[Marinir] PDIP: Tutup Buku Saja Kasus Soeharto
irwank
irwank2k2 at gmail.com
Fri Sep 15 19:55:31 CEST 2006
Beberapa tahun belakangan ini marak dipasang spanduk bertuliskan: 'Damai itu
indah'..
Sekilas tidak ada yang 'aneh' atau salah dari tulisan tersebut. Bahkan
'terkesan' mulia
dan 'cantik'. Siapa sih yang gak ingin hidupnya aman, damai, tentram..
Masih ingat ajakan/ancaman(?) seseorang sewaktu diterbitkannya buku puja"an
belum lama ini..
".. meminta masyarakat dan semua pihak berhenti membenci Soeharto sebab
kalau
terus dilakukan, justru akan terjadi perpecahan di masyarakat. .."
Seorang rekan (yang aktifis LSM) mengatakan bahwa tulisan tersebut dibuat
oleh (maaf)
kalangan militer.. yang hakikatnya mengajak publik/masyarakat untuk berdamai
dengan
masa lalu (khususnya orba). Apa maksudnya? Maksudnya adalah janganlah publik
berani mengungkit" masa lalu yang 'kelam'.. khususnya penyimpangan orba yang
mayoritas
dikuasai oleh (tokoh) militer.. dimana Eyang Harto memimpin 3 pilar penting
ABG
(Abri/Militer, Birokrasi dan Golkar)..
Begitu juga (konon) keterlibatan (tokoh) militer dalam penguasaan ekonomi,
pengamanan
pertambangan dsb.. (masih jadi satu dengan konon) termasuk jadi 'jeger'
denyut nadi usaha
(besar).. kalau tidak salah ini menjadi salah satu sorotan ICW dalam bentuk
buku,
'Bisnis Militer Mencari Legitimasi'.. yang salah satu pengantarnya ditulis
oleh Alm. Munir..
http://antikorupsi.org/docs/bukubismil.pdf
CMIIW..
Wassalam,
Irwan.K
On 5/11/06, Yap Hong Gie <ouwehoer at centrin.net.id> wrote:
>
> Untuk kedua kalinya Ibu Megawati membuat pernyataan tentang perlakuan
> terhadap Pak Harto, yang sangat tidak populis; dengan resiko mengecewakan
> hati banyak massa pendukungnya.
>
> (kutipan):
> " .... Pramono mengatakan, Pak Harto sebagai pemimpin bangsa harus
> diberikan
> penghormatan.
> "Ibu Megawati juga menyatakan kita harus memberikan pengajaran kepada para
> pemimpin bangsa. Terhadap kesalahan yang dilakukan, kita harus memberi
> catatan terhadap hal itu ..."
>
>
> Seingat saya, diawal massa Reformasi atau ketika baru menjabat sebagai
> Presiden, Bu Mega juga pernah mengatakan hal serupa.
>
> Selaku Ketua Umum PDI-P, apalagi sebagai putrinya Bung Karno, semangat dan
> itikat beliau
> menggambarkan karakter yang luhur dari seorang pemimpin yang berjiwa
> besar.
>
>
> Salut dengan penuh rasa hormat kepada Megawati Sukarnoputri!
>
>
> Wassalam, yhg.
> -------------------
>
>
>
> http://www.detik.com/indexberita/indexfr.php
>
>
> PDIP: Tutup Buku Saja Kasus Soeharto
> Gede Suardana - detikcom
>
> Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP
> PDIP) setuju dengan rencana pemerintah untuk menutup kasus hukum mantan
> Presiden Soeharto. Namun, penutupan tersebut harus disertai catatan,
> kesalahan Soeharto tetap diungkapkan ke publik.
>
> "Untuk masalah Pak Harto, PDIP berpandangan bahwa sudahlah untuk persoalan
> Pak Harto kita tutup buku saja. Walau Pak Harto punya kesalahan, tetapi
> kesalahan itu harus menjadi catatan anak bangsa. Tindakan yang dilakukan
> Pak
> Harto, seperti sikap represif dan persoalan KKN yang dilakukan pada waktu
> itu juga harus diungkapkan ke masyarakat dan publik," kata Sekjen PDIP
> Pramono Anung.
>
> Pramono Anung menyampaikan hal ini dalam jumpa pers usai Rapimnas DPP PDIP
> di Hotel Bali Sani Sweet, Gerobokan, Kuta, Bali, Kamis (11/5/2006).
>
> Lebih lanjut, Pramono mengatakan, Pak Harto sebagai pemimpin bangsa harus
> diberikan penghormatan. "Ibu Megawati juga menyatakan kita harus
> memberikan
> pengajaran kepada para pemimpin bangsa. Terhadap kesalahan yang dilakukan,
> kita harus memberi catatan terhadap hal itu," kata Pramono.
>
> Dikatakan Pramono, Pak Harto sudah tua dan sakit-sakitan. "Sehingga tidak
> elok kalau kita mempertontonkan kepada masyarakat dunia, memperlakukan
> mantan pemimpinnya seperti ini," tandasnya. (jon)
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://www.polarhome.com/pipermail/marinir/attachments/20060916/3b204a13/attachment.html
More information about the Marinir
mailing list