[Marinir] Kontak Senjata TNI-GAM : 4 Tewas. 1 ditangkap.

Hong Gie marinir@polarhome.com
Fri, 30 Jan 2004 23:13:33 +0700


http://www.apindonesia.com/disinfotek89.htm
Nasional

Jumat, 30/1/2004 19.30 WIB
KONTAK SENJATA TNI-GAM:4 TEWAS, 1 DITANGKAP

  Jakarta,(APIndonesia.Com).Menurut data PUSPEN TNI yang diterima
APIndonesia.Com (30/1), empat pemberontak GAM  tewas dalam kontak senjata
antara pasukan TNI dengan pemberontak GAM di wilayah NAD, Kamis (29/1).
  Seorang pemberontak GAM bernama Syahrir (28) tewas dan aparat menyita 10
butir munisi AK, sebuah topi rimba, 50 kg beras dan sebuah golok dalam
kontak senjata yang terjadi di Kampung Bujuk, Kecamatan Trumon, Kabupaten
Aceh Selatan, antara 13 orang anggota Tim 4 Kompi D Yonif 323 dipimpin Sertu
Yuda Bhakti dengan 6 orang pemberontak GAM.
   Dua orang pemberontak lainnya bernama  Nasrudin bin Jafar (23) dan
Sulaiman alias Samsuar (24) tewas dalam kontak senjata antara anggota Satuan
Intel Pos 71 kekuatan 7 orang dipimpin Lettu Inf Emrizal dengan 5 orang
pemberontak GAM di Desa Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh
Selatan. Aparat juga berhasil menyita satu lembar bendera GAM, 2 stel
pakaian preman dan sebuah tas preman.
  Di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten  Aceh Timur, seorang pemberontak GAM
bernama Rojali (21) tewas dalam kontak senjata yang terjadi antara Tim 1
Kompi I Yon Parako yang berkekuatan 11 orang dipimpin Letda Inf M.Aziz
dengan pemberontak GAM. Pada insiden ini aparat menyita dua lembar bendera
GAM, sebuah tas punggung, sebuah walkman serta 6 buah kaset tape recorder.
Selanjutnya pemberontak yang tewas tersebut diserahkan kepada Keuchik
setempat untuk dimakamkan.
  Sementara itu, seorang anggota Yonif 405 bernama Serda Beny mengalami luka
tembak dalam kontak senjata antara Tim Gabungan yang terdiri dari Tim Maha 2
Yonif 100 dan Tim Banteng 6 Yonif kekuatan 25 orang dipimpin Letda Inf
Suwarno dengan pemberontak GAM di Kampung Alue Gurip, Kecamatan Peureulak,
Kabupaten Aceh Timur. Korban luka dievakuasi ke RSU Langsa. Dan pada
kejadian ini aparat menyita sebuah pemicu bom rakitan, sebuah lantak senjata
AK, sebuah sangkur, 6 buah baterai, sebuah antena HT, sebuah antena HP, satu
bendel dokumen GAM serta 6 buah tenda.
  Pada hari yang sama, di Kampung Gele Panar Kecamatan Peukan Baro,
Kabupaten Aceh Besar, Tim 1 Kompi B Yonif 400 kekuatan 33 orang dipimpin
Letda Inf Nurdiana, saat melaksanakan patroli menemukan barang-barang milik
pemberontak GAM berupa 14 buah bivak dan barang tersebut diamankan di Kotis
Yonif 400.(red).
[Home]