[Marinir] [KOMPAS] Australia Dihardik Soal Nasib Suku Aborigin
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Tue Oct 10 10:16:19 CEST 2006
Katanya "Tuan Kulit Putih" menjujung tinggi demokrasi, HAM;
anti-diskriminasi dan anti-racism ....
Such a of hypocrites!
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0610/09/ln/3010409.htm
International
Senin, 09 Oktober 2006
Kilas Luar Negeri
Australia Dihardik Soal Nasib Suku Aborigin
Paus Benediktus XVI meminta Australia melakukan rekonsiliasi dengan
Aborigin, penduduk asli sebelum kedatangan para narapidana Inggris.
Hal itu dinyatakan sehubungan dengan kisah sedih dan memprihatinkan kelompok
Aborigin, yakni hidup di dalam kemiskinan dan menghadapi marginalisasi dari
"tuan kulit putih".
Australia, yang juga sering membuat Indonesia "pusing", harus melakukan
tindakan lebih banyak dan lebih baik, menuju rekonsiliasi rasial, khususnya
antara kulit putih dan Aborigin.
Sri Paus menyerukan itu kepada kelompok Katolik Aborigin, yang sedang
mengadakan pertemuan di kota Alice Springs, Sabtu (7/10) malam, sekaligus
menandai kunjungan pertama almarhum Yohanes Paulus II ke negara itu.
"Karena itu saya menghendaki agar semua warga Australia serius mengatasi
masalah dengan kasih atas semua masalah yang hingga kini masih memberi
pengaruh dalam kehidupan Aborigin," kata Sri Paus.
"Komitmen terhadap kebenaran membuka jalan menuju rekonsiliasi abadi, lewat
proses saling sapa, saling memaafkan dan memberi jaminan untuk efektifnya
sebuah kata maaf, dua hal yang paling mendasar untuk terwujudnya
perdamaian," kata Sri Paus.
Pemimpin umat Katolik sedunia itu juga meminta Aborigin menghindari narkoba
dan konsumsi alkohol.
"Jangan biarkan mimpi-mimpimu terhambat karena alkohol memabukkan, yang
mungkin telah dicekoki oleh pihak lain terhadapmu dengan janji bahwa itu
akan memberikan kebahagiaan.
Janji-janji seperti itu jelas salah, dan hanya membawamu ke sebuah lingkaran
kemalangan dan jebakan," kata Sri Paus.
(REUTERS/AP/AFP/MON)
More information about the Marinir
mailing list