[Marinir] INTI: Bantu Korban Banjir

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Mon Feb 5 12:28:15 CET 2007


Bantu Korban Banjir, Perhimpunan INTI & PERMATA (Persatuan Masyarakat
Indonesia Tionghoa Peduli Bencana), turunkan Tim.

Perhimpunan INTI dan PERMATA kembali menurunkan sejumlah dokter untuk
membantupenanganan korban banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya.
Senin 5 Februari 2007, warga Kapuk Muara yang mengungsi di SDN-01/02 RW.04
Kel. Kapuk Muara Penjaringan Jakarta Utara, dilayani dengan pengobatan
gratis dan bantuan berupa bahan makanan, serta obat-obatan.
Bekerjasama dengan Fauna & Flora Internasional, Jakarta Green Monster &
Komunitas Pemuda Kali Angke, sekitar 930 yang menempati kelas-kelas kosong
berkerumun untuk memeriksakan diri.


Dr. Wisnu dan Dr. Heni; dua orang Dokter yang bertugas di Puskemas setempat
terlihat sudah sangat lelah karena tidak berhenti siang-malam mengobati
pengungsi yang sakit.
Kebanyakan dari pengungsi menderita infeksi saluran pernafasan akut,
gatal-gatal dan luka borok, karena sudah tidak mandi selama 4 hari,
Rheumatik dan Muntaber.
Bahkan seorang bayi meninggal karena tidak sempat tertolong.


Susuri Kapuk Muara dengan Perahu Karet.

Karena sulitnya medan, lokasi pengungsian harus dicapai dengan perahu karet
selama 30 menit.
Wilayah Kapuk Muara memang sudah tergenang air sejak Kamis (1/2) lalu.
Abdul Azis Ketua RW.04 mengatakan bahwa banjir kali ini adalah banjir
terbesar yang pernah melanda kawasan Penjaringan. "Belum pernah ada banjir
yang sebesar dan terlama seperti tahun ini", katanya.
Ia juga mengkhwatirkan persediaan logistik yang menipis. "Kami tidak tahu
samapai kapan ini akan berlangsung, padahal persediaan makanan makin
menipis", tambahnya.

Terlihat hanya beberapa dus mie instan dan dua karung beras yang menempati
pojok dapur umum, sementara mereka masih membutuhkan makan bayi, susu,
minyak tanah dan lain-lain.
(Lisa Suroso)




More information about the Marinir mailing list