[Marinir] [IndoUsaMil] Fwd: Basudewo - Lance Cpl. US Marines
YapHongGie
ouwehoer at centrin.net.id
Mon Jan 17 18:55:44 CET 2005
----- Original Message -----
From: novarin gunawan
To: yap hong gie
Cc: riza YASMA ; COKKY HUTABARAT ; Doddy Samperuru ; frankie wisendha ;
dikiatriana
Sent: Monday, January 17, 2005 6:18 AM
Subject: Fwd: [IndoUsaMil] Fwd: Basudewo - Lance Cpl. US Marines
Note: forwarded message attached.
NOVARIN GUNAWAN
LtCol Marine
4430 B Quarters MCB
Quantico,Virginia,USA 22134
Telp.1.703.221.0461
----- Original Message -----
From: Master Chief
To: IndoUsaMil at yahoogroups.com
Sent: Thursday, January 13, 2005 8:47 AM
Subject: [IndoUsaMil] Fwd: Basudewo - Lance Cpl. US Marines
Happy new year, everyone.
Saya forward dari milis sebelah, cerita menarik ttg
seorang berdarah Indonesia di USMC.
Semper Fi,
Master Chief
From: Humphrey Samosir <lemper at s...>
Date: Thu Dec 23, 2004
Subject: Basudewo - Lance Cpl. US Marines
Kalau saya merenung, dulu sekali saat masih Boot Camp US Marines di
Quantico, VA, jika seorang Drill Sargeant USMC berteriak:
"Why are you called Marines?", dengan serempak kami akan menjawab:
"We fight like marines, and die like marines".
Anggapan itu merupakan creed yang begitu sakral dan melekat di hati setiap
US Marines.
Tidaklah terlalu berlebihan jika Gen. McArthur mengatakan: "A few good men
of Marines fought equal to a battalion of well armed Army".
Kenangan itu begitu menggores hingga saya membatin: "Why Marines?,
Apa ndak ada panggilan hati ke arah lain?..."
Kemarin saya mendapat khabar bahwa "Dae-woo" telah gugur di Fallujah, Iraq.
Terlahir dengan nama Harry Agung Basudewo dilahirkan di Lomalinda, CA, 24
thn yang lalu, dari ayah Sumarno dan ibu Purwati, asal Gergunung, Klaten.
Saya tidak tahu persis dimana itu Gergunung, Klaten, tapi yang saya tahu
pasti salah satu kota di Jawa Tengah.
Pertemuan pertama saya dengan "Dae-woo", seperti panggilan Marines lainnya
pada Heri, adalah 6 bulan lalu saat pergantian petugas piket Sentry di Camp
Pendleton,CA yang dikomandani Heri malam itu, di mana saya baru datang dari
LA, liburan beberapa hari.
Karena berpakaian civvy (sipil) maka saya dicegat oleh sentry di gerbang.
Dan tidak diperbolehkan masuk.
Bermula dari adanya panggilan Commanding Officer(CO) maka saya pulang
lebih cepat 2 hari dari jadwal libur, parahnya lagi pesan emergency
disampaikan
lewat beeper.
Sehingga surat-surat tugas untuk masuk ke pangkalan tidak ada. Oleh sentry
saya disuruh keluar dan balik kearah San Diego.
Entah karena ego atau buru-buru, saya katakan kepada sentry agar laporkan ke
komandan jaga bahwa saya dapat flash (panggilan) dari Cmmanding Officer 11
Marine Expeditionary Unit (MEU), Special Operation Command (SOC).
Lalu saya juga tanya siapa komandan jaga, beberapa sentries bilang "Corporal
Dae-woo", yang dari bunyinya maka saya pikir ini pasti berasal dari Korea.
Muncul kemudian seorang Lance Corporal USMC tegap berkulit gelap, tidak
ada gambaran Korea sama sekali.
