[Marinir] WNA Jerman Ditangkap di Aceh
Hong Gie
marinir@polarhome.com
Sun, 25 Jan 2004 05:24:04 +0700
http://www.detik.com/peristiwa/2004/01/24/20040124-014459.shtml
WNA Jerman Ditangkap di Aceh
Reporter : M. Rizal Maslan
detikcom - Jakarta,
Seorang warga negara Jerman bernama Cradow Cascha (35) ditangkap di kawasan
Gunung Tambolon, Gayo Luwes, Aceh. Pihak Koops TNI masih menunggu
pemeriksaan yang dilakukan terhadap dirinya, terutama mengenai dugaan dia
sebagai wartawan lepas (freelance).
Jubir Komando Opreasi (Koops) TNI Letkol CAJ Asep Sapari yang dihubungi
detikcom, Sabtu (24/1/2004) dini hari membenarkan hal tersebut, namun
dirinya masih menunggu perkembangan lanjutan dari pihak Kodim Gayo Luwes
mengenai identitas yang sebenarnya dari warga Jerman tersebut.
"Memang kami mendengar berita tersebut, namun untuk jelasnya mungkin besok
ada perkembangan dari sana. Kita sendiri belum jelas apakah memang benar dia
wartawan lepas atau buka," jelas Asep Sapari.
Seperti dikutip dari Antara dan KCM malam ini, seorang anggota tim operasi
pemantapan pemerintahan, Supriyanto menjelaskan, Cradow ditangkap ketika
menumpang mobil angkutan umum di kawasan pegunungan Tambolon, sekitar pukul
14.00 WIB.
"Kami menemui dia dari salah satu mobil angkutan pedesaan yang hendak menuju
Aceh Tengah, ketika anggota tim operasi pemantapan pemerintahan, aparat
keamanan, dan Dinas Kimpraswil Gayo Luwes hendak membersihkan badan jalan
yang tertimbun longsor di kawasan pegunungan Tambolon," kata Supriyanto.
Saat diintrograsi, visa yang digunakan Cascha hanya berlaku untuk kunjungan
ke Sumatera Utara, bukan ke Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Beberapa keterangan yang diperoleh menyebutkan, sebelum ke Indonesia, Cascha
berkunjung ke Malaysia. Dia yang mengaku wartawan lepas (freelance) dari
Intenasional Press Associated ini masih berada di Kodim Gayo Luwes.
Sementara itu, rilis dari Koops TNI dan Mabes TNI menyebutkan, sekitar enam
anggota GAM telah menyerahkan diri ke pasukan TNI di Desa Bunin, Kecamatan
Serbajadi, Aceh Timur pada hari Kamis (22/1/2004) kemarin. Keenam anggota
GAM yang menyerahkan diri itu adalah Salim aliasa tengku Dorin Daun (40),
Sofyan alias Polwan (25), Basri alias Pangcukup (22), Tatar alias Tunas Muda
(23), Rasep alias Pilot (22) dan Etjeh alias Diego (25).
Dari keenam anggota GAM tersebut, disita satu pucuk AK-45, 60 peluru AK,
satu magazen dan satu HT. Keenamnya sekarang diamankan di Pos Tim-3 Ki-1
Yonif-405/SK guna pemeriksaan lebih lanjut. (zal)