[Marinir] [APIndo] pembrontak GAM Tembak Warga
Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Tue Mar 9 18:34:15 CET 2004
http://www.apindonesia.com/disinfotek151.htm
Nasional
Selasa, 9/3/2004 15.30 WIB
PEMBERONTAK GAM TEMBAK WARGA TIDAK BERDOSA
Jakarta,(APIndonesia.Com).Menurut data PUSPEN TNI yang diterima
APIndonesia.Com (8/3), pemberontak GAM di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam
masih terus membuat ulah. Masyarakat tidak berdosa pun terkena imbas dari
perseteruannya dengan aparat TNI. Terbukti, Minggu (7/3), seorang warga,
Mohammad Adam (50) meninggal dunia karena ditembak oleh dua orang
pemberontak GAM di Desa Blang Lok Kejo, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten
Pidie.
Sementara itu, seorang pemberontak GAM kembali menyerahkan diri ke aparat
TNI karena merasa dibohongi oleh para petinggi GAM. Hermayanti (27), pukul
10.00, mengikuti jejak kawan-kawannya sesama pemberontak GAM, dengan
menyerahkan diri ke Pos Kalijaga 5 Yonif 142 Kalijaga di Desa Alu, Kecamatan
Meukek, Kabupaten Aceh Selatan dan tersangka masih diamankan di Pos Kalijaga
5 Yonif 142 Kalijaga.
Pada hari yang sama, seorang pemberontak GAM bernama Faidzin (28),
terpaksa ditembak aparat TNI, karena berusaha melarikan diri saat akan
ditangkap oleh anggota Komando Kompi (Koki) C Satgas Yonif 433 dipimpin
Serka Jimmy Arvith di Kampung Seuneubok Drien, Kecamatan Idi Rayeuk,
Kabupaten Aceh Timur.
Di Kabupaten Pidie, tepatnya di Desa Meunasah, Kecamatan Ulim, 3 orang
pemberontak GAM bernama Abdullah (32), Subhan (24) dan Yusuf (27) tewas
dalam kontak tembak yang terjadi pukul 07.15 antara anggota Tim Gabungan
TNI/Polri dari Satuan Taktis (Sattis) 26 Yonif 725, anggota Koramil 22 Ulim,
anggota Polsek Ulim dan anggota Brimob BKO Polsek Ulim dengan pemberontak
GAM. Pada insiden yang dipimpin Iptu Teguh itu aparat menyita sepucuk
senjata AK-35, 121 butir amunisi AK, sebuah topi rimba serta sebuah dompet
berisi uang Rp16.200.(red).
[Home]
----------------------------------------------------------------------------
--
http://www.apindonesia.com/disinfotek152.htm
Nasional
Selasa, 9/3/2004 16.00 WIB
PEMBERONTAK GAM TERUS INTIMIDASI WARGA
Jakarta,(APIndonesia.Com).Menurut data PUSPEN TNI yang diterima
APIndonesia.Com (9/3), selama pemberlakuan Darurat Militer (DM) di Nanggroe
Aceh Darussalam (NAD), pemberontak GAM tak henti-hentinya mengintimidasi
warga masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Senin (8/3), pemberontak
GAM menculik warga masyarakat, M.Basrih (35) di Desa Lamie, Kecamatan Darul
Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Sampai saat ini keberadaan korban masih belum
diketahui dan aparat TNI masih terus melakukan pencarian.
Sehari sebelumnya, pemberontak GAM membakar satu unit kapal boat nelayan
milik Akhnyar (26) di Desa Seunebok, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh
Timur, pukul 09.30. Bahkan sebelumnya, sekitar pukul 6.00 pagi, pemberontak
GAM membakar dua unit rumah masyarakat milik Zakaria Abidin (40) dan Zakria
(45) di Desa Nasime, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireun.
Selanjutnya, pemberontak GAM juga masih melakukan pembunuhan terhadap
warga masyarakat NAD. Kemarin (8/3) warga Desa Dawang, Kecamatan Samudera,
Kabupaten Aceh Utara, menemukan makam korban pembunuhan pemberontak GAM
bernama Sugiran (35) dan Suhadi (34). Kedua korban tersebut bekerja sebagai
pegawai Telkom.
Pada hari yang sama, juga masih terjadi kontak tembak antara pasukan TNI
dengan pemberontak GAM. Di Aceh Tamiang, tepatnya di Kampung Murad,
Kecamatan Kendangrah, aparat menyita satu pucuk senjata Remingthon, dua buah
magazen dan 55 butir amunisi kaliber 7,62 mm dalam kontak tembak yang
terjadi antara anggota Tim Gabungan yang terdiri dari Tim Dragon 2 Yonif 1
Mar dan Tim Azak 5 yang dipimpin Lettu Mar Nandi Dina Putra dengan
pemberontak GAM.(red).
[Home]
More information about the Marinir
mailing list