Dia meminta identifikasi, lalu saya sebutkan nama, pangkat, nomor SSN dan
nomor reg. USMC.
Dengan sigap lalu dia hentakkan kaki dan melakukan crisp salute dan berkata:
"Sir, Corporal Harry Basudewo requesting permission to verify your ID, sir!"
Berusaha setengah mati untuk menutupi kekagetan saya, saya katakan "request
granted Corporal".
Dalam 3 menit dia kembali dan mengembalikan kartu saya lalu berkata: "Sir,
the CO will be with you in One Fourth Hall at o-seven-hundred hour, sir".
Lalu disambung dengan nada ringan dan ragu : "Does the Captain still speak
Bahasa, sir?"
Lalu saya jawab dalam bahasa Indonesia: "Her, selesai tugas sentry, cari
saya di Mess", sambil bergegas menekan pedal gas.
Saya masih sempat mendengar dia jawab "Siap Captain", dan disambung
oleh keheranan beberapa prajurit Marines lainnya:
"What the f**k was that all about they're talking?"
Beberapa hari kemudian dia mencari saya di mess perwira, dia bilang baru
kali ini dia ketemu orang yang berdarah Indonesia.
Kami berdua sama sama dilahirkan di US oleh orangtua asli Indonesia yang
berimigrasi dan menjadi warga US.
Sehingga hal-hal yang berhubungan dengan hal tersebut selalu menjadi bahan
candaan.
Seperti membandingkan cerita orangtua kami di masa kecil mereka yang tidak
pernah kami bisa mengerti, kok bisa sampai begitu, sekolah tak bersepatu,
lari-lari di sawah, and sort of that.
Hanya itu kenangan yang saya punyai bersama Heri, walaupun hanya seminggu
tapi rasanya kami sudah seperti laiknya saudara.
Kemarin pagi (US Pacific Time), saya mendapat telepon dari teman dari
Pendleton, CA, yang mengatakan Harry "dae-woo" dinyatakan meninggal karena
luka lukanya.
Saat memimpin team dari Fire Team Alpha. Karena menyelamatkan anak buahnya
Private First Class James T. Sandorval dan Pfc. Hector Rodriguez yang
tertembak di bahu kiri.
Dari tempat lindungan di antara desingan peluru dan ledakan mortar dia lari
menjemput Pfc. Sandorval dan menempatkannya ke tempat aman.
Saat menjemput Pfc. Rodriguez dan berlari ke arah parit dia tertembak
dibetis yang mengakibatkan dia terjatuh, sedangkan Pfc. odriguez selamat
terlindung parit.
Saat akan bangkit terkena beberapa tembakan yang melukai dada kiri dari arah
gedung 300 kaki sebelah kiri, yang mana kemudian gedung tersebut meledak
terkena artileri udara.
Saat dinaikkan Heli EVAC beberapa rekan Heri menyatakan bahwa Heri meninggal
di pangkuan Pfc. Rodriguez.
Sungguh suatu terapan dari semboyan 'Always faithful, brothers forever'.
Pagi tadi, bendera setengah tiang dikibarkan di Camp Pendleton, CA, untuk
menghormati fallen brother dan Service Mass dilakukan menurut tatacara
Gereja Kristen Injili.
Kepada orang tuanya diserahkan bendera lipat, medali Marine Expedition,
medali USMC Good Conduct dan medali South West Asia, kesemuanya adalah
medali kebangaannya.
Kini ditambah dengan medali Purple Heart dan sepucuk surat penghargaan dari
Secretary of Defence hanya terpaut 2 hari sebelum perayaan Natal.
Selamat jalan kawan, sampai jumpa kembali dan akan kuceritakan apa
yang tertinggal olehmu kelak.
Saepe Expertus, Semper Fidelis, Fratres Aeterni
(Often Tested, Always Faithful, Brothers Forever)
HH. Samosir
Merenung dibawah Sathergate: 'Let there be Light'
More information about the Marinir
mailing list