[Marinir] Re: Marinir Digest, Vol 3, Issue 3

Nugroho Dwi Priyohadi mase_nugiek at yahoo.com
Tue Apr 6 23:13:07 CEST 2004


Salam 
 
 
Mohon bantuan teman-teman yang dapat menjelaskan program apa yang dilaksanakan TNI AL, khususnya untuk memerangi Piracy at the Malacca Straits.
 
Saya telah mengikuti beberapa presentasi mengenai implementasi the ISPS Code dan juga Regional Analysis of Reports on Acts of Piracy and Armed Robbery against Ships dimana salah satu angkat terbesar piracy attacks adalah di selat malaka.
 
Salah satu analisis menyatakan bahwa Indonesia mengaku ada lack of competency di bidang security officer, dan tidak adanya patroli keamanan laut sipil semacam coast guard, sehingga  security guarantee di selat malaka sangat rendah.
 
Apakah benar, atau bagaimana?
 
Mohon bantuan teman-teman yang mau bertukar pikiran dengan saya.
 
 
Wassalam.

marinir-request at polarhome.com wrote:
Send Marinir mailing list submissions to
marinir at polarhome.com

To subscribe or unsubscribe via the World Wide Web, visit
http://www.polarhome.com/mailman/listinfo/marinir
or, via email, send a message with subject or body 'help' to
marinir-request at polarhome.com

You can reach the person managing the list at
marinir-owner at polarhome.com

When replying, please edit your Subject line so it is more specific
than "Re: Contents of Marinir digest..."


Today's Topics:

1. Perkenalan (ebonk)
2. Re: Usulan untuk membuat unofficial web sites untuk Kormar
TNI-AL (Sharif Dayan)
3. Re: Re: Usulan untuk membuat unofficial web sites untukKormar
TNI-AL (Lucas Ony)


----------------------------------------------------------------------

Message: 1
Date: Mon, 05 Apr 2004 08:17:44 GMT
From: "ebonk" 
Subject: [Marinir] Perkenalan
To: marinir at polarhome.com
Message-ID: <20040405081744.38719.qmail at gawab.com>
Content-Type: text/plain; charset="iso-8859-1"



Salam kenal untuk semua.

Nama:Ilham Rizqi Sasmita
Nick:ebonk
Pekerjaan:Mahasiswa S1/Fisika/ITB

Saya tahu milis ini dari milis hankam. Tertarik bergabung karena
ingin diskusi tentang teknologi militer dan strategi.

Terima kasih untuk moderator atas approvalnya.
_______________________________________________
http://www.ebonk.org


------------------------------

Message: 2
Date: Mon, 5 Apr 2004 18:32:34 +0200
From: Sharif Dayan 
Subject: [Marinir] Re: Usulan untuk membuat unofficial web sites untuk
Kormar TNI-AL
To: "[Kormar TNI AL]" 
Message-ID: <200404051632.i35GWXq22559 at gate.polarhome.com>
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"

Sakam sejahtera...

At 12:57 02-04-2004 -0800, "Combat Diver" wrote:

>(Mungkin masih ada hubungan family dengan Jenderal Mosse "One eye Jack"
Dayan dari Israel kali yah...Heheheehe)

Moshe Dayan. Anda tidak tidak terlalu keliru. Bulan kelahiran saya adalah
Juli, sementara pada bulan Juni 1967 (?) adalah saat ketika Dataran Golan
direbut oleh Israel, sewaktu Menhannya dijabat oleh orang tersebut. Konon,
nama "Sharif" adalah nama seorang petinggi dalam kabinet Mesir.


>tentang TNI-AL dan Korps Marinir. Saya akan coba ceritakan dalam bentuk
tertulis di sela sela kesibukan saya.

Dibuatkan berseri juga tidak mengapa. Lebih baik -sekiranya diizinkan- jika
dilengkapi dengan bagaimana persiapan dilakukan, suasana dalam keluarga,
atau bagaimanalah, sehingga kehidupan sebagai prajurit tergambarkan dengan baik.


>Korps Marinir TNI-AL, Denjaka, KOPASKA, SAT GULTOR 81, DEN BRAVO 90, YON
TAIFIB MAR,
>Satuan GURITA, PPRC KOSTRAD, TONTAIPUR KOSTRAD, KOPEBAL/KPBA TNI-AL dll.

Menurut pandangan saya, pihak TNI juga yang antara lain terlalu menutup diri
mengenai diri mereka. Kalau saja tidak sempat bergaul dengan kalangan ini,
mungkin saya pun tidak akan terlalu banyak mengenal mereka. Selain itu, para
anggotanya juga tidak diwajibkan membaca, seperti yang dilakukan pada
beberapa satuan / korps di AS. Mungkin saya keliru mengenai hal ini.


