[Marinir] Re: [detiknews] [ppiindia] Front Pepera Akui Adanya Dukungan Australia=>AMBON

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Thu Apr 6 20:52:53 CEST 2006


Macam lomba munafik saja .... he he he .....

(kutipan): "Harus dicatat bahwa dukungan dari Australia adalah dukungan 
individu atau organisasi solidartas, bukan dukungan  pemerintah".

Sama seperti pemerintah Singapore berdalih dalam hal reklamasi pantainya 
dengan pasir laut curian; dimana "import" pasir laut tersebut adalah urusan 
para kontraktor dan sub-kontraknya; sehingga pemerintah Singapore selalu 
bersih dan tidak tahu-menahu ....

Demikian pula cara Pemerintah AS mencuci dosanya atas pelanggaran HAM yang 
terjadi terhadap para tahanan  --yang notabene tidak pernah jelas statusnya, 
apakah mereka tahan perang atau tahan politik--  dimana  para interogator 
dan penjaga tahanan di out-source kepada non-warganegara AS. Dan kalaupun 
penyiksaan para tahan di Bagram, Kandahar dan Guantanamo Bay dikatagorikan 
sebagai pelanggaran HAM, semua itu terjadi "diluar juridiksi Amerika 
Serikat" ...
Amen, Haleluya!



From: "Ambon" <sea at ...>
Date: Thu Apr 6, 2006  9:04 am
Subject: Re: [detiknews] [ppiindia] Front Pepera Akui Adanya Dukungan
Australia=>AMBON sea at ...

Tidak ada intensi untuk mengaburkan esensi persoalan! Harus dicatat bahwa
dukungan dari Australia adalah dukungan individu atau organisasi solidartas,
bukan dukungan pemerintah. Dukungan demikian juga terdapat diantara orang
berwarganegara Indonesia berdiam di berbagai daerah termasuk Jakarta.
Harus jelas bahwa bukan dukungan pemerintah.

Jadi masalahnya seperti waktu Indonesia memproklamasikan kemerdekan dimana
kaum buruh di seluruh Australia memboikot pelayanan terhadap kapal perang
maupun niaga untuk mengangkut serdadu Belanda dan perlengkapan perangnya
untuk kembali ke Indonesia untuk menjajah.



----- Original Message -----
From: "Yap Hong Gie" <ouwehoer at ...>

Ihhh ... Anda ini seperti tidak nangkap esensinya atau sengaja ingin
mengaburkan persoalan?

Persoalannya disini bukan 42 atau 43 boat people, bahkan sekalipun 43,000
warga Irian yang ingin berimigrasi ke Australia.
Yang