[Marinir] [BBC] "Status cekal Soeharto dicabut"

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Fri May 12 23:26:10 CEST 2006


http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2006/05/060511_suhartocase.shtml

Diperbaharui pada: 11 Mei, 2006 - Published 09:09 GMT
"Status cekal Soeharto dicabut"


Kejaksaan Agung masih meneliti lebih lanjut kasus hukum Soeharto
Kejaksaan Agung Abdul Rahman Saleh mencabut status cekal mantan presiden
Soeharto, di saat pemerintah akan memutuskan kelanjutan kasus tersebut.

Abdul Rahman Saleh mengatakan pihaknya masih menunggu hasil konsultasi
tim dokter RSCM dan tim dokter kepresidenan yang merawat Soeharto.
Abdul Rahman Saleh menegaskan Kejaksaan Agung tidak akan menangani
masalah amnesti atau abolisi karena bukan wewenang lembaga tersebut.
Hal yang menjadi wewenang Kejaksaan Agung, menurut Jaksa Agung hanyalah
penghentian kasus, SP3 dan penghentian penuntutan.
Namun, Kejaksaan Agung masih meneliti lebih lanjut kasus hukum Soeharto.


'Hukum tak jalan'

Tanggapan beragam mengemuka di masyarakat tentang masa depan perkara
mantan Presiden Soeharto.
Kalau pemerintah bijaksana kasus ini harus diselesaikan secara hukum.
Jangan memandangnya karena dia sudah tua. Kalau begitu hukum tidak bisa
dijalankan


Ibu Widaningsih, korban tragedi Lampung 1989

Sebagai korban tragedi Talangsari, Lampung tahun 1989, Ibu Widaningsih
mengatakan: "Kalau pemerintah bijaksana kasus ini harus diselesaikan secara
hukum. Jangan memandangnya karena dia sudah tua. Kalau begitu hukum
tidak bisa dijalankan."
Menurutnya hukum seharusnya tidak pandang bulu, rakyat jelata ataupun
presiden harus dihadapkan pada hukum yang sama apabila melakukan
pelanggaran.


Sri Bintang Pamungkas, yang pernah dipenjara akibat penghinaan terhadap
Soeharto, berpendapat serupa.
Dia menulis buku berjudul "Saya musuh politik Soeharto" dan menilai dengan
menggunakan alasan kesehatan, Soeharto telah berhasil lolos dari jerat
hukum.
"Itu dicari-cari. Nyatanya dia masih sehat. Kita tidak ingin hanya sekedar
menghukum dia tetapi ingin Indonesia tidak mengalami hal-hal seperti ini
lagi," tutur Sri Bintang.


Tetapi di mata Yap Hong Gie, putra Yap Thiam Hien yang banyak membela
para tapol PKI, tindakan pemerintah menghentikan perkara Soeharto sudah 
tepat.
Yap menilai kasus Suharto saat ini lebih kental dengan nuansa sakit hati dan
balas dendam atas kesalahan-kesalahan Suharto.




More information about the Marinir mailing list