>banyak anggota masyarakat ... seolah tidak butuh militer.

Yang lebih tepat memberikan tanggapan mengenai hal tersebut, saya rasa
adalah mereka yang dulu bertanggungjawab mengenai pelaksanaan sishankamrata.
Secara umum, kita memang minus dalam hal kehumasan.


>mengecam TNI dalam operasi di Aceh ... dengan kedok aktivist HAM.

Kita akan melihat, apakah hasil Pemilu 5 April 2004 -dan Anda termasuk dan
dalamnya sebagai pemilih, mungkin...- akan menghasilkan legislator dan
senator yang memahami hal itu atau tidak. Ini hal yang tidak sederhana, MHS
(menurut hemat saya).


>itu dilakukan oleh personil AB negara manapun sekalipun negara adikuasa
seperti Amerika.

Itu 'hikmah' sebagai negara yang melimpah ruah dalam hampir segala hal. Masa
bodoh siapa pun yang mengecam, tokh yang mengecam tidak punya gigi. Kita
yang masih miskin, layaknya katak yang ingin menjadi lembu. Bereskan dulu
masalah beras selundupan, gula selundupan, pemalakan di pelabuhan dan
sebagainya, sehingga menjadi raksasa seperti RRC, baru bicara mengenai politik.

Kita sudah dijajah melalui keberadaan KFC atau McD atau Coca Cola, yang
menyediakan lapangan pekerjaan bagi penduduk Republik. Tapi kita berbeda
dengan India, yang bisa memberlakukan peraturan-peraturan tertentu, sehingga
perusahaan-perusahaan seperti itu tidak terlalu leluasa, walau tetap bisa
menghasilkan keuntungan. Kita juga dengan mudahnya ditekan oleh MPEA (?),
asosiasi perfileman AS, sehingga filem-filem Hollywood membanjiri Republik
ini, membawa pengertian mengenai apa yang 'Benar', menurut budaya AS.

Kalau kita sudah memiliki kesadaran mengenai apa yang terjadi, maka tidak
akan terlalu banyak lagi pelaku kenegaraan kita yang memandang pertahanan
negara sebatas pada senjata dan militer. Hal itu lebih luas dan membutuhkan
100-an tahun, sehingga pengertian segenap warga Republik lebih jelas.


>Makasih tanggapannya, saya akan coba bantu semampu saya.

Saya nantikan. Mari kita ajak siapa pun untuk ikut serta dalam memulai
pekerjaan ini, sehingga beban penerus kita pada 100 tahun kemudian, menjadi
lebih ringan.


Sharif Dayan
--
-== (Defense site) http://www.ksatrian.or.id ==-
-== (Defense forum) hankam-subscribe at yahoogroups.com ==-
-== (Archive) http://groups.yahoo.com/group/hankam/messages/ ==-
-== (Main Depo) http://groups.yahoo.com/group/hankam/files/ ==-
-== (Depo 2) http://groups.yahoo.com/group/hankam2/files/ ==-
-== (Question) - 
==-



------------------------------

Message: 3
Date: Tue, 6 Apr 2004 08:11:54 +0700
From: "Lucas Ony" 
Subject: Re: [Marinir] Re: Usulan untuk membuat unofficial web sites
untukKormar TNI-AL
To: , "Mailing List Marinir TNI/AL"

Message-ID: <01be01c41b74$26588bf0$be179fca at matrix>
Content-Type: text/plain; charset="iso-8859-1"

betul sekali pak Tony, saya setuju
memang seharusnya kita mengenal lebih dekat pasukan2 TNI dibandingkan dengan
pasukan2 negara lain.

Tapi apa daya ironisnya khayalak ramai tidak mendapat informasi yang jelas
dan cukup mengenai pasukan2 TNI kita, mereka lebih mudah mendapatkan VCD/DVD
dokumenter SAS, Delta Force, USMC dan sebagainya. Belum lagi Hollywood yang
ikut mempromosikan ketenaran mereka di film-film box office, otomatis
membuat banyak orang lebih mengenal USMC dibandingkan TNI AL Marinir
misalnya.

Jaman saya bekerja di production house jaman dulu sekitar tahun 1994, pernah
saya mengajukan cerita film pendek atau film seri pendek mengenai TNI AU
kepada produser. Hasilnya ditolak karena sang produser takut nggak laku
kalau ceritanya militer. Pernah juga bikin cerita tentang penembak runduk
TNI AL Marinir, tapi ya ditolak juga karena tidak ada adegan percintaan.
Akhirnya saya sudah tidak pernah lagi membuat cerita TNI untuk dijadikan
film.

