[Marinir] [JP] Yon Taifib Jadi Pasukan Khusus

Combat Diver Amphibious at udtseal.com
Wed Mar 10 21:20:39 CET 2004


Setahu saya Komando Pasukan Katak bukan merupakan bagian dari Korps Marinir karena Pasukan Katak merupakan pasukan khusus dari Korp Pelaut. Pada awal berdirinya memang dibentuk untuk misi Trikora 1962 (mempersiapkan pendaratan pantai Biak dan menghadapi Kapal Angkatan Laut Belanda "Karel Doorman" dengan unit torpedo berjiwa (human torpedo)). Personil personil KOPASKA pada awal berdirinya diambil dari beberapa penyelam TNI-AL lulusan US Navy Underwater Demolition Team (UDT) seperti diantaranya Henry Roroh (WNA Amerika), Sudibyo, Ishak, Sudirman dll. ditambah beberapa penyelam dari Kopebal (Komando Penyelamatan Bawah Laut), selain mereka ada beberapa anggota RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) yang kala itu di bawah komando Sarwo Edhie Wibowo yang di alih tugaskan menjadi anggota TNI-AL untuk memperkuat Pasukan Katak yang baru dibentuk sebagai ujung tombak pendaratan Pasukan KKO (Marinir) di pantai Biak yang kala itu dikuasai Belanda. Pendidikan Komando mereka tempuh di Batujajar dan pengembangan matra laut mereka tempuh di kepulauan seribu, Banten dan Pondok Dayung. Markas pertama Pasukan Katak saat itu di Jl.Radio Dalam yang sekarang sebagai gedung Yayasan Goa Cantoka tempat berkumpulnya alumni alumni KOPASKA mulai dari SEPASKAL I (Generasi pertama KOPASKA)Handoko (mantan KSAL), Ony Salakory, J.Derek Soleyman, dll hingga generasi sekarang. 
Di dalam Korps Marinir memang ada dua pasukan elite yaitu Batalyon Intai Amfibi Marinir (IAM) dan Detasemen Jala Mengkara (DenJaka).

Semua anggota KOPASKA, YON TAIFIBMAR dan DENJAKA memiliki kualifikasi SEAL dan banyak diantara mereka yang memang pergi ke Little Creek, Virginia dan ke San Diego di Amerika untuk mengikuti UDT dan BUD's/SEAL (Underwater Demolition Team dan Basic Underwater Demolitions/Sea Air Land) training. Bahkan personil KOPASKA, YON TAIFIBMAR dan DENJAKA setiap tahunnya terlibat latihan  bersama dengan US NAVY SEALs, US UDT, dan USMC (termasuk unit intai khususnya "FORCE RECON"). Jika anda bertemu dengan anggota KOPASKA, YON TAIFIBMAR atau (jika memungkinkan untuk anda) DENJAKA, perhatikan uniform mereka di dada kiri pasti tersemat Brevet TRIDENT US NAVY SEALs (Elang laut yang mencengkeram Trisula/Trident dan pistol dengan latar Jangkar/Anchor) yang terkenal itu. Brevet di pasang di dada kiri adalah bersifat kehormatan karena pada dasarnya mereka bukan prajurit US NAVY SEALs mereka prajurit TNI-AL yang menempuh pendidikan dengan kurikulum US NAVY SEALs. Selain brevet US NAVY SEALs banyak diantara mereka yang menyandang brevet FORCE RECON.

Demikian sedikit input dari saya.

Hooyah!!

"Tony"
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------



--- "Hong Gie" <ouwehoer at centrin.net.id> wrote:
http://www.jawapos.com/

Selasa, 09 Mar 2004,
Yon Taifib Jadi Pasukan Khusus


SURABAYA -Mulai kemarin, ada dua Pasukan Khusus di tubuh Korps Marinir. Ini
setelah dikukuhkannya Pasukan Batalyon Pengintai Amfibi (Yon Taifib) menjadi
Pasukan Khusus. Sementara Pasukan Khusus lainnya adalah Pasukan Katak.

Dua pasukan inilah yang nantinya diharapkan menjadi ujung tombak dalam
pertempuran di darat, laut, dan udara. Terutama dalam keadaan yang sangat
genting, seperti penyanderaan.

Pengukuhan Yon Taifib menjadi Pasukan Khusus kemarin dilaksanakan dalam
sebuah upacara militer. Dalam upacara tersebut, Komandan Korps Marinir
Mayjen TNI (Mar) Ahmad Rifai mengatakan bahwa pengukuhan status dari Yon
Taifib menjadi Pasukan Khusus didasarkan beberapa pertimbangan. Sayangnya,
Rifai tidak menjelaskan secara detail pertimbangan-pertimbangan alih status
tersebut. "Pengukuhan status ini berdasarkan pertimbangan secara obyektif
oleh pimpinan TNI AL," jelas Rifai.

Dalam kempatan itu, jenderal berbintang dua tersebut juga memberi wejangan
kepada para personel Taifib untuk mempu tetap menampilkan sosok prajurit
yang tangguh, gagah berani dan berjiwa kesatria. "Sebab, tugas yang diemban
cukup berat dan berisiko tinggi," tuturnya.

Upacara kemarin diwarnai pula dengan atraksi militer pembebasan sandera dari
sebuah gedung. Atraksi ini berdurasi sekitar 15 menit . Pertama, enam
personel terjun dari atas pesawat Casa. Lalu mereka melakukan penguasaan
gedung sebelum membebaskan sandera. Setelah sandera bebas, pasukan khusus
tersebut naik ke helikopter dengan menggunakan tali atau yang biasa disebut
stebo. (fid)





_______________________________________________
Marinir mailing list
Marinir at polarhome.com
http://www.polarhome.com/mailman/listinfo/marinir


_____________________________________________________________
Get email for your site ---> http://www.everyone.net


More information about the Marinir mailing list