[Marinir] [detik.com] PDIP: Tutup Buku Saja Kasus Soeharto

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Thu May 11 17:57:25 CEST 2006


Untuk kedua kalinya Ibu Megawati membuat pernyataan tentang perlakuan 
terhadap Pak Harto, yang sangat tidak populis; dengan resiko mengecewakan 
hati banyak massa pendukungnya.

(kutipan):
" .... Pramono mengatakan, Pak Harto sebagai pemimpin bangsa harus diberikan 
penghormatan.
"Ibu Megawati juga menyatakan kita harus memberikan pengajaran kepada para 
pemimpin bangsa. Terhadap kesalahan yang dilakukan, kita harus memberi 
catatan terhadap hal itu ..."


Seingat saya, diawal massa Reformasi atau ketika baru menjabat sebagai 
Presiden, Bu Mega juga pernah mengatakan hal serupa.

Selaku Ketua Umum PDI-P, apalagi sebagai putrinya Bung Karno, semangat dan 
itikat beliau
menggambarkan karakter yang luhur dari seorang pemimpin yang berjiwa besar.


Salut dengan penuh rasa hormat kepada Megawati Sukarnoputri!


Wassalam, yhg.
-------------------



http://www.detik.com/indexberita/indexfr.php


PDIP: Tutup Buku Saja Kasus Soeharto
Gede Suardana - detikcom

 Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP 
PDIP) setuju dengan rencana pemerintah untuk menutup kasus hukum mantan 
Presiden Soeharto. Namun, penutupan tersebut harus disertai catatan, 
kesalahan Soeharto tetap diungkapkan ke publik.

"Untuk masalah Pak Harto, PDIP berpandangan bahwa sudahlah untuk persoalan 
Pak Harto kita tutup buku saja. Walau Pak Harto punya kesalahan, tetapi 
kesalahan itu harus menjadi catatan anak bangsa. Tindakan yang dilakukan Pak 
Harto, seperti sikap represif dan persoalan KKN yang dilakukan pada waktu 
itu juga harus diungkapkan ke masyarakat dan publik," kata Sekjen PDIP 
Pramono Anung.

Pramono Anung menyampaikan hal ini dalam jumpa pers usai Rapimnas DPP PDIP 
di Hotel Bali Sani Sweet, Gerobokan, Kuta, Bali, Kamis (11/5/2006).

Lebih lanjut, Pramono mengatakan, Pak Harto sebagai pemimpin bangsa harus 
diberikan penghormatan. "Ibu Megawati juga menyatakan kita harus memberikan 
pengajaran kepada para pemimpin bangsa. Terhadap kesalahan yang dilakukan, 
kita harus memberi catatan terhadap hal itu," kata Pramono.

Dikatakan Pramono, Pak Harto sudah tua dan sakit-sakitan. "Sehingga tidak 
elok kalau kita mempertontonkan kepada masyarakat dunia, memperlakukan 
mantan pemimpinnya seperti ini," tandasnya.
(jon)


 




More information about the Marinir mailing list