[Marinir] Banjir Meluas, Tim SAR Kewalahan
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Wed Feb 7 17:42:40 CET 2007
http://www.liputan6.com/view/6,136947,1,0,1170567493.html
07.02.2007 - 23:32:51 WIB
Banjir Meluas, Tim SAR Kewalahan
Liputan6.com, Jakarta: Jakarta dalam status siaga satu bencana banjir.
Namun, luasnya wilayah banjir di Ibu Kota dan sekitarnya membuat tim
Search and Rescue (SAR) kewalahan. Kerepotan seperti ini terjadi
di kawasan Condet, Jakarta Timur, sejak Sabtu malam hingga Ahad
(4/2) dini hari tadi [baca: Jakarta Siaga Satu].
Air yang semakin tinggi hingga menutupi atap rumah membuat warga yang
tinggal di bantaran Kali Ciliwung di kawasan Condet panik. Ini lantaran
banyak warga yang belum dievakuasi dari tempat tinggalnya. Ketiadaan
perahu karet membuat korban banjir semakin panik. Akhirnya dengan
peralatan seadanya penduduk setempat pun mencoba menolong orang-
orang yang masih terjebak di dalam atau atap kediamannya.
"Tiba-tiba begitu [air] naik, mungkin mereka tidak bisa keluar karena posisi
[rumah] di tengah," ungkap Deri, seorang warga.
Sebuah perahu karet akhirnya datang. Akan tetapi, warga malah berebut
menaiki perahu tersebut untuk menyelamatkan diri masing-masing. Kondisi
serba panik itu jelas merepotkan regu penolong. Apalagi wilayah tersebut
dalam keadaan gelap gulita lantaran aliran listrik padam.
Air bah juga menyebabkan matinya aliran listrik di beberapa tempat.
Di wilayah Kebonpala, Halim, Jakarta Timur, umpamanya. Warga
setempat sudah dua hari hidup tanpa adanya aliran setrum listrik.
Adapun untuk menjaga keamanan di sekitar lingkungan, warga secara
bergantian meronda atau jaga malam.
Tadi malam sebagian penduduk Ibu Kota yang tinggal di sepanjang aliran
sungai dikejutkan dengan genangan banjir yang semakin tinggi. Evakuasi
berlangsung di tengah kegelapan malam karena listrik padam serta di saat
keterbatasan perahu karet. Orang tua, kaum perempuan dan anak-anak
didahulukan dievakuasi dari rumah yang sudah dikepung banjir.
Tak aneh, bila sepanjang dini hari tadi sebagian besar korban banjir tak
dapat terlelap. Di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, seorang
kakek yang menderita stroke dipindahkan dari rumahnya ke tempat yang
lebih kering.
Penyelamatan warga yang terjebak banjir dilakukan di tengah kegelapan
malam karena padamnya listrik. Tim evakuasi dari Marinir TNI Angkatan
pun harus berlomba dengan luapan air dari Sungai Ciliwung yang meninggi
hingga hampir menyentuh kabel listrik.
Keadaan tak jauh berbeda terjadi di Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon
Jeruk, Jakarta Barat. Walau genangan air sudah merendam rumah warga
di Rukun Warga 05, sebagian warga memilih tetap bertahan di rumah.
Selain menjaga harta benda, mereka beralasan ketinggian air masih dalam
batas kewajaran. Padahal, hingga malam tadi, ketinggian air sudah mencapai
dada orang dewasa.
(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)
More information about the Marinir
mailing list