[Marinir] [WSWS] Pemilu di Indonesia & Perjuangan untuk Demokrasi (21-05-'99)
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Sun May 14 21:34:59 CEST 2006
Adakah yang bisa menjelaskan sikap "kemesraan" kaum revolusioner kiri dengan
PDI-P?
Atau ini yang sikap sementara "The enemy of my enemy is my friend?
Nantinya sih kelompok Nasionalis dilibas juga ... he he he ...
Wassalam, yhg.
-------------------
(Kutipan 1.):
[Arahan politis para pemimpin burjuis seperti Sukarno, ayah Megawati,
presiden pertama Indonesia, tidaklah pernah untuk memobilisasi rakyat untuk
melawan Belanda, sebaliknya menggunakan kebencian yang meluas terhadap
kekuasaan kolonial, untuk mencapai sebuah perjanjian dengan pemerintahan
Belanda.]
(kutipan 2.):
[Jika pemilu yang mendatang mendapat kepercayaan sedikitpun di mata rakyat
jelata Indonesia itu hanya karena Habibie dapat mengandalkan dukungan dari
para tokoh oposisi burjuis seperti Megawati, Rais dan Abdurrahman Wahid.
Pada tiap saat penentuan selama setahun lalu, para orang yang dipanggil
demokrat ini telah bertindak sebagai pengerem oposisi terhadap rejim yang
didukung oleh ABRI ini-hasil dari ketakutan naluri mereka bahwa pergerakan
semacam itu akan mengancam posisi-posisi mereka sebagai anggota-anggota
golongan atas dan sistem profit itu sendiri.]
(Kutipan 3.):
[Para pemimpin ini telah terilhami secara mendalam dengan ideologi
anti-komunis sayap-kanan rejim militer ini. Rais dan Wahid memimpin dua
organisasi Islam yang terbesar di Indonesia-Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama
(NU)-yang mendukung atau berpartisipasi secara langsung dalam
pembantaian-pembantaian yang diorganisir oleh Suharto dan angkatan
bersenjata di tahun-tahun 1965-66, yang mengakibatkan terbunuhnya sedikitnya
500,000 pekerja, petani dan anggota-anggota PKI. Salah satu komponen utama
PDI, yaitu PNI, terlibat dalam pembunuhan-pembunuhan yang terjadi di Bali.]
(Kutipan 4.):
[Meskipun menyebut Megawati, Rais dan Wahid sebagai "demokrat" atau "kaum
oposisi" merupakan sebuah kesalahan istilah. Mereka semua mempunyai
tali-tali hubungan yang tak dapat dihitung dengan junta itu dan
melangsungkan hubungan yang dekat dengan eselon-eselon atas ABRI dan
aparatus negara. Di bawah Suharto, mereka hanya memegang kursi kepemimpinan
di partai-partai mereka dengan restu pribadinya dan dengan secara ketat
berjalan di atas jalur resmi. Dalam keadaan di mana kecaman-kecaman secara
umum, meskipun mengenai hal-hal kecil, sering mengakibatkan hukuman keras,
tidak satupun di antara mereka yang ditahan ataupun dipenjara.]
(Kutipan 5.):
[Megawati adalah anggota DPR untuk PDI selama lebih dari satu dekade,
bersama dengan suami usahawannya. Ia menjadi pemimpin partai di tahun 1993
setelah Suharto menggulingkan ketua PDI Suriyadi dan setelah itu diturunkan
di tahun 1996-bukannya karena membuat kecaman secara umum tetapi karena
Suharto tidak tahan atas kemungkinan mendapatkan seorang saingan. Dalam
berlangsungnya peristiwa-peristiwa yang menggemparkan di bulan Mei 1998,
ketika ratusan ribu demonstran menuntut pemecatan Suharto, Megawati tidak
dapat ditemukan di mana-mana-ia tetap tinggal di rumah dan tidak mengatakan
apa-apa.]
====================================
http://www.wsws.org/id/1999/mei1999/stat-m21.shtml
(World Sosialist Web Site)
Tugas-tugas politik kaum pekerja
Pemilihan Umum di Indonesia dan perjuangan untuk demokrasi
Oleh Dewan Redaktur
21 Mei 1999
Satu tahun setelah penggulingan diktatur militer Suharto, pemilihan umum
nasional Indonesia akan diadakan tanggal 7 Juni. Usaha-usaha keras sedang
dilaksanakan oleh pemerintah dan partai-partai oposisi, pejabat-pejabat
negara dan media massa untuk menciptakan sebuah ilusi bahwa pemilu ini
merupakan sebuah langkah menuju demokrasi. Kampanye itu sendiri saat ini
sedang menghimpun momentum dengan poster-poster jalanan, spanduk-spanduk dan
bendera-bendera partai, rapat-rapat, perdebatan dan pidato-pidato umum.
Tetapi, untuk semua yang telah beserta dalam perjuangan untuk hak-hak
demokratis selama 12 bulan yang lalu, itu adalah sangat penting untuk
mempelajari secara kritis hal-hal politik yang mendasari situasi ini dan
bahaya-bahaya yang sangat nyata yang menghadapi kaum pekerja. ~~~~~~~~~~~~
c u t ~~~~~~~~~~~
--
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 438 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com/pro for free now!
More information about the Marinir
mailing list