Kalau kita belajar dari Jerman WW2, kita lihat seragam mereka itu keren
sekali.. jadi bagaimana para tentaranya moralnya nggak tinggi kalau diberi
seragam seperti itu. Kalau lihat jendral2nya pun seragamnya lebih bagus
lagi, sehingga para prajurit pun termotivasi untuk meraih pangkat yang lebih
tinggi dengan moral yang tinggi.

Sama halnya dengan seragam amerika masa kini. Saya bisa bilang bahwa seragam
Amerika masa kini itu sudah menjadi fashion.. dari battle dress uniform nya
sampai ke personal gear nya. Inilah yang membuat masyarakat lebih mengenal
tentara asing (Amerika) karena Amerika berhasil membuat seragam militernya
sebagai fashion. Apalagi didukung hollywood yang ikut gencar "mengiklankan"

Saya pribadi lebih suka "mempromosikan" TNI kita sendiri, tapi tidak tau
caranya. Berdasarkan pengalaman saya pribadi, kesulitannya banyak dalam
memperkenalkan TNI kita ke masyarakat umum. Dispen2 setiap angkatan pun
umumnya lebih suka menempuh jalan konvensional seperti jaman dahulu. Jika
pak Tony berhasil membuat website idaman kita semua seperti yang dibicarakan
sebelumnya, saya tentunya menjadi orang pertama yang berterima kasih sekali
kepada pak Tony.

-ony-



----- Original Message -----
From: "Combat Diver" 
To: "Mailing List Marinir TNI/AL" 
Sent: Saturday, April 03, 2004 3:57 AM
Subject: Re: [Marinir] Re: Usulan untuk membuat unofficial web sites
untukKormar TNI-AL


> Salam Sejahtera
>
> Bung Sharif Dayan yang terhormat...
> (Mungkin masih ada hubungan family dengan Jenderal Mosse "One eye Jack"
Dayan dari Israel kali yah...Heheheehe)
>
> Secara prinsip saya tidak keberatan untuk berbagi cerita tentang TNI-AL
dan Korps Marinir. Saya akan coba ceritakan dalam bentuk tertulis di sela
sela kesibukan saya. Saya sendiri merasa prihatin juga dengan kondisi
generasi muda kita yang lebih mengenal dan membanggakan USMC, US Navy SEALs,
Force Recon, Delta Force, Green Berret, Army Ranger, TF-60 Night Stalker,
S.A.S, British Army PARA REGIMENT dll. dibanding dengan Korps Marinir
TNI-AL, Denjaka, KOPASKA, SAT GULTOR 81, DEN BRAVO 90, YON TAIFIB MAR,
Satuan GURITA, PPRC KOSTRAD, TONTAIPUR KOSTRAD, KOPEBAL/KPBA TNI-AL dll.
padahaljustru satuan satuan inilah yang harus lebih kita kenal dan lebih
kita banggakan karena merekalah sesungguhnya penjaga pertahanan dan keamanan
bangsa dan negara kita NKRI. Apalagi di tambah dengan sikap banyak anggota
masyarakat yang anti (atau paling tidak apriori) dengan segala sesuatu yang
berbau militer dan seolah tidak butuh militer. Padahal sungguh tidak mungkin
untuk menjaga dan mempertahank!
> an stabilitas keamanan serta keutuhan wilayah NKRI yang begitu luas ini
tanpa kehadiran pasukan militer yang memadai. Malah ada orang orang yang
mengecam TNI dalam operasi di Aceh dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI
ini dengan kedok aktivist HAM. Padahal dalam sebuah operasi militer, pasti
akan ada tindakan tindakan menyimpang yang dlakukan oknum oknum (bukan
institusi) dan itu dilakukan oleh personil AB negara manapun sekalipun
negara adikuasa seperti Amerika. Kalau mau protes tentang pelanggaran HAM
oleh militer, tuh protes tindakan tentara Israel di Tepi Barat dan Jalur
GAZA atau Amerika di Irak.
>
> Bung Sharrif Dayan, Amphibious at udtsseal.com bukanlah milist tapi adalah
alamat email saya.
>
> Makasih tanggapannya, saya akan coba bantu semampu saya.
>
> "Tony"
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
>
> _____________________________________________________________
> Get email for your site ---> http://www.everyone.net
> _______________________________________________
> Marinir mailing list
> Marinir at polarhome.com
> http://www.polarhome.com/mailman/listinfo/marinir



------------------------------

_______________________________________________
Marinir mailing list
Marinir at polarhome.com
http://www.polarhome.com/mailman/listinfo/marinir


End of Marinir Digest, Vol 3, Issue 3
*************************************

---------------------------------
  Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://www.polarhome.com/pipermail/marinir/attachments/20040406/e5b38521/attachment.html


More information about the Marinir mailing list