[Marinir] [Tempoint'f] 1.000 Pasukan TNI AL Akan Diturunkan ke Meulaboh

YapHongGie ouwehoer at centrin.net.id
Wed Dec 29 16:02:10 CET 2004


http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2004/12/29/brk,20041229-73,id.htm
l
Nasional
1.000 Pasukan TNI AL Akan Diturunkan ke Meulaboh
Rabu, 29 Desember 2004 | 19:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Untuk mengevakuasi para korban gempa dan
gelombang tsunami di Meulaboh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, TNI akan
mengirim 1.000 personel. Saat ini kekuatan TNI AL yang ada di Meulaboh baru
sekitar 140 personel dalam kondisi siaga sejak kemarin. Selain itu, akan
dikirim juga enam pesawat jenis Cassa, Nomad dan Heli, untuk melengkapi
empat pesawat yang sudah ada.

Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Abdul Malik
Yusuf, 1.000 personil itu akan diberangkatkan dari Surabaya. Mereka dipecah
menjadi dua, menggunakan KRI Maltatuli dan KRI Karel Siswi Tubun. Sebanyak
500 prajurit . yang menggunakan KRI Maltatuli didatangkan dari Sorong, Papua
?Mereka akan berangkat lusa dari Surabaya,? kata Malik kepada Tempo, Rabu
(29/12). Pasukan akan tiba di Meulaboh pada lima hari mendatang.

Untuk kapal khusus bantuan bahan makanan dan kebutuhan lain, kata Malik
Yusuf, Kamis (29/12) siang akan diberangkatkan KRI Teluk Sabang. Bantuan
untuk kawasan Meulaboh ini diberangkatkan dari Kolinlamil Tanjung Priok.
Malik mengimbau bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan ke wilayah
Meulaboh dan sekitarnya, dapat menyerahkan ke Posko Kolinlamil, Tanjung
Priok.

Dijelaskan Malik, kekuatan pasukan secara bergelombang akan bertambah pada
Rabu (29/12) sore ini dengan membawa 150 personil TNI AL. Pasukan itu
didatangkan dari daerah Sibolga dengan KRI Tjut Nya Dien. ?Mereka langsung
menuju Meulaboh dan merapat Rabu malam,? kata Malik. Kamis (30/12) pagi, KRI
Teuku Umar juga mendarat di Meulaboh. Kedua kapal perang ini membawa tim
medis yang berjumlah 90 orang beserta ratusan personil TNI AL yang akan
melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan. Bantuan difokuskan pada
pemberian kain kafan, air minum, obat-obatan, dan kantong plastik serta
bahan makanan.

Malik meluruskan berita yang mengabarkan Meulaboh masih terisolir dan belum
ada personel dari pemerintah yang berada di lokasi. ?Tidak benar itu. Kami
sudah ada disana sejak kemarin,? katanya. Hanya saja dia mengakui jumlah
pasukannya masih terbilang kecil. Dia beralasan sulitnya transportasi darat
dan komunikasi yang terputus menjadi kendala bagi pihaknya untuk melakukan
pertolongan. ?Jembatan penghubung Meulaboh dan kota lain terputus. Jadi yang
bisa masuk hanya helikopter dan kapal laut,? ujarnya.

Untuk bantuan kapal laut, kata dia, TNI AL memerlukan waktu paling cepat
satu hari dari daerah Sibolga. Sementara bila perjalanan dari Jakarta
setidaknya membutuhkan waktu 2-3 hari. TNI AL, tambahnya, terus melakukan
upaya untuk bantuan evakuasi di Meulaboh. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
memang menugaskan TNI AL melakukan bantuan ke wilayah pantai barat Provinsi
Nanggroe Aceh Darussalam.

Bernarda Rurit ? Tempo




More information about the Marinir mailing list