[Marinir] Kinerja Indonesia Mencapai Target MDGs

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Tue Aug 16 21:08:18 CEST 2005


60th.
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

Semoga Lebih Sejahtera ... Adil ... dan Damai !

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~




KINERJA INDONESIA MENCAPAI TUJUAN MENGHAPUS KEMISKINAN EKSTRIM MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS

 

Mahendra Siregar dan Joopi Abimanyu

 

Di sela-sela Pertemuan Menteri Asia Pasifik soal Tujuan Pembangunan Abad Milenium (Millennium Development Goals/MDGs) di Jakarta awal bulan ini, seorang pakar Indonesia dikutip oleh Harian Kompas edisi 5 Agustus 2005 mengatakan: "Jangankan sampai tahun 2015, sampai tahun 3000 pun mungkin Indonesia tidak akan bisa mengatasi pemberantasan kemiskinan". Sebaliknya, seorang pakar ekonomi internasional terkemuka, Jeffrey Sachs, dikutip oleh harian yang sama pada tanggal yang sama sebagai mengatakan bahwa kondisi di Indonesia sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya, dan semua itu dapat terlihat dengan jelas. Kontradiksi ini tentu mengundang pertanyaan kalau tidak kebingungan banyak orang mengenai kinerja Indonesia mencapai MDGs, khususnya yang terkait dengan tujuan mengurangi jumlah penduduk miskin. 

Tulisan singkat ini mencoba membahas posisi Indonesia menyangkut pencapaian salah satu tujuan yang ditetapkan dalam MDGs, yakni tujuan nomor satu dari MDGs: Eradicating Extreme Poverty and Hunger, terutama menyangkut target kwantitatif proporsi penduduk berpendapatan kurang dari  1 dollar per hari. Tulisan ini terbagi atas 3 (tiga) bagian, masing-masing adalah pendahuluan, isi, dan kesimpulan.

 

ISI

            Tujuan nomor satu dari MDGs adalah Eradicating Extreme Poverty and Hunger. Salah satu target kwantitatif yang ingin dicapai dari tujuan ini adalah: halve, between 1990 and 2015, the proportion of people whose income is less than $ 1 a day. Pencapaian dari target ini akan sangat tergantung dari bentuk analisa yang digunakan. Analisa yang berbeda yang diterapkan pada sampel data yang sama, dapat menghasilkan kesimpulan yang sama, mendekati, atau berbeda, tergantung dari definisi target diatas. 

Dengan menggunakan pendekatan BAPPENAS (BAPPENAS, 2004), tabel 1 terlampir (proportion of population living below $1 per day) menunjukkan bahwa pada tahun 1990, terdapat 20.6 persen penduduk Indonesia berpendapatan di bawah 1 $ per hari. Pada tahun 1993 jumlah penduduk yang berpendapatan di bawah 1 $ per hari tinggal 14.8 persen. Selanjutnya pada tahun 1996 jumlah tersebut makin menurun menjadi  7.8 persen. Memang paska krisis tahun 1999 jumlahnya meningkat menjadi 12.0 persen, akan tetapi data terakhir tahun 2002 menunjukkan bahwa jumlah tersebut sudah menurun jauh menjadi 7.2 persen. 

Apabila memang target kwantitatif dari MDGs nomor satu ini adalah menurunkan proporsi penduduk berpendapatan kurang dari 1 $ per hari, sehingga proporsinya pada tahun 2015 tinggal separuh dari proporsinya pada tahun 1990, angka diatas menunjukkan bahwa target tersebut sudah terlampaui pada tahun 2002 (7.2 persen adalah 35 persen dari 20.6 persen).

Namun apabila target kwantitatif yang ingin dicapai adalah .. less than $ 2 a day., analisa yang sama akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Pada tahun 1990, 71 persen penduduk berpendapatan di bawah $ 2 per hari. Pada tahun 2002, prosentase tersebut menurun menjadi 54 persen.  Disini, target kwantitatif belum tercapai pada tahun 2002 karena 54 persen adalah 76 persen dari 71 persen, sekalipun kita cukup dapat berbesar hati karena kemajuan yang dicapai nampak cukup baik.

