[Marinir] Sutrisno Bachir terpilih jadi Ketua Umum PAN 2005-2010
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Sun Apr 10 11:27:49 CEST 2005
Selamat kepada Bung Sutrisno Bachir!
Selamat atas terpilihnya menjadi Ketua Umum PAN.
Semoga dibawah kepemimpinan Anda, PAN menjadi partai yang bersih,
intelek-demokrat dan sejahtera!
Wassalam, yhg.
---------------
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/04/10/brk,20050410-09,id.htm
l
Terpilih Jadi Ketua Umum PAN
Bachir Janji Akomodasi Kandidat Lain
Minggu, 10 April 2005 | 15:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Soetrisno Bachir dipastikan akan memimpin Partai
Amanat Nasional selama lima tahun ke depan. Pada pemungutan suara yang
berlangsung sepanjang pagi hingga siang ini, ia memperoleh 745 suara. Ia
mengungguli kandidat lainnya, Fuad Bawazier, yang meraih 551 suara.
Kemenangan itu langsung disambut teput tangan dan sorak sorai oleh
pendukungnya. Seusai pemilihan, Soetrisno mengatakan, akan mengakomodasi
kandidat-kandidat yang lain agar bis amasuk struktur kepengurusan PAN
2005-2010.
"Yang jelas ini amanat buat saya dan saya membutuhkan dukungan dari semua
pihak untuk membawa PAN ke depan," kata dia, ang hari ini berulang tahun
ke-48 itu.
Saat perhitungan suara, Soetrino didampingi sejumlah pendukungnya, termasuk
Hanafi Rais, putra sulung Amien Rais. Hanafi langsung merangkul Sotrisno
begitu kemenangan dipastikan.
Kandidat lainnya meraih suara jauh di bawah Soetrisno dan Fuad. Didik J.
Rachbini meraih 59 suara, Afni Ahmad 8 suara, Muslim Abdurrahman 17 suara,
dan Samuel Kotto 5 suara. Sementara itu, suara tidak sah 24 dan abstain
satu. Syaiful Amin
============
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/04/10/brk,20050410-12,id.htm
l
Fuad Merasa Sengaja Dikalahkan
Minggu, 10 April 2005 | 16:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Fuad Bawazier merasa dikalahkan secara
menyakitkan pada pemilihan ketua umum Partai Amanat Nasional. Proses
pemilihan ketua umum yang akhirnya dimenangkan Soerisno Bachir, menurut
mantan Menteri Keuangan itu, berlangsung sangat tidak demokratis.
Sebagian pemilik suara, kata Fuad tidak mempunyai kebebasan dalam
menggunakan hak suaranya karena intimidasi. "Namun, saya tetap mengucakan
selamat (kepada Soetrisno," tuturnya di arena kongres ke-2 PAN di Semarang,
Jawa Tengah, Ahad (10/4).
Menurut Fuad, kongres ke-2 PAN merupakan awal matinya demokrasi. Sangat
jelas, ia menambahkan, peserta tidak bebas menggunakan haknya karena ada
tekanan dan intimidasi.
Dikatakan Fuad, menjelang pemilihan ketua umum, banyak peserta dipanggil
untuk diarahkan agar memilih salah satu ketua. Bahkan dalam pengarahan itu,
kata dia, ada pemaksaan dan intimidasi yang jelas menunjukkan tidak adanya
demokrasi di dalam kongres.
Setelah gagal memenangkan pemilihan Fuad menyatakan tidak akan masuk dalam
struktur kepengurusan PAN. "Saya tidak akan menjabat posisi apapun," kata
dia.
Syaiful Amin/Sohirin/Yanto Mustofa
More information about the Marinir
mailing list