[Marinir] {Disarmed} Re: [nasional-list] [BBC] Kunci rahasia khasiat Bawang Putih
BDG KUSUMO
bdgkusumo at volny.cz
Sun Oct 21 07:49:53 CEST 2007
Pak YHG yb.,
terimakasih untuk postingan. Repotnya berbagai diet sekait berbagai aspek
kesehatan terkadang berbenturan. Bawang putih dianggap tidak baik untuk yang
mengidap asam urat, menurut Laboratories FOURNIER sro yang diet nya
disebarkan oleh para dokter di Rep Ceko.
Dag dag, Bismo DG
----- Original Message -----
From: Yap Hong Gie
To: Post X-PPI-Eropa77-87 ; Post Wahana-News ; Post T-net ; Post PPIIndia ; Post Nasional ; Post Marinir TNI-AL ; Post IndoUsaMil
Sent: Saturday, October 20, 2007 6:55 AM
Subject: [nasional-list] [BBC] Kunci rahasia khasiat Bawang Putih
Info kesehatan dari milis sebelah.
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/10/printable/071016_garlichealth.shtml
16 Oktober, 2007 - Published 09:02 GMT
Kunci rahasia khasiat bawang putih
Para peneliti telah berhasil mengungkap misteri penyebab makan bawang putih
bisa membantu menjaga kesehatan jantung.
Kuncinya adalah allicin, yang diuraikan menjadi senyawa sulfat sangat berbau
yang mencemarkan bau nafas.
Senyawa ini bereaksi dengan darah merah dan menghasilkan sulfida hidrogen
yang merenggangkan saluran darah, dan membuat darah mudah mengalir.
Riset University of Alabama di kampus Birmingham muncul di Kertas Kerja
Akademi Sains Nasional (NAS).
Namun, para pakar Inggris memperingatkan mengkonsumsi suplemen bawang
putih bisa menimbulkan dampak samping.
Sulfida hidrogen menghasilkan bau telur busuk dan dipergunakan untuk
memproduksi bom bau (stink bomb).
Namun, pada kadar rendah, senyawa itu memainkan peran vital dalam membantu
sel-sel saling berkomunikasi dengan sesamanya.
Dan, pada pembuluh darah, senyawa itu merangsang sel yang membentuk lapisan
mengendur dan menyebabkan pembuluh melebar.
Dan, ini pada gilirannya mengurangi tekanan darah, memungkinkan darah
mengangkut lebih banyak oksigen ke organ tubuh esensial, dan mengurangi
tekanan pada jantung.
Tim peneliti Alabama mencelupkan pembuluh darah tikus pada larutan yang
mengadung ekstrak dari bawang putih yang diremukkan.
Hasil mencolok
Ini menghasilkan hasil yang mencolok -- dengan ketegangan di dalam pembuluh
berkurang sebesar 72%.
Para peneliti juga mendapati bahwa sel darah merah yang terkena sedikit
sekali sari bawang putih yang dijual di toserba segera menghasilkan sulfida
hidrogen.
Percobaan lanjutan memperlihatkan bahwa reaksi kimia berlangsung utamanya
pada permukaan sel darah merah.
Tim peneliti menunjukkan indikasi bahwa produksi sulfida hidrogen dalam sel
darah merah mungkin bisa digunakan untuk menetapkan standard kadar bawang
putih yang ditambahkan ke makanan.
Peneliti kepala Dr David Kraus mengatakan: "Hasil penelitian kami
memperlihatkan bawang putih dalam makanan itu sangat bagus."
"Tentu saja di kawasan tempat konsumsi bawah putih tinggi, seperti laut
Tengah dan Timur Jauh, tingkat terjadinya penyakit kardiovaskuler rendah."
Judy O'Sullivan, ahli rawat jantung pada Yayasan Jantung Inggris (BHF),
mengatakan: "Penelitian menarik ini mengindikasikan bawang putih mungkin
bermanfaat bagi kesehatan jantung."
"Namun, tetap saja belum ada bukti yang cukup untuk mendukung gagasan untuk
memakan bawang putih sebagai obat untuk mengurangi risiko mengalami penyakit
jantung," tambahnya O'Sullivan.
"Memasukkan bawang putih sebagai bagian dari variasi makanan adalah pilihan
pribadi," ujarnya.
"Perlu dicamkan bahwa suplemen [bawang putih] dalam kadar tinggi mungkin
berinteraksi dengan obat pengencer darah dan mungkin memperbesar risiko
pendarahan," kata Judy O'Sullivan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
http://www.kompas.com/kesehatan/news/0603/22/125137.htm
Updated: Rabu, 22 Maret 2006, 12:48 WIB
KESEHATAN Mengenal Bawang Putih bagi Kesehatan
Jakarta, Kompas
Berita Terkait:
. Pakai Seledri Saja Kolesterol Turun!
. Obat Herbal Memberi Kami Rasa Aman.
. Karedok dan Gado-Gado, Bikin Awet Muda
Bawang putih atau Allium sativum sudah menjadi bahan dapur 'wajib' saat
memasak karena aroma dan rasa yang dihasilkannya menambah sedapat setiap
resep masakan.
Terlebih lagi dengan adanya berbagai penelitian yang menemukan khasiat
bawang putih bagi kesehatan, menambah panjang deretan penggemar setianya.
Bila menengok ke beberapa abad lampau, manfaat bawang putih bagi masakan dan
kesehatan ini ternyata sudah digunakan sejak zaman Yunani dan Romawi kuno,
untuk dikonsumsi dan pengobatan. Sedangkan di dalam resep makanan Libanon,
bawang putih sejak dulu digunakan sebagai resep untuk diet.
Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak ditemukan khasiat bawang
putih bagi kesehatan yang kemudian diuji melalui serangkaian penelitian --
baik dalam maupun luar negeri. Manfaat bawang putih antara lain sebagai
pembantu penurun kadar kolesterol. Hal ini disebabkan karena adanya zat
ajoene yang terkandung di dalamnya, yaitu suatu senyawa yang bersifat
antikolesterol dan membantu mencegah penggumpalan darah.
Ada pula penelitian yang menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih secara
teratur -- sekitar 2-3 siung setiap hari-- dapat membantu mencegah serangan
jantung. Pasalnya bawang putih ini bermanfaat membantu mengecilkan sumbatan
pada arteri jantung sehingga meminimalkan terjadinya serangan.
Bawang putih juga dapat membantu menghindari kanker yang dibuktikan melalui
penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota. Penelitian tersebut
menunjukkan bahwa risiko terkena kanker di usia tua berkurang sebanyak 50
persen bila mengonsumsi bawang putih secara rutin.
Sementara itu, di negara Asia seperti Jepang atau China, bawang putih bisa
dikonsumsi tanpa harus ditumbuk halus atau dirajang seperti kebanyakan bumbu
di Indonesia. Di mana satu siung bawah putih tinggal dibakar di atas api
atau langsung dikudap tanpa racikan lain, untuk menambah rasa masakan. Kalau
sudah begini, jangan tanya bau yang ditimbulkan sesudahnya. Namun selain
sebagai penyedap masakan, bawan dapat mengurangi dampak buruk dari lemak.
Itu sebabnya bawang putih tetap menjadi pilihan utama setiap makan dan
memasak.
Konsumsi bawang putih ini tentu saja harus diimbangi dengan gaya hidup yang
sehat seperti mengurangi makanan yang mengandung lemak atau kolesterol
tinggi, banyak olahraga, beristirahat serta mengonsumsi makanan yang kaya
akan nutrisi. (ADT)
------------------------------------
http://www.kompas.com/kesehatan/news/0508/03/104820.htm
Updated: Rabu, 03 Agustus 2005, 10:44 WIB
KESEHATAN
Pakai Seledri Saja Kolesterol Turun!
Jakarta, Rabu
Rebusan akar seledri ternyata mujarab menurunkan kadar kolesterol darah.
Kolesterol Bu Rianingsih yang semula 270 mg/dl, menjadi normal hanya dalam
tempo dua bulan setelah rajin minum air rebusan akar tanaman itu.
Kelebihan kolesterol sangat tidak diinginkan oleh setiap orang yang ingin
menjaga kesehatan. Demikian pula yang dialami Rianingsih (56), ibu rumah
tangga dari Kreo, Ciledug, Tangerang. Dari pemeriksaan medis berkala Januari
lalu, kadar kolesterol darahnya mencapai 270 mg/dl. Dokter menganjurkan dia
menurunkan kolesterol hingga di bawah 200 mg/dl.
Sayangnya, beberapa obat antikolesterol yang diasupnya tak cepat menununkan
kolesterol hingga batas normal yang dianjurkan. Tak mustahil karena
Rianingsih doyan makanan sarat lemak dan kudapan berkarbohidrat tinggi.
Selain itu, ia jarang berolahraga.
Beruntung, saat menghadiri arisan ibu-ibu di tempat tinggalnya, ia
memperoleh informasi agar mengonsumsi rebusan akar seledri. Hasilnya,
setelah dua bulan minum rebusan seledri dan tetap mengasup obat
antikolesterol, kadar kolesterol darahnya turun pada batas normal yang
diharapkan.
Kelebihan kolesterol atau hiperkolesterolemia dapat diatasi dengan konsumsi
bahan alami, seperti seledri, bawang putih, bawang prei, atau temulawak.
Namun, kolesterol tertentu juga merupakan zat yang berguna untuk menjalankan
fungsi tubuh.
Dr. Yulia, tenaga medis di Puskesmas Ciledug, Tangerang, menguraikan bahwa
kolesterol berasal dari lemak yang menghasilkan 9 kalori. Bandingkan dengan
karbohidrat dari tepung dan gula yang hanya menghasilkan 4 kalori.
Selain untuk proses metabolisme, kolesterol berguna membungkus jaringan
saraf, melapisi selaput sel, dan sebagai pelarut vitamin. Pada anak-anak,
kolesterol dibutuhkan untuk mengembangkan jaringan otak. Kolesterol
diperoleh dari makanan yang berasal dari hewan, seperti otak, jeroan,
daging, dan kulit ayam.
Mengandung Asparagin
Tanaman seledri sebagai salah satu bahan antikolesterol tinggi berasal dari
daerah subtropis Eropa dan Asia.
Tanaman bernama Latin Apium graveolens ini merupakan tumbuhan dataran
tinggi, yang ditemukan pada ketinggian 900 m di atas permukaan laut. Tanaman
ini juga mampu tumbuh di dataran rendah, meski ukuran batangnya menjadi
lebih kecil.
Tanaman yang tumbuh tegak, dengan tinggi sekitar 50 cm ini mempunyai bau
yang khas. Batangnya bersegi, beralur, beruas, tidak berambut, bercabang
banyak, dan berwarna hijau pucat.
Dr. Setiawan Dalimartha, anggota SP3T (Sentra Pengembangan dan Penerapan
Pengobatan Tradisional) DKI Jakarta, memaparkan daun seledri yang biasa
dipakai sebagai penyedap sup, akarnya berkhasiat memacu enzim pencernaan dan
peluruh kencing (diuretik), buah atau bijinya sebagai pereda kejang
(antispasmodik), menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, peluruh
kencing, peluruh kentut (karminatif), afrodisiak, dan penenang (sedatif).
Sementara itu, Drs. Sudjaswadi Wiryowidagdo, mantan Kepala Sub Direktorat
Pengawasan Obat Tradisional, Departemen Kesehatan RI, menyatakan bahwa
seledri mengandung flavonoid, saponin, tanin 1 persen, minyak atsiri 0,033
persen, flavoglukosida, apigenin, kolin, lipase, asparagines, zat pahit,
serta vitamin A, B, dan C.
Setiap 100 gram daun seledri mengandung air sebanyak 93 ml, protein 0,9
gram, lemak 0,1 gram, karbohidrat 4 gram, serat 0,9 gram, kalsium 50 mg,
besi 1 mg, fosfor 40 mg, iodium 150 mg, kalium 400 mg, magnesium 85 mg,
vitamin A 130 1U, vitamin C 15 mg, riboflavin 0,05 mg, tiamin 0,03 mg, dan
nikotinamid 0,4 mg. Akarnya mengandung asparagin, zat pati, lendir, minyak
atsiri, pentosan, glutamine, dan tirosin. Bijinya mengandung aplin, minyak
menguap, api genin, dan alkaloid.
Hasil penelitian di tahun 1988, menurut Dr. Setiawan, infus daun seledri
dengan kadar 10 persen sebanyak 5 ml/kg bb akan memberikan efek penurunan
kadar asam urat darah kera secara nyata jika dibandingkan dengan pemberian
probenecid 20 mg/kg bb pada 3, 4, 5, dan 6 jam pemberian.
Penelitian lain yang dilakukan di FMIPA Universitas Hasanudin, Makasar,
Sulawesi Selatan, tahun 1985, pemberian ekstrak seledri dengan cara peras
menunjukkan penurunan tekanan darah kucing. Alkaloid yang terkandung dalam
biji seledri mempunyak efek sedatif dan antikonvulsan pada tikus. Minyäk
menguap pada biji tanaman ini dapat menghambat perkembangan jamur, seperti
Histoplasma capsulatum dan Candida albicans.
Tambah Serat
Dr. Yulia mengingatkan langkah mencegah kolesterol tinggi tetap yang paling
baik.
Beberapa patokan sederhana untuk mencegah hiperkolesterolemia di antaranya
menambah kadar serat dengan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan
biji-bijian. Pilih produk daging putih atau ikan, singkirkan kulitnya
sebelum memasak ayam. Makan dalam porsi sedang. Idealnya, lakukan penurunan
bobot badan dengan berolahraga.
Sebagai informasi, Dr. Setiawan menerangkan beberapa pemakaian seledri untuk
pengobatan.
Untuk obat yang diminum: 30-40 lembar daun seledri direbus; lalu air
rebusannya diminum.
Cara lain: 1,3-3,9 gram biji seledri direbus dalam api kecil selama 3 jam,
lalu airnya diminum.
Untuk pemakaian luar, giling daun segar hingga halus, lalu borehkan pada
bisul atau bagian tubuh yang meradang. (Senior)
__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic
Messages | Files | Photos | Database | Calendar
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe Recent Activity
a.. 2New Members
Visit Your Group
Yahoo! Search
Find it now
Everything you
need in one place.
Y! Messenger
Instant hello
Chat in real-time
with your friends.
Official Samsung
Yahoo! Group for
supporting your
HDTVs and devices.
.
__,_._,___
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://www.polarhome.com/pipermail/marinir/attachments/20071021/6115a8c8/attachment-0001.html
More information about the Marinir
mailing list