[Marinir] [detiknews] Korban Termuda Bom Bali II: Teku Daffansah 6
th.
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Mon Oct 3 01:26:27 CEST 2005
http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/10/tgl/02/time/20155/idnews/453497/idkanal/10
Duka Liputi Keluarga Daffansyah, Korban Termuda Bom Bali II
Ahmad Yunus - detikcom
Bandung - Aksi biadab teroris telah merenggut jiwa Teku Daffansah (6).
Bocah yang sedang menikmati masa kanak-kanak ini turut menjadi korban bom
Bali II saat sedang makan malam dengan kedua orangtuanya di Madeka Kafe,
Jimbaran, Bali, Sabtu (1/10/2005) malam.
Suasana duka meliputi kediaman keluarga besar Teku Daffansah di Jalan
Surapati, Bandung, Minggu (2/10/2005) malam. Mereka terpukul oleh kepergian
Teku yang tiba-tiba, menjadi korban termuda dalam tragedi bom Bali II.
Teku adalah anak pertama pasangan Danielsyah dan Dwi Yuniatri. Ia
meninggalkan seorang adik bernama Deynora, 2,5 tahun).
Saat kejadian keluarga Danielsyah berada di Madeka Kafe untuk makam malam.
Almarhum meninggal akibat luka di kepala bagian belakang. Sementara
Danielsyah mengalami luka akibat terkena serpiah besi pada tangannya, sedang
Ny. Dwi luka ringang.
Menurut salah satu keluarga, Ananda Syahputra, Danielsyah menelpon ke
Bandung pada Sabtu pukul 22.00 WIB untuk mengabarkan musibah yang menimpa
anak mereka. Teku meninggal di pelukan ibunya di Rumah Sakit Sanglah,
Denpasar.
Keluarga Danielsyah tinggal di Bali sejak dua bulan lagi. Danielsyah pindah
ke Bali untuk bekerja di perusahaan Ford. Teku, yang saat ini masih duduk di
kelas 1 SD, ikut kedua orangnya tinggal di Bali.
Almarhum Teku Daffansah beserta kedua orangtuanya dijadwalkan akan tiba di
Bandung pukul 21.00 WIB ini. Jenazah Teku akan dimakamkan Taman Makam
Cikutra besok pagi, Senin (3/9/2005) 09.00 WIB. (gtp)
-------------------------------------------
http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/10/tgl/02/time/21255/idnews/453505/idkanal/10
Tiba di Rumah Duka, Pasutri Korban Bom Bali Disambut Tahlil
Angelin Cornelia Sumendap - detikcom
Jakarta - Pasangan suami istri yang menjadi korban bom Bali II, Dharmawan
dan Mintarsah, tiba di rumah duka. Kedatangan jenazah disambut bacaan
kalimat tahlil oleh puluhan kerabat yang sudah menunggu sejak sore.
Kedua jenazah tiba di rumah duka di Jalan Cilandak Bawah Nomor 7, Cilandak,
Jakarta, pada pukul 21.10 WIB, Minggu (2/10/2005). Jenazah dibawa dengan
mobil ambulans diikuti dua iring-iringan mobil.
"Laa ilaha illallah," begitu kalimat tahlil yang dibacakan para kerabat saat
menyambut kedatangan jenazah. Di sela-sela bacaan tahlil itu terdengar
jeritan tangis para kerabat.
Kedua jenazah pasutri ini akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta
Selatan. Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka pukul 09.00 WIB, Minggu
(2/10/2005).
Dharmawan dan Mintarsah menjadi korban pemboman saat sedang makan malam di
kawasan Jimbaran, Bali, saat makan malam bersama putri dan menantunya.
Mereka ke Denpasas, Bali, untuk menengok putri dan menantu serta dua orang
cucu.
Putri dan menantu kedua korban, yakni Shery dan Reza, juga mengalami
luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar. Sementara
dua orang cucu, Mirza (6) dan Aulia (3), serta pengasuhnya selamat dan tidak
terluka. (gtp)
More information about the Marinir
mailing list