[Marinir] Fw: Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko

Yap Hong Gie marinir@polarhome.com
Fri, 12 Sep 2003 13:50:33 +0700


----- Original Message -----
From: Ubes Hartoni Ing. 01
To: ASA ; A. Soeharto ; AgungTjokorda ; Ali Sunarto ; ani_kansil ; Armus
Rasjid ; Arief Moenandar ; Ati ; Ati Pohan ; BDG ; dubes ; Boedi Oetomo ;
bono ; Ernoko Adiwasito ; Frans Christ ; Faturrachman Dj. ; Gading
Simorangkir ; Otis ; Gunawan Hutauruk ; Hardy ; ITA ; Johny Maskat ; Jojo M.
Suwarganda ; Pepik ; Kaszief ; Wisekay ; KomarHidayat ; Leonard Tobing ;
Maman ; Mardjohan ; marsito ; Mas Djoko ; Mas Hardi ; MC Noya ; MangAde ;
Tahir ; KangMur ; Pierre ; CakKar ; Ema ; Bung Rony ; RRamelan ; Pak Sis ;
Sjarief ; sugi ; Darmono ; Tedy ; Asih ; honzik ; BangUmar ; Toton Soeharto
; YHG ; Zboĝil ; soekarso oetami
Cc: national ; k.prawira@wanadoo.nl
Sent: Friday, September 12, 2003 12:39 PM
Subject: Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko


Nusa
Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko
12 Sep 2003 10:17:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jember: Jumat (12/9) pagi, Korps TNI Marinir rencananya
akan melakukan uji coba peluncuran roket laras banyak RM 70 GRAD bertempat
di pusat latihan pertempuran (Puslatpur) Marinir di Desa Karang Teko,
Kecamatan Asem Bagus, Kabupaten Situbondo.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, acara peluncuran roket ini
akan disaksikan oleh 26 pimpinan TNI diantaranya Panglima TNI, Kepala Staf
AU, Kapuspen TNI, Kabais, Komandan Marinir, dan para asisten panglima.
Roket RM 70 GRAD yang akan diujicobakan itu adalah senjata baru yang
dimiliki oleh TNI Korps Marinir sebagai pengganti roket KPR BM 14/17.
Senjata ini akan menjadi bagian penting perlengkapan tempur yang dipesan
oleh pihak TNI Korps Marinir dari Cekoslovakia.
Selain pertimbangan bahwa roket KPR BM 14/17 buatan Rusia sudah tidak lagi
diproduksi, roket baru buatan Cekoslovakia ini memiliki banyak kelebihan
baik dari persenjataan maupun kendaraan pengangkutnya.
Kelebihan itu antara lain sistem pengisian roket RM 70 ini sudah menggunakan
sistem elektronik, sementra roket KPR BM 14/17 pengisiannya menggunakan
sistem manual. Di samping itu, RM 70 memiliki laras yang lebih banyak
daripada KPR BM 14/17 yaitu 42 laras dengan kaliber 120 mm.
Kemampuan tembak RM 70 juga tergolong tinggi, yakni hanya memerlukan 18-22
detik untuk menembakkan 40 butir roket dalam satu tembakan salvo dengan
interval waktu antar roket hanya 0,5 detik.
Kelebihan lain dari roket baru milik TNI Korps Marinir ini adalah dampak
tembakan dimana satu butir roket mampu menghancurkan areal seluas 3000 meter
persegi atau 3 hektar. Sehingga jika dalam satu tembakan salvo sebanyak 40
butir roket bisa menghancurkan dan membahayakan areal seluas 70 hektar.
Menurut rencana, uji coba roket itu akan dilakukan pagi ini sekitar pukul
09.30, tapi sampai berita ini diturunkan, acara itu belum dimulai karena
para petinggi TNI belum satupun yang datang ke pusat latihan pertempuran
marinir.
Mahbub Junaidi - Tempo News Room