[Marinir] TNI-AL Kuasai Sepenuhnya Pantai Timur Aceh
Hong Gie
marinir@polarhome.com
Sat, 26 Jul 2003 20:01:03 +0700
gatra.com
TNI-AL Kuasai Sepenuhnya Pantai Timur Aceh
Jakarta, Jumat, 25 Jul 2003 11:40
Satuan Tugas Muara Marinir TNI-AL mengklaim pihaknya telah menguasai
sepenuhnya Pantai Timur Aceh setelah melaksanakan penyisiran selama sehari.
Siaran Pers Dispen TNI-AL di Jakarta, Kamis, menyebutkan, Satgas yang
dipimpin Kolonel Marinir Alfan Baharuddin itu memfokuskan penyisiran pada
wilayah alur Sane, tempat anggota gerakan separatis Aceh (GSA) berdiam sejak
sebulan terakhir.
Satgas menyisir wilayah tersebut untuk mengetahui kemungkinan adanya yang
mengalami luka-luka dari sekitar 60 anggota separatis GSA yang bersembunyi
itu setelah dihujani tembakan sejak kemarin.
Proses penyisiran itu tidak menghadapi kendala yang berarti, meskipun di
sana terdapat hutan bakau cukup rapat dan alur sungai yang sempit dan
bercabang.
Untuk mencegah larinya anggota separatis yang berada di rawa, pasukan
Marinir melakukan penjagaan di titik-titik strategis, untuk memutus jalur
logistik dan perhubungan GSA.
Selain itu, juga disebutkan, Satgas Muara Malinir di Kuala Langsa telah
menyita 49 pucuk senjata milik GSA dari Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang.
Sejak operasi Satgas Muara sebulan lalu, 16 anggota GSA telah tewas. Dari
mereka, aparat juga telah menyita sejumlah senjata, di antaranya tujuh
AK-47, lima M-16, satu pestol, dua GLM, satu Moster, 16 bom rakitan, 10
granat tangan, enam granat rakitan, 2.080 butir peluru, 25 magazen, sejumlah
alat komunikasi dan puluhan bendera GAM.
Wilayah operasi meliputi Raja Muda, Manyak payek, Tanjung Kramat, Guyah
Penaga di Kecamatan Benhara Aceh Tamiang. [Edo, Ant]