 

 

 

      Tabel 1: Indonesia's position regarding the Millennium Development Goals
     
      Year
     1990
     1991
     1992
     1993
     1994
     1995
     1996
     1997
     1998
     1999
     2000
     2001
     2002
     
      Goal 1: Eradicating Extreme Proverty and Hunger
     
      1.
     Proportion of population living below $1 per day (percentage)
     20,6
      
      
     14,8
      
      
     7,8
      
      
     12,0
     9,9
     9,2
     7,2
     
      2.
     Proportion of population living below $2 per day (percentage)
     71
      
      
      
      
      
      
      
      
      
      
      
     54
     

Sumber: BAPPENAS

 

 

 

 

      Tabel 2: Indonesia's position regarding the Millennium Development Goals
     
      Year
     1996
     1997
     1998
     1999
     2000
     2001
     2002
     2003
     
      International Proverty Line
     
      1.
     Proportion of population living below $ 1 per day (percentage)
     7,8
      
      
     12,0
      
      
     7,2
     7,2
     
      2.
     Proportion of population living below $ 2 per day (percentage)
     50,5
      
      
     65,1
      
      
     53,5
     52,9
     

Sumber: Bank Dunia

 

 

 

Sebagai perbandingan, untuk target kwantitatif . less than $ 1 a day., laporan Bank Dunia (World Bank, 2005)  pada tabel 2 terlampir menunjukkan angka yang sama untuk tahun 1996, 1999, dan 2002. Sedangkan untuk tahun 2003, laporan tersebut menyatakan bahwa proporsi dari penduduk Indonesia berpendapatan 1 dollar per hari sama dengan BAPPENAS pada angka 7.2 persen atau 35 persen dari proporsi tahun 1990. Dengan demikian target kwantitatif sudah terlampaui untuk tahun 2002 dan 2003. Apabila target kwantitatifnya adalah...less than $ 2 a day., laporan yang sama menyampaikan bahwa pada tahun 2002, proporsi penduduk berpendapatan kurang dari $2 per hari adalah 53.5 persen sedangkan pada tahun 2003 turun menjadi 52.9 persen, atau 70 persen dari angka tahun 1990. Angka ini menunjukkan bahwa target kwantitatif belum tercapai pada tahun 2003.

Kedua pendekatan diatas (BAPPENAS dan Bank Dunia) menyampaikan kesimpulan yang tidak jauh berbeda meskipun BAPPENAS menggunakan data resmi pemerintah dengan dukungan United Nations Task Force, sedangkan Bank Dunia menggunakan hasil estimasi staf.

            

 

KESIMPULAN

Apabila extreme poverty diukur dengan pendapatan per kapita kurang dari 1 dollar per hari sedangkan moderate poverty diukur dengan pendapatan per kapita kurang dari 2 dollar per hari, dengan pendekatan BAPPENAS dan Bank Dunia dapat disimpulkan bahwa sampai dengan tahun 2002 dan 2003, Indonesia sudah berhasil mencapai Millennium Development Goals untuk extreme poverty, namun untuk moderate poverty sekalipun sudah mencapai hasil yang cukup baik tetapi belum mencapai Millennium Development Goals. Kondisi itu hendaknya dapat memberikan rasa percaya diri yang besar bagi kita bahwa kemampuan bangsa ini mencapai Millennium Development Goals dalam mengurangi jumlah penduduk miskin pada tahun 2015 adalah sesuatu yang dapat dijangkau. 

 

 

DAFTAR BACAAN:

  1.. BAPPENAS. Februari 2004. Indonesia, Progress Report on the Millennium Development Goals. 
  2.. World Bank. Januari 2005. Indonesia: New Directions. World Bank. 
  3.. Kompas, 5 Agustus 2005, Jeffrey Sachs vs Kemiskinan 
  4.. Kompas, 5 Agustus 2005, RI Mustahil Mencapai Target 2015.
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://gate.polarhome.com/pipermail/marinir/attachments/20050817/3c479b26/attachment-0001.html


More information about the Marinir mailing list