[Marinir] [SP] AS Cabut Embargo Suku Cadang Hercules TNI AU
YapHongGie
ouwehoer at centrin.net.id
Thu Jan 6 13:34:53 CET 2005
Is it not rather late, Mr. Secretary of State?
-------------------------------------------
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/01/06/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
AS Cabut Embargo Suku Cadang Hercules TNI AU
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memutuskan mencabut embargo militernya
terhadap Indonesia, meskipun masih sebatas pada pesawat Hercules jenis C130H
yang selama ini mengalami kesulitan suku cadang. Dengan keputusan ini
sebagian besar pesawat Hercules yang selama ini rusak dan berada di beberapa
pangkalan udara TNI Angkatan Udara, akan bisa dioperasikan kembali.
Keputusan itu dikemukakan Menteri Luar Negeri AS Colin L Powell saat bertemu
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Merdeka, Rabu (5/1) malam.
Menurut Jurubicara Kepresidenan, Dino Pati Djalal, keputusan AS dengan
mempertimbangkan keadaan di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu bersifat
permanen. "Presiden menyambut baik keputusan AS itu dan diharapkan segera
direalisasikan," katanya.
Dalam pertemuan dengan Colin Powell, AS menyatakan komitmennya membantu
rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh adalah untuk jangka panjang. Colin
Powell yang juga sempat ke Aceh, kemarin siang bersama Jeb Bush, Gubernur
Florida yang juga adik kandung George W Bush, mengaku sedih dan shock
melihat keadaan di sana.
Di tempat yang sama Presiden Yudhoyono juga menerima, berturut-turut mulai
pukul 17.00, Perdana Menteri Republik Korea (Korea Selatan) Lee Hae-chan,
Perdana Menteri Myanmar Soe Win, Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad
Badawi, Perdana Menteri Australia John Howard, dan terakhir Perdana Menteri
Cina Wen Jia Bao. Di Kantor Presiden, pada pukul 16.00, Presiden Yudhoyono
juga menerima Presiden Bank Dunia James D Wolfenson.
Terkait dengan gempa bumi dan tsunami, hari ini dilakukan "Tsunami Summit"
dan delegasi yang sudah datang mengadakan pertemuan bilateral dengan
Presiden Yudhoyono. Pagi tadi, di JCC, Presiden Yudhoyono juga mengadakan
pertemuan dengan Sekjen PBB Kofi Annan, PM Jepang Junichiro Koizumi dan PM
Singapura Lee Hsien Loong. Malam nanti, Presiden Yudhoyono masih akan
menerima delegasi Uni Eropa dan Menlu Inggris yang hadir sebagai peninjau
dalam "Tsunami Summit". (Y-3/A-16)
Last modified: 6/1/05
-----------------------------
http://www.suarapembaruan.com/News/2005/01/06/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
----------------------------------------------------------------------------
Colin Powell Terpukul Lihat Kondisi Aceh
Embargo Suku Cadang Hercules C 130 H Dicabut
AP/Australian Department of Defence, HO
JENGUK KORBAN - Menteri Luar Negeri AS Collin Powell (kedua dari kiri)
berbincang dengan pasien korban tsunami di tenda perawatan tim kesehatan
tentara Australia di Banda Aceh, Rabu (5/1).
BANDA ACEH - Menumpang sebuah helikopter yang terbang ratusan kaki di atas
permukaan tanah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Colin Powell kemarin
menyaksikan langsung kondisi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang
porak-poranda dihantam bencana gempa bumi dan gelombang tsunami.
"Saya tidak bisa membayangkan ketika peristiwa horor ini mulai menimpa
seluruh keluarga serta semua orang yang mendengar gelombang tsunami datang
bergemuruh, lantas dalam sekejap nyawa mereka terenggut oleh gelombang itu,"
kata Powell, yang datang ke Aceh menumpang helikopter SH-60 Seahawk milik
Angkatan Laut AS, Rabu (5/1). "Kekuatan gelombang tsunami itu dalam
menghancurkan jembatan, pabrik-pabrik, rumah, tanaman, dan segala yang ada,
benar-benar luar biasa," ujarnya dengan sangat prihatin.
Dalam perjalanan selama 30 menit memakai helikopter, Powell mengaku belum
pernah melihat bencana sedahsyat yang terjadi di Aceh dan Sumut tersebut.
"Saya pernah terjun ke medan perang, dan saya telah terlibat berbagai
operasi bantuan untuk bencana alam tornado, angin topan dan bencana yang
lain. Tapi saya belum pernah melihat bencana yang seperti ini," komentar
Powell tentang bencana pada 26 Desember lalu yang telah merenggut 94.200-an
warga Aceh dan Sumut. Pemandangan Kota Meulaboh yang terendam lumpur
hitam serta rumah warga yang porak-poranda tampak jelas dari helikopter yang
ditumpangi delegasi AS itu. Aceh adalah wilayah yang terparah kerusakannya
akibat kedahsyatan gelombang tsunami yang melanda 12 negara di Asia dan
Afrika.
Embargo Dicabut
Powell berjanji akan terus melanjutkan bantuan dan dukungan bagi pemulihan
Aceh pascabencana. Gubernur Florida, Jeb Bush, yang mendampingi Powell dalam
delegasi AS itu, terlihat sangat terguncang menyaksikan pemandangan kondisi
Aceh. Dalam pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemarin,
Powell akhirnya menyatakan dicabutnya embargo sukucadang pesawat Hercules C
130 H milik TNI secara resmi oleh Pemerintah AS. Pencabutan embargo
dimaksudkan agar pesawat dapat kembali beroperasi untuk mendukung kegiatan
rekonstruksi dan rehabilitasi daerah bencana. Pencabutan embargo, menurut
Dino Patty Djalal, Jubir Presiden RI, tidak hanya berlangsung selama proses
rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dan Sumut, namun untuk seterusnya.
Pemulihan kondisi Aceh sendiri diduga berjalan lambat. Diperkirakan sekitar
80 persen pejabat lokal di Banda Aceh tewas. Bagi warga korban bencana, ujar
Andrew Natsios, Direktur dari US Agency for International Development, AS
membantu menyuplai beras, kedelai, dan peralatan untuk menjernihkan air.
(AP/E-9)
----------------------------------------------------------------------------
Last modified: 6/1/05
More information about the Marinir
mailing list