[Marinir] [KCM] Terjadi Kontak Tembak Dekat Gudang Farid Faqih
YapHongGie
ouwehoer at centrin.net.id
Mon Jan 31 08:55:52 CET 2005
http://www.kompas.com/utama/news/0501/30/151902.htm
Updated: Minggu, 30 Januari 2005, 15:18 WIB
NASIONAL
Terjadi Kontak Tembak Dekat Gudang Farid Faqih
Banda Aceh, Minggu
Kecurigaan kasus dugaan pencurian barang-barang kemanusiaan untuk korban
bencana Aceh oleh Koordinator LSM Gowa, Farid Faqih, bukan sekadar kasus
kriminal biasa, meluas setelah terjadi kontak tembak dekat gudang tersangka
itu.
Para personil TNI dari Batalyon 320 Kujang, Jawa barat yang ditugasi
mengamankan gudang di kawasan Krueng Lingga, sekitar 1km di wilayah sepi
dari Landasan Udara Sultan Iskandar Muda, menyatakan penembakan-penembakan
ke arah gudang terjadi pada Rabu (26/1) malam, menjelang pukul 24.00 WIB.
Pada sekitar pukul 20.00 WIB sebelumnya, tersangka Farid Faqih yang
berstatus pengemudi lembaga pangan PBB WFP (World Food Program), dibawa
pihak Provost TNI-AU Landasan Udara Sultan Iskandar Muda (SIM), untuk
menunjukkan lokasi gudang besar berukuran sekitar 50X100 meter itu.
Sesuai perintah, menurut informasi dari Satgas TNI untuk Penanggulangan
Bencana Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), personil-personil Batalyon 320
tersebut tidak melakukan pembalasan.
Langkah defensif, menurut seorang staf Satgas, diambil karena posisi pasukan
TNI itu tidak menguntungkan mengingat letak gudang rendah, sedangkan kawasan
sekitarnya adalah perbukitan.
Setelah Farid Faqih resmi dijadikan tersangka pada Kamis (27/1), Polda NAD
menugasi pula anggota-anggota Resimen Pelopor/Brimob asal Kelapa Dua,
Jakarta Selatan, yang sedang tugas Bawah Komando (BKO) di NAD untuk
mengamankan barang bukti.
"Kalau sampai terprovokasi, akibatnya bisa buruk karena di tengah kegelapan
kekuatan TNI yang menjaga gudang akan mudah dihabisi," kata staf Satgas TNI
dari Direktorat Kesehatan Mabes TNI berpangkat perwira pertama dan putra
asli Aceh tersebut.
Lokasi gudang tersebut berdekatan pula dengan tempat terjadinya penembakan
mati delapan anggota Pasukan Khas TNI-AU dua tahun lalu, yang dikenal
sebagai lintasan para anggota Gerakan Aceh Merdeka ke Pidie di Aceh Timur.
Sehubungan dengan perkembangan itu, Polisi Militer (POM) Komando Daerah
Militer (Kodam) Iskandar Muda mulai Sabtu (29/1) memerintahkan secara resmi
pengusutan yang mengarah kepada kemungkinan keterkaitan antara perbuatan
tersangka dengan kegiatan pasokan untuk GAM.
Kecurigaan, menurut staf Satgas TNI, didasarkan pada jenis-jenis barang yang
diduga telah dicuri dari Lanud SIM yang antara lain senjata-senjata tajam
(parang panjang), obat-obatan, makanan tentara (T2-ABC), dan kain loreng TNI
berkualitas tinggi.(Ant/Dna)
More information about the Marinir
mailing list