[Marinir] Info Dephan : Sebagai Tentara Pejuang & Tentara Nasional Tidak Boleh Terpisah Dari Rakyat
Yap Hong Gie
marinir@polarhome.com
Thu, 9 Oct 2003 14:28:46 +0700
Senin, 06 Oktober 2003
Info Dephan: SEBAGAI TENTARA PEJUANG DAN TENTARA NASIONAL TNI TIDAK BOLEH
TERPISAH DARI RAKYAT
Dalam dinamika kehidupan yang cepat berubah, jati diri TNI sebagai Tenatara
Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional, harus tetap dapat terpelihara
dan TNI tidak boleh sedikitpun terpisah dari sumbernya yaitu Rakyat
Indonesia. Menyadari hal itu, para Prajurit TNI harus senantiasa beradaptasi
dengan lingkungan strategis serta memberikan perhatian dengan mengantisipasi
segala perubahan yang terjadi, agar mampu mengatasi tantangan tugas yang
semakin kompleks.
Hal itu disampaikan Marsdya TNI Suprihadi, S.IP, mewakili Menhan RI dalam
amanat tertulis yang dibacakan Kepala Biro Humas Setjen Dephan Marsma TNI
Abdul Aziz Manaf, SE, selaku Irup pada upacara memperingati Ulang Tahun
ke-58 TNI, Minggu (5/10) di Lapangan Apel Dephan Jl. Merdeka Barat 13-14
Jakarta.
Menhan RI menjelaskan, seiring dengan kompleksitas perkembangan situasi
aktual akhir-akhir ini, nampak jelas bahwa telah terjadi perkembangan metode
ancaman. Teror yang selama ini dikenal sebagai metode, saat ini telah
berkembang menjadi salah satu bentuk perang inkonvensional yang dapat
mengancam kepentingan nasional dan dapat terjadi dimanapun, termasuk
Indonesia.
?Pada masa perang kemerdekaan, TNI dan rakyat secara bersama-sama berhasil
mempertahankan kemerdekaan dari ancaman eksternal berupa agresi militer
penjajah; disamping itu juga menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap
keutuhan Bangsa dan Negara yang berasal dari dalam negeri? Ujarnya.
Menurut Menhan RI, bila kita tetap berpegang teguh dan memedomani Pancasila,
UUD 45, Sapta Marga serta Sumpah Prajurit secara konsisten dan konsekuen,
kita semua khususnya personil TNI, akan tetap mampu memegang tanggung jawab
nasional sebagai alat Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada bagian lain Menhan RI mengingatkan, tidak lama lagi tepatnya bulan
April 2004 mendatang, Bangsa Indonesia akan kembali melaksanakan Pesta
Demokrasi Pemilu untuk memilih Anggota DPR, DPD, DPRD serta Presiden dan
Wakil Presiden.
Agenda Nasional lima tahunan tersebut begitu penting dan strategis karena
akan mempertaruhkan harkat dan martabat bangsa dimata dunia dan menentukan
masa depan seluruh Rakyat Indonesia. ?Oleh karena itu bagi kita khususnya
TNI dan seluruh Bangsa Indonesia tidak ada pilihan lain kecuali harus
berperan secara aktif untuk mengamankan dan menyukseskan Pemiliu tersebut?
Tegasnya.
Demikian siaran berita Biro Humas Setjen Dephan RI.