[Marinir] [KCM] Tujuh Prajurit TNI AD Naik Pangkat Dua Tingkat

YapHongGie ouwehoer at centrin.net.id
Sun Nov 14 16:24:51 CET 2004


http://www.kompas.com/utama/news/0411/14/204807.htm

Updated: Minggu, 14 November 2004, 20:48 WIB
NASIONAL
Tujuh Prajurit TNI AD Naik Pangkat Dua Tingkat
Jakarta, Minggu

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu
menaikkan pangkat istimewa dua tingkat tujuh prajurit TNI-AD yang cacat
tetap saat melaksanakan tugas di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk
menumpas Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Dalam satu apel sederhana di aula RS Pusat TNI-AD Gatot Subroto, Jakarta,
Minggu (14/11), ketujuh prajurit yang merupakan perwakilan dari 77 anggota
TNI-AD dari berbagai kepangkatan mulai dari perwira pertama hingga prajurit,
didudukkan membentuk satu formasi mengenakan pakaian dinas harian.
Ketujuh anggota yang dinaikkan pangkatnya hingga dua tingkat itu adalah
(kini) Pembantu Letnan Dua Infanteri Kusnul A Hakim, anggota Batalyon
Infanteri 500 Raider Kodam V/Tanjungpura, Pembantu Letnan Dua Infanteri
Mujiono (Kodim 0102, Sigli, Korem 01/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda),
Kopral Kepala Alan Nayoan (Grup I Kopassus), dan Kopral Dua Zainal Abidin
(Batalyon Infanteri 600 Raider Kodam VI/Tanjungpura).

Selain itu, Prajurit Kepala Ardi T (Batalyon Infanteri 600 Raider Kodam
VI/Tanjungpura), Kopral Satu Remingtong S ( Batalion Infanteri 112/DJ Korem
012/TU Kodam I/Iskandar Muda), Sersan Mayor Sudarto (Batalyon Infanteri 323
Kostrad), dan Sersan Mayor Andi Feldova (Batalyon Infanteri 112/DJ Korem
012/TU Kodam I/Iskandar Muda).

Atas kejadian hingga cacat tetap dan amputasi yang menimpa anggotanya itu,
Ryamizard menyatakan, "Kalaupun pangkatmu dinaikkan hingga 10 kali, tidak
akan bisa menggantikan tubuhmu yang seperti ini. Semuanya sedih namun
sebagai tanda hormat, cinta, dan perhatian kami maka kenaikan pangkatlah
yang bisa diberi."

Selain dia, juga hadir dalam penganugerahan kenaikan pangkat itu adalah
Wakil Kepala Staf TNI-AD, Letnan Jenderal TNI Djoko Santoso, Panglima
KOSTRAD, Letnan Jenderal TNI Hadi Waluyo, Komandan Kopassus TNI-AD, Mayor
Jenderal TNI Sriyanto, Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal TNI Agustadi, dan
Kepala RSPAD, Brigadir Jenderal TNI dr Mardjo.
Selain kenaikan pangkat itu, puluhan anggota TNI-AD itu juga diberikan
bingkisan Lebaran dan tunjangan dana yang diserahkan langsung kepada yang
bersangkutan.

Kusnul, yang turut serta dalam pengejaran Panglima GAM wilayah Pereulak,
Ishak Daud, harus merelakan lengan kanan bawahnya hilang dari tubuhnya
setelah terlibat baku tembak jarak dekat dengan kawanan separatis itu pada
10 September silam.

"Waktu tertembak itu saya langsung tersungkur, masih sadar namun tidak
merasa bahwa tangan saya tertembak seperti ini. Saya coba gerakkan jari
tangan kanan saya, rasanya sakit sekali dan nyaris tidak bisa digerakkan,
saat itulah saya tahu tangan kanan saya ini lukanya parah," katanya dari
kursi rodanya.
Sesaat setelah itu, katanya, dia yang masih menggenggam erat-erat senapan
SS-1-nya lalu tidak sadarkan diri dan sudah berada di rumah sakit setempat
dengan balutan perban dan suntikan infus di badannya. Setelah itu barulah
dokter mulai menangani kecelakaannya.

Kemudian dia diterbangkan ke Jakarta untuk mendapat perawatan intensif di
RSPAD dan setelah sebulan dirawat ternyata lukanya itu membusuk dan tidak
bisa diobati lagi sehingga harus dipotong kalau tidak ingin merambat ke
bagian lain.
"Saya sudah siap secara mental atas keputusan dokter untuk amputasi ini.
Yang tidak siap justru orang tua saya di Sidoarjo, mereka masih bingung dan
macam-macam perasaan lain. Ini juga ditangani para dokter di sini," katanya.
Kusnul hanyalah satu dari sekian banyak korban kontak senjata antara
personil TNI-AD dengan GAM pada Minggu itu karena bermacam bentuk cacat bisa
ditemui, mulai karena luka tembak hingga harus remuk tulang kaki atau
tangannya.

"Inilah, mereka telah memberikan semua yang mereka miliki. Bahkan jiwanya
juga diberikan. Sayangnya masih banyak anggota masyarakat kita yang belum
mengerti keberadaan kalian di sana. Yang jelas cepatlah sembuh," kata
KSAD.(Ant/Nik)




More information about the Marinir mailing list