[Marinir] [tempoint'f] Aparat dan Relawan Panik Mengubur Mayat

YapHongGie ouwehoer at centrin.net.id
Fri Dec 31 19:44:45 CET 2004


http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2004/12/31/brk,20041231-63,id.htm
l
Nasional
Aparat dan Relawan Panik Mengubur Mayat
Jum'at, 31 Desember 2004 | 20:52 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Aparat keamanan dan relawan di Banda Aceh
panik. Pasalnya, mayat-mayat korban gempa dan badai tsumani sudah kian
membusuk, dan bahkan sebagian di antaranya sudah meledak pada bagian perut.
Lantas mengeluarkan cairan yang bearoma sangat tidak sedap.

Berdasarkan pengamatan Tempo, aparat dan relawan terlihat panik saat
menguburkan mayat. Pasukan marinir asal Sumatera Utara dan tim relawan
Laskar Merah Putih dari Aceh Timur, Jumat (31/12) pagi menggali dasar Sungai
Krueng Raya yang sebagian telah surut dan mengering.

Mereka membuat lubang kubur dengan Deco sepanjang 20 meter, lebar 2 meter,
dan dalam 2 meter. Sekitar pukul 13.00 WIB, 6 mayat dalam kantong dimasukkan
memakai alat berat itu. Cairan mayat yang dicoba dihindari, terlihat tetap
mengguyur tubuh para relawan.

Mayat-mayat itu dikuburkan dalam posisi tidak beraturan. "Kami berusaha
menguburkan minimal seratus mayat," kata Sersan Kepala Juhandi, anggota
marinir Angkatan Laut Sumatera Utara.

Juhandi mengaku sempat khawatir cairan mayat yang menempel di tangan relawan
dan aparat menimbulkan penyakit. "Kami yakin Allah akan melindungi
hambanya," kata Junaidi pasrah.

Ketika ditanya, bagaimana bila dalam satu dua hari ini air membanjiri jalan
raya sehingga mayat-mayat akan keluar dan mengambang, Juhandi berharap itu
tidak terjadi. "Sekarang adalah sekarang. Besok adalah besok. Yang penting
hari ini dikubur. Asal ada tempat penguburan".

Ali Anwar-Tempo News Room




More information about the Marinir mailing list