[Marinir] [Nasional] Fw: Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko

Hong Gie marinir@polarhome.com
Sun, 14 Sep 2003 04:12:03 +0700


This is a multi-part message in MIME format.

------=_NextPart_000_0052_01C37A76.5A5D4F20
Content-Type: text/plain;
	charset="iso-8859-1"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

----- Original Message -----=20
From: "BDG Kusumo" <bdgkusumo@volny.cz>
To: "National" <National@mail2.factsoft.de>; "HKSIS" <sadar@net-yan.com>
Sent: Saturday, September 13, 2003 11:37 PM
Subject: [Nasional] Fw: Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko

-----------------------------------------------------------------------
Mailing List "NASIONAL"
-----------------------------------------------------------------------
Nampaknya ada dua kekurangtepatan pada berita ini.
Kendati dalam judul disebut "roket Ceko", namun lalu dikatakan "dari
Cekoslowakia", negara yang pada 01.01.1993 telah terbelah menjadi Rep. =
Ceko
dan Slowakia.

Satu hektar mempunyai 10 000 m2, bukan 3000 m2.

Senjata roket berlaras banyak itu diperkenalkan oleh AB Soviet kala PD =
II,
dan krn bentuknya yg mirip organs (orgel, alat musik yg biasanya ada di
gereja) maka oleh Barat di beri nickname (Jawa: paraban) "Stalin=B4s =
organs".

Wass., BDG


----- Original Message -----
From: Ubes Hartoni Ing. 01
To:
Sent: Friday, September 12, 2003 7:39 AM
Subject: Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko


Nusa
Marinir Akan Uji Coba Roket Ceko
12 Sep 2003 10:17:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jember: Jumat (12/9) pagi, Korps TNI Marinir =
rencananya
akan melakukan uji coba peluncuran roket laras banyak RM 70 GRAD =
bertempat
di pusat latihan pertempuran (Puslatpur) Marinir di Desa Karang Teko,
Kecamatan Asem Bagus, Kabupaten Situbondo.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, acara peluncuran roket ini
akan disaksikan oleh 26 pimpinan TNI diantaranya Panglima TNI, Kepala =
Staf
AU, Kapuspen TNI, Kabais, Komandan Marinir, dan para asisten panglima.
Roket RM 70 GRAD yang akan diujicobakan itu adalah senjata baru yang
dimiliki oleh TNI Korps Marinir sebagai pengganti roket KPR BM 14/17.
Senjata ini akan menjadi bagian penting perlengkapan tempur yang dipesan
oleh pihak TNI Korps Marinir dari Cekoslovakia.
Selain pertimbangan bahwa roket KPR BM 14/17 buatan Rusia sudah tidak =
lagi
diproduksi, roket baru buatan Cekoslovakia ini memiliki banyak kelebihan
baik dari persenjataan maupun kendaraan pengangkutnya.
Kelebihan itu antara lain sistem pengisian roket RM 70 ini sudah =
menggunakan
sistem elektronik, sementra roket KPR BM 14/17 pengisiannya menggunakan
sistem manual. Di samping itu, RM 70 memiliki laras yang lebih banyak
daripada KPR BM 14/17 yaitu 42 laras dengan kaliber 120 mm.
Kemampuan tembak RM 70 juga tergolong tinggi, yakni hanya memerlukan =
18-22
detik untuk menembakkan 40 butir roket dalam satu tembakan salvo dengan
interval waktu antar roket hanya 0,5 detik.
Kelebihan lain dari roket baru milik TNI Korps Marinir ini adalah dampak
tembakan dimana satu butir roket mampu menghancurkan areal seluas 3000 =
meter
persegi atau 3 hektar. Sehingga jika dalam satu tembakan salvo sebanyak =
40
butir roket bisa menghancurkan dan membahayakan areal seluas 70 hektar.
Menurut rencana, uji coba roket itu akan dilakukan pagi ini sekitar =
pukul
09.30, tapi sampai berita ini diturunkan, acara itu belum dimulai karena
para petinggi TNI belum satupun yang datang ke pusat latihan pertempuran
marinir.
Mahbub Junaidi - Tempo News Room




------=_NextPart_000_0052_01C37A76.5A5D4F20
Content-Type: text/html;
	charset="iso-8859-1"
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<HTML><HEAD>
<META http-equiv=3DContent-Type content=3D"text/html; =
charset=3Diso-8859-1">
<META content=3D"MSHTML 5.50.4134.100" name=3DGENERATOR>
<STYLE></STYLE>
</HEAD>
<BODY bgColor=3D#ffffff>
<DIV><FONT face=3D"Book Antiqua" size=3D2><FONT face=3D"Times New Roman" =
size=3D3>
<DIV>----- Original Message -----=20
<DIV>From: "BDG Kusumo" &lt;<A=20
href=3D"mailto:bdgkusumo@volny.cz">bdgkusumo@volny.cz</A>&gt;</DIV>
<DIV>To: "National" &lt;<A=20
href=3D"mailto:National@mail2.factsoft.de">National@mail2.factsoft.de</A>=
&gt;;=20
"HKSIS" &lt;<A =
href=3D"mailto:sadar@net-yan.com">sadar@net-yan.com</A>&gt;</DIV>
<DIV>Sent: Saturday, September 13, 2003 11:37 PM</DIV>
<DIV>Subject: [Nasional] Fw: Marinir Akan Uji Coba Roket=20
Ceko</DIV></DIV></FONT></FONT></DIV>
<DIV><FONT face=3D"Book Antiqua" size=3D2><FONT face=3D"Times New Roman" =

size=3D3></FONT></FONT>&nbsp;</DIV>
<DIV><FONT face=3D"Book Antiqua" size=3D2><FONT face=3D"Times New Roman" =

size=3D3>----------------------------------------------------------------=
-------<BR>Mailing=20
List=20
"NASIONAL"<BR>-----------------------------------------------------------=
------------<BR>Nampaknya=20
ada dua kekurangtepatan pada berita ini.<BR>Kendati dalam judul disebut =
"roket=20
Ceko", namun lalu dikatakan "dari<BR>Cekoslowakia", negara yang pada =
01.01.1993=20
telah terbelah menjadi Rep. Ceko<BR>dan Slowakia.<BR><BR>Satu hektar =
mempunyai=20
10 000 m2, bukan 3000 m2.<BR><BR>Senjata roket berlaras banyak itu =
diperkenalkan=20
oleh AB Soviet kala PD II,<BR>dan krn bentuknya yg mirip organs (orgel, =
alat=20
musik yg biasanya ada di<BR>gereja) maka oleh Barat di beri nickname =
(Jawa:=20
paraban) "Stalin=B4s organs".<BR><BR>Wass., BDG<BR><BR><BR>----- =
Original Message=20
-----<BR>From: Ubes Hartoni Ing. 01<BR>To:<BR>Sent: Friday, September =
12, 2003=20
7:39 AM<BR>Subject: Marinir Akan Uji Coba Roket =
Ceko<BR><BR><BR>Nusa<BR>Marinir=20
Akan Uji Coba Roket Ceko<BR>12 Sep 2003 10:17:14 WIB<BR><BR>TEMPO =
Interaktif,=20
Jember: Jumat (12/9) pagi, Korps TNI Marinir rencananya<BR>akan =
melakukan uji=20
coba peluncuran roket laras banyak RM 70 GRAD bertempat<BR>di pusat =
latihan=20
pertempuran (Puslatpur) Marinir di Desa Karang Teko,<BR>Kecamatan Asem =
Bagus,=20
Kabupaten Situbondo.<BR>Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, =
acara=20
peluncuran roket ini<BR>akan disaksikan oleh 26 pimpinan TNI diantaranya =

Panglima TNI, Kepala Staf<BR>AU, Kapuspen TNI, Kabais, Komandan Marinir, =
dan=20
para asisten panglima.<BR>Roket RM 70 GRAD yang akan diujicobakan itu =
adalah=20
senjata baru yang<BR>dimiliki oleh TNI Korps Marinir sebagai pengganti =
roket KPR=20
BM 14/17.<BR>Senjata ini akan menjadi bagian penting perlengkapan tempur =
yang=20
dipesan<BR>oleh pihak TNI Korps Marinir dari Cekoslovakia.<BR>Selain=20
pertimbangan bahwa roket KPR BM 14/17 buatan Rusia sudah tidak=20
lagi<BR>diproduksi, roket baru buatan Cekoslovakia ini memiliki banyak=20
kelebihan<BR>baik dari persenjataan maupun kendaraan =
pengangkutnya.<BR>Kelebihan=20
itu antara lain sistem pengisian roket RM 70 ini sudah =
menggunakan<BR>sistem=20
elektronik, sementra roket KPR BM 14/17 pengisiannya =
menggunakan<BR>sistem=20
manual. Di samping itu, RM 70 memiliki laras yang lebih =
banyak<BR>daripada KPR=20
BM 14/17 yaitu 42 laras dengan kaliber 120 mm.<BR>Kemampuan tembak RM 70 =
juga=20
tergolong tinggi, yakni hanya memerlukan 18-22<BR>detik untuk =
menembakkan 40=20
butir roket dalam satu tembakan salvo dengan<BR>interval waktu antar =
roket hanya=20
0,5 detik.<BR>Kelebihan lain dari roket baru milik TNI Korps Marinir ini =
adalah=20
dampak<BR>tembakan dimana satu butir roket mampu menghancurkan areal =
seluas 3000=20
meter<BR>persegi atau 3 hektar. Sehingga jika dalam satu tembakan salvo =
sebanyak=20
40<BR>butir roket bisa menghancurkan dan membahayakan areal seluas 70=20
hektar.<BR>Menurut rencana, uji coba roket itu akan dilakukan pagi ini =
sekitar=20
pukul<BR>09.30, tapi sampai berita ini diturunkan, acara itu belum =
dimulai=20
karena<BR>para petinggi TNI belum satupun yang datang ke pusat latihan=20
pertempuran<BR>marinir.<BR>Mahbub Junaidi - Tempo News=20
Room</FONT><BR><BR><BR></DIV></FONT></BODY></HTML>

------=_NextPart_000_0052_01C37A76.5A5D4F20--