[Marinir] [Nasional] USULAN CETRO, HANYA MENGUNTUNGKAN GAM
Hong Gie
marinir@polarhome.com
Sat, 6 Sep 2003 09:08:39 +0700
This is a multi-part message in MIME format.
------=_NextPart_000_0020_01C37456.7648D540
Content-Type: text/plain;
charset="iso-8859-1"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
----- Original Message -----=20
From: "K.Prawira" <k.prawira@wanadoo.nl>
To: "Milis Nasional" <national@mail2.factsoft.de>
Sent: Friday, September 05, 2003 4:43 PM
Subject: [Nasional] USULAN CETRO, HANYA MENGUNTUNGKAN GAM
-----------------------------------------------------------------------
Mailing List "NASIONAL"
-----------------------------------------------------------------------
USULAN CETRO, HANYA MENGUNTUNGKAN GAM
=20
Ken gagah Pamungkas
=20
Sungguh sangat mencengangkan pernyataan Pusat Reformasi=20
Pemilu Centre for Electoral Reform (Cetro) dalam siaran=20
persnya kemarin yang mendesak agar pemerintah segera=20
mengakhiri status darurat militer di Aceh, sebagai=20
prasyarat penyelenggaraan Pemilu 2004.
Desakan tersebut berkaitan dengan pernyataan Panglima
TNI untuk memperpanjang operasi terpadu hingga
pelaksanaan Pemilu 2004.*)=20
=20
Betapa tidak mencengangkan? Bukankah GAM itu bukan=20
organisasi arisan? Tetapi organisasi bersenjata melawan
Republik Indonesia. Dengan dihapuskannya status darurat
militer berarti memberi kesempatan GAM untuk mengacau
Pemilu 2004 dengan segala tindak kekerasan. Tuntutan
yang tidak masuk akal inilah yang sangat mencengangkan.
=20
Tuntutan pengakhiran status darurat militer baru dapat
disetujui apabila GAM juga diakhiri eksistensinya.
Bisakah persetujuan semacam ini tercapai?
=20
Selanjutnya menurut Cetro, menggelar pemilu di bawah=20
status darurat militer bertentangan dengan prinsip=20
demokrasi. Tetapi Cetro lupa bahwa prinsip demokrasi di=20
Aceh sudah lama dirusak oleh GAM dengan gerakan bersenjatanya=20
melawan RI. Sebab GAM tidak mau memperjuangkan aspirasinya=20
dengan prinsip demokrasi.
=20
Sesungguhnya pemerintah RI sudah terlambat menangani
GAM. Pemerintah RI terlalu sabar sekali menghadapi
Pemberontak GAM. Memang Rejim Soeharto yang fasis,dalam=20
menghadapi GAM banyak melakukan pelanggaran HAM terhadap=20
rakyat Aceh. Tetapi bagaimanapun juga pemerintah dewasa=20
ini tidak dapat disamakan dengan rejim Soeharto.
=20
Jadi prasyarat untuk Pemilu seperti yang diajukan CETRO,
hanya akan menuntungkan GAM yang sudah banyak terjepit
posisinya untuk berkonsolidasi dan mengacau rakyat Aceh=20
kembali.
=20
-------------------------
=20
*)( http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0309/05/utama/544616.htm)=20
=20
Ken Gagah Pamungkas
KGP-08/05.09.2003
=20
------=_NextPart_000_0020_01C37456.7648D540
Content-Type: text/html;
charset="iso-8859-1"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<HTML><HEAD>
<META http-equiv=3DContent-Type content=3D"text/html; =
charset=3Diso-8859-1">
<META content=3D"MSHTML 5.50.4134.100" name=3DGENERATOR>
<STYLE></STYLE>
</HEAD>
<BODY bgColor=3D#ffffff>
<DIV><FONT face=3D"Book Antiqua" size=3D2>
<DIV>----- Original Message -----=20
<DIV>From: "K.Prawira" <<A=20
href=3D"mailto:k.prawira@wanadoo.nl">k.prawira@wanadoo.nl</A>></DIV>
<DIV>To: "Milis Nasional" <<A=20
href=3D"mailto:national@mail2.factsoft.de">national@mail2.factsoft.de</A>=
></DIV>
<DIV>Sent: Friday, September 05, 2003 4:43 PM</DIV>
<DIV>Subject: [Nasional] USULAN CETRO, HANYA MENGUNTUNGKAN =
GAM</DIV></DIV>
<DIV><BR></FONT>---------------------------------------------------------=
--------------<BR>Mailing=20
List=20
"NASIONAL"<BR>-----------------------------------------------------------=
------------<BR>USULAN=20
CETRO, HANYA MENGUNTUNGKAN GAM<BR> <BR>Ken gagah=20
Pamungkas<BR> <BR>Sungguh sangat mencengangkan pernyataan Pusat =
Reformasi=20
<BR>Pemilu Centre for Electoral Reform (Cetro) dalam siaran <BR>persnya =
kemarin=20
yang mendesak agar pemerintah segera <BR>mengakhiri status darurat =
militer di=20
Aceh, sebagai <BR>prasyarat penyelenggaraan Pemilu 2004.<BR>Desakan =
tersebut=20
berkaitan dengan pernyataan Panglima<BR>TNI untuk memperpanjang operasi =
terpadu=20
hingga<BR>pelaksanaan Pemilu 2004.*) <BR> <BR>Betapa tidak =
mencengangkan?=20
Bukankah GAM itu bukan <BR>organisasi arisan? Tetapi organisasi =
bersenjata=20
melawan<BR>Republik Indonesia. Dengan dihapuskannya status =
darurat<BR>militer=20
berarti memberi kesempatan GAM untuk mengacau<BR>Pemilu 2004 dengan =
segala=20
tindak kekerasan. Tuntutan<BR>yang tidak masuk akal inilah yang sangat=20
mencengangkan.<BR> <BR>Tuntutan pengakhiran status darurat militer =
baru=20
dapat<BR>disetujui apabila GAM juga diakhiri eksistensinya.<BR>Bisakah=20
persetujuan semacam ini tercapai?<BR> <BR>Selanjutnya menurut =
Cetro,=20
menggelar pemilu di bawah <BR>status darurat militer bertentangan dengan =
prinsip=20
<BR>demokrasi. Tetapi Cetro lupa bahwa prinsip demokrasi di <BR>Aceh =
sudah lama=20
dirusak oleh GAM dengan gerakan bersenjatanya <BR>melawan RI. Sebab GAM =
tidak=20
mau memperjuangkan aspirasinya <BR>dengan prinsip=20
demokrasi.<BR> <BR>Sesungguhnya pemerintah RI sudah terlambat=20
menangani<BR>GAM. Pemerintah RI terlalu sabar sekali =
menghadapi<BR>Pemberontak=20
GAM. Memang Rejim Soeharto yang fasis,dalam <BR>menghadapi GAM banyak =
melakukan=20
pelanggaran HAM terhadap <BR>rakyat Aceh. Tetapi bagaimanapun juga =
pemerintah=20
dewasa <BR>ini tidak dapat disamakan dengan rejim =
Soeharto.<BR> <BR>Jadi=20
prasyarat untuk Pemilu seperti yang diajukan CETRO,<BR>hanya akan =
menuntungkan=20
GAM yang sudah banyak terjepit<BR>posisinya untuk berkonsolidasi dan =
mengacau=20
rakyat Aceh =
<BR>kembali.<BR> <BR>-------------------------<BR> <BR>*)(=20
<A=20
href=3D"http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0309/05/utama/544616.htm">ht=
tp://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0309/05/utama/544616.htm</A>)=20
<BR> <BR>Ken Gagah=20
Pamungkas<BR>KGP-08/05.09.2003<BR> <BR></DIV></DIV></BODY></HTML>
------=_NextPart_000_0020_01C37456.7648D540--