjadi
korban. Menurut Yani, keluarga besar TNI--anak dan istri anggota--yang
meninggal berjumlah 44 orang dan lima orang dinyatakan hilang.
Selain korban manusia, beberapa kendaraan pengamanan perang ikut menjadi
korban. Namun, mengenai berapa banyak jumlahnya, Yani mengatakan: "Sedang
kami data, apa saja dan berapa saja yang rusak atau hilang."
Untuk menanggulangi bencana itu, hari ini Panglima TNI telah menyampaikan
surat telegram kepada seluruh anggota TNI yang menginstruksikan kepada
Pangdam I Iskandar Muda agar semua anggota TNI di Nangroe Aceh Darussalam
mengerahkan seluruh kekuatan membantu korban bencana.
"Pengerahan seluruh kekuatan ini khusus untuk anggota TNI yang tidak
terlibat pelaksanaan operasi," tegas Yani.
Mereka diperintahkan untuk melakukan pencarian korban yang hilang,
mengevakuasi, menggelar rumah sakit lapangan beserta personilnya, dan
menggelar dapur umum lapangan. Hanya saja, Yani belum menyebutkan berapa
kekuatan kendaraan dan personil yang akan dikerahkan dari Jakarta.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Abdul Malik
Yusuf mengatakan Rabu lusa satu kapal KRI Teluk Sabang 544 akan
diberangkatkan untuk menyalurkan bantuan menuju Banda Aceh.
Kapal itu akan mengangkut bantuan berupa bahan-bahan makanan dan
perlengkapan lainnya. TNI AL, kata dia, menerima bantuan dari masyarakat
untuk penyaluran bantuan ini. Malik juga mengatakan Kepala Staf Angkatan
Laut Laksamana Bernard Kent Sondakh menginstruksikan kepada seluruh jajaran
TNI AL untuk ikut berpartisipasi memberikan pertolongan korban bencana ini.
KSAL juga memberikan dana sebesar Rp 100 juta untuk para korban. bernarda
rurit
More information about the Marinir
mailing list