[Marinir] [Kompas] PB NU: Bangsa Indonesia Harus Maafkan Soeharto
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Sun May 14 20:23:27 CEST 2006
http://www.kompas.com/utama/news/0605/12/010644.htm
Updated: Jumat, 12 Mei 2006, 01:06 WIB NASIONAL
PB NU: Bangsa Indonesia Harus Maafkan Soeharto
Jakarta, Jumat
Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi
menyatakan, bangsa Indonesia harus memaafkan mantan Presiden Soeharto,
meski hal itu tidak menghilangkan kesalahan yang pernah dibuat mantan
penguasa
Orde Baru tersebut.
"Menurut saya, sebaiknya bangsa Indonesia harus memaafkan Pak Harto.
Artinya, dia (Soeharto) memang salah, sehingga perlu dimaafkan bangsa ini,"
kata Hasyim, di sela-sela persiapan penerimaan kunjungan Presiden Iran
Mahmoud Ahmadinejad, di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (11/5).
Bagaimanapun, kata Hasyim, di samping kesalahan yang pernah diperbuat
Soeharto, mantan pemimpin bangsa Indonesia yang kini berusia 85 tahun itu,
memiliki jasa yang besar, yang tentu tidak boleh dilupakan.
"Selain itu, bangsa Indonesia juga harus mau memaafkan para mantan presiden
lainnya, mulai dari Soekarno hingga mantan Presiden Megawati," ujarnya.
Ia mengaku miris melihat kenyataan pemimpin bangsa, setiap lengser dari
jabatannya selalu dihujat oleh rakyat, padahal mereka telah berbuat sesuatu
untuk bangsanya. Oleh karena itu, PBNU berharap pemerintah sebagai wakil
bangsa, dapat berbuat sesuatu sehingga hal serupa tidak berulang di kemudian
hari.
"Kalau terus begini, maka setiap pemimpin hanya menunggu waktu untuk
dihujat," kata bekas calon wakil presiden pada Pemilu 2004 lalu.
Sebelumnya Hasyim juga pernah menyatakan agar kasus pengadilan Soeharto
dihentikan dengan alasan kemanusiaan.
Terkait status hukum mantan Presiden Soeharto itu, Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono beserta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) dan
pimpinan lembaga tinggi negara, Rabu malam (10/5), melakukan pertemuan guna
membahas keputusan sikap yang akan diambil pemerintah.
Turut dalam pertemuan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator
(Menko) Politik Hukum dan Keamanan Widodo AS, Menteri Hukum dan HAM Hamid
Awaluddin, dan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra.
Menurut Yusril, setelah Jaksa Agung mengeluarkan surat keputusan penghentian
penuntutan terhadap mantan Presiden Soeharto, Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono akan merehabilitasi nama Soeharto.
"Dalam waktu dekat Jaksa Agung akan mengeluarkan keputusan penghentian
penuntutan perkara dan kemungkinan besar setelah itu Presiden akan
mengumumkan rehabilitasi terhadap Pak Harto," kata Yusril.
Hingga kini mantan Presiden RI masih dirawat di RS Pertamina, dengan kondisi
yang berangsur membaik pasca operasi usus, meski masih tergolong kritis,
terutama pada organ-organ tubuh lain yang kemungkinan dapat mengalamai
gangguan.
Penulis: Dna
--
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 438 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com/pro for free now!
More information about the Marinir
mailing list