[Marinir] Subject: [Nasional] Jangan Tarik TNI ke Politik Praktis

Hong Gie marinir@polarhome.com
Sun, 21 Sep 2003 03:02:10 +0700


----- Original Message -----
From: "Chalik Hamid" <sehaseha@xs4all.nl>
To: "Milis" <national@mail2.factsoft.de>
Sent: Saturday, September 20, 2003 4:21 AM
Subject: [Nasional] Jangan Tarik TNI ke Politik Praktis

-----------------------------------------------------------------------
Mailing List "NASIONAL"
-----------------------------------------------------------------------

www.kompas.com/kompas

Jangan Tarik TNI ke Politik Praktis

Jakarta, Kompas - Agar reformasi untuk mewujudkan demokrasi di Indonesia
dapat berjalan dengan arah yang benar, semua pihak diminta untuk tidak lagi
mencoba menarik TNI ke kancah politik praktis dan partisan.
Dalam Pemilihan Umum 2004 mendatang, TNI akan bersikap netral dengan
tidak akan menggunakan hak pilihnya.
Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto kepada
wartawan di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Jakarta,
Jumat (19/9).

"Dalam kaitan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2004 mendatang, saya
mengimbau semua pihak untuk tidak mencoba menarik-narik TNI kembali
ke kancah politik yang akan membuat TNI menjalankan politik partisan,"
ujarnya.Penegasan Endriartono ini disampaikan pada saat sosialisasi
peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 TNI yang akan diselenggarakan
di Surabaya, 5 Oktober 2003.

Dalam peringatan tersebut, TNI mengambil tema "Sebagai Pejuang Bangsa,
TNI Bertekad Menyukseskan Pemilu 2004".
Pelaksanaan Pemilu 2004 dengan dasar amandemen Undang-Undang
Dasar 1945 dinilai Endriartono sebagai saat yang kritis.

"Pemilu 2004 kami lihat sebagai tonggak sejarah baru bangsa Indonesia
untuk menuju tatanan masyarakat yang sehat dan demokratis.
Karena itu, Pemilu 2004 dengan sistem yang sama sekali baru ini harus
sukses," ujarnya.

Untuk menunjang suksesnya Pemilu 2004, TNI akan bersikap netral
dengan tidak memihak kontestan pemilu mana pun.
Netralitas TNI akan sangat membantu upaya pengamanan setiap tahapan
pelaksanaan Pemilu 2004.
Menurut Endriartono, keberpihakan TNI ke salah satu kontestan pemilu
 membuat
Pemilu 2004 tidak akan sukses.
Guna menjaga netralitasnya, TNI tidak akan menggunakan hak pilihnya dalam
Pemilu 2004. "Kami akan minta izin
tidak menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2004," ujarnya. (INU)