[Nasional-f] Fw: [Nasional] Marhaenisme- a.supardi@chello.nl

admin nasional-f@polarhome.com
Tue Aug 6 22:24:01 2002


Rekan-rekan yang budiman, Saya dan sdr Joko telah mengeluarkan "isi hati"
masing-masing lewatmilis <National> ini. Dialog atau "pertengkaran" antara
saya dengan sdr Jokoadalah pribadi sifatnya.Dus, jika ini diteruskan hanya
akan mengganggu "ketenangan" rekan-rekan laindi milis <National> ini. Oleh
karena itu, untuk selanjutnya, jika sdr Joko masihpunya unek-unek untuk
disampaikan kepada saya, lebih baik kiranyajika disalurkan lewat jalur
pribadi saja. Adres email saya: a.supardi@chello.nl.Tetapi, ini tidak
berarti bahwa saya takut menghadapi sdr Joko secara terbuka.Samasekali
tidak! Selalu,A.Supardi----
----- Original Message -----
From: a.supardi
To: national@mail2.factsoft.deSent: Tuesday, August 06, 2002 8:59
PMSubject: Re: [Nasional] Marhaenisme
 Sdr Joko menulis:Mengenai tulisan-tulisan saya, kan tak ada kaitan dengan
kerjaan saya.Kata pepatah, kebenaran tetap kebenaran meski diucapkan dari
mulut setan. Tanggapan saya:Apa yang anda kemukakan (dalam kalimat pertama
di atas), tak perlu saya komentari.Adalah hak anda untuk tidak berterus
terang!Mengenai apa yang anda kemukakan: "Kata pepatah, kebenaran tetap
kebenaranmeski diucapkan dari mulut setan", bagi saya pribadi, ia (apa yang
anda kemukakan ini)menimbulkan berbagai interpretasi. Salah satu
interpretasi yang menonjol, yang perlusaya tekankan di sini adalah bahwa
anda ini kelihatannya seorang yang CONGKAKatau SOMBONG! Anda merasa, bahwa
setiap apa yang anda katakan atau kemukakanitu tentu atau pasti benar!Kita
lihat saja nanti dalam prakteknya. Dan anda menulis:Kalau dikatakan
oportunis, nggak lah!Saya kira mayoritas orang nggak anggap saya
begitu. Komentar saya:Perkiraan anda, bahwa "mayoritas orang nggak anggap
anda begitu (oportunis)" - ya,karena barangkali baru saya yang mengemukakan
hal itu secara blak-blakan (terbuka).Bagi saya, apakah anda memang
benar-benar seorang oportunis atau bukanakan terlihat tidak sekarang, masih
memerlukan waktu. Soal apa yang anda kemukakan:Bikin partai sendiri? No
way.Adalah sepenuhnya hak anda. Selalu,A.Supardi

     ----- Original Message -----
     From: Joko
     To: national@mail2.factsoft.de
     Sent: Tuesday, August 06, 2002 7:38 PM
     Subject: Re: [Nasional] Marhaenisme
      Mengenai tulisan-tulisan saya, kan tak ada kaitan dengan kerjaan
     saya.Kata pepatah, kebenaran tetap kebenaran meski diucapkan dari
     mulut setan. Kalau dikatakan oportunis, nggak lah!Saya kira
     mayoritas orang nggak anggap saya begitu.Saya konsisten kok sama
     demokratisasi. Bikin partai sendiri?No way.

          ----- Original Message -----
          From: a.supardi
          To: national@mail2.factsoft.de
          Sent: Tuesday, August 06, 2002 9:25 PM
          Subject: Re: [Nasional] Marhaenisme
           Apa-apa yang dikemukakan oleh sdr Joko di bawah,
          kelihatannya orang ini(sok?) menguasai teori perjuangan
          atau seorang ahli di bidang ideologi.Yang jadi
          pertanyaan, sdr Joko ini kerjaannya sebenarnya apa?
          Orang yangbegini kelihatan brilian dalam banyak isi
          postingnya (kecuali beberapa postingnya,yang saya
          rasakan kelihatannya sebagai orang oportunis), mbok
          yang mendirikanpartai sendiri saja (seperti yang
          dilakukan oleh mas Erot Djarot, misalnya) danmenghimpun
          kekuatan gitu untuk melaksanakan ide-ide briliannya
          itu! Saya akui, bahwa saya memang jadi ketularan sdr
          Joko sendiri jadinya, yangmenanggapi bukan substansi
          permasalahan yang diungkap, tapi menyinggung
          ataumemberikan kritik, yang sifatnya pribadi, yang
          tidak ada bau-baunya dengan temadiskusi yang diangkat!
          Mohon maaf atas kekhilafan saya ini! Dus, jika keliru
          saya mohon maaf, jika benar ya syukurlah untuk
          memperbaikinya.Meminjam kata-kata sdr Joko sendiri
          "kritik untuk Sdr. Joko: kalau diskusi, perlu juga
          lhokita menggunakan kejujuran hati, tidak sekedar
          perang logika aja lho! Maaf, semuaini demi
          kebaikan".Wallahualam bissawab. Selalu,A.Supardi