[Marinir] [tnial.mil.id] PRAJURIT TNI AL JADI GURU SUKARELA DI CALANG

YapHongGie ouwehoer at centrin.net.id
Mon Jan 17 18:05:39 CET 2005


http://www.tnial.mil.id/beritd.php3?id=641

BERITA TNI - AL
PRAJURIT TNI AL JADI GURU SUKARELA DI CALANG
 (2005-01-14 06:53:00  DISPENAL  dispenal at tnial.mil.id)


Pelita, Jakarta : TNI Angkatan Laut telah mengerahkan sebanyak 28 kapal
perang (KRI) dan 12 pesawat udara dalam mendukung bantuan kemanusiaan
pascagempa tektonik dan tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
(NAD) dan Sumatera Utara (Sumut).

Selain itu juga mengerahkan 1.648 personelnya (tidak termasuk anak buah
kapal) yang telah disebar di sepanjang pantai barat Sumatera, meliputi
Simeuleu, Meulaboh, Calang, dan Lhok Nga untuk melaksanakan berbagai
kegiatan kemanusiaan, diantaranya jadi tenaga pendidik.

Di Kecamatan Calang, Kabupaten Aceh Jaya misalnya terdapat 20 personel
TNI AL ditugaskan untuk mengajar murid-murid SD, SLTP, dan SLTA,
tulis Siaran Pers Dispenal, Kamis (13/1).

Meskipun roda pemerintahan dan perekonomian berangsur-angsur pulih
setelah porak-poranda dihantam tsunami, tetapi masih banyak sektor yang
belum tertangani, termasuk sektor pendidikan.
Hal ini disebabkan selain karena hancurnya gedung-gedung sekolah, juga
karena banyaknya guru di daerah tersebut jadi korban bencana itu.
Akibatnya banyak murid-murid di wilayah Aceh Jaya ini tidak mendapatkan
sarana pendidikan dengan baik. Masih banyak anak-anak yang membutuhkan
pendidikan, sementara keberadaan tenaga guru sangat minim.

Dalam mengatasi kekurangan tenaga pengajar ini, maka TNI AL menugaskan
prajuritnya yang memiliki kemampuan mengajar untuk menjadi guru sukarela
seperti di Calang.
Meskipun proses belajar-mengajar dilaksanakan di tenda-tenda sederhana
yang didirikan oleh TNI AL, tetapi setidaknya ikut serta membantu
melancarkan dan memberikan pelajaran dengan baik.

Di Kecamatan Calang, saat ini tinggal 11 orang guru yang harus mengajar
murid SD kurang lebih 200 orang, murid SLTP kurang lebih 75 orang.
Padahal sebelum bencana nasional ini, terdapat 18 SD, dua SLTP, tiga
Madrasah Tsanawiyah Ibtidaiyah, dan satu SLTA.
Namun saat ini tidak ada satu pun dari bangunan tersebut yang tersisa.

Distribusikan bantuan ke Calang
Setelah membantu korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di wilayah
Banda Aceh, Meulaboh, dan daerah lainnya di Provinsi NAD; TNI Angkatan Laut
juga memfokuskan pendistribusian bantuan kemanusiaan ke daerah Kabupaten
Aceh Jaya, Kecamatan Calang, yang belum dapat dijangkau melalui jalur darat.

Pemberian bantuan kemanusiaan yang disalurkan TNI AL terhadap para korban
di wilayah Calang terlihat dengan adanya pengiriman bantuan logistik dan
empat kendaraan alat berat milik Marinir serta didatangkannya Tim Kesehatan
TNI AL dengan menggunakan beberapa kapal perang di antaranya KRI Teluk
Ratai-509, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk
Langsa-501, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376, KRI Teluk Sabang-544, dan KRI
Tanjung Kambani-971.

Kapal-kapal perang TNI AL tersebut mengangkut bantuan kemanusiaan di
antaranya berupa makanan, minuman, pakaian, obat-obatan, dan kantung
jenazah.
Bantuan kemanusiaan itu setibanya di Calang langsung didistribusikan kepada
masyarakat setempat yang mengalami musibah bencana alam gempa bumi dan
tsunami, melalui Satuan Tugas dari Pasmar II dan Pemda kabupaten setempat.
Pendistribusian dan pemberian bantuan itu juga dibantu oleh para relawan
dari Indonesian of Road Federation (IORF) yang diprakarsai oleh Mayjen
TNI Mar (Purn) Djoko Pramono, mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ),
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang.

Para relawan itu diangkut oleh kapal perang TNI AL.
Selain itu TNI AL juga mengerahkan personel dari Siswa Cabrareg (calon
Bintara reguler) yang langsung didatangkan dari Surabaya untuk turut
membantu pembersihan puing-puing bangunan yang hancur akibat bencana
alam gempa bumi dan tsunami serta mengevakuasi para korban.




More information about the Marinir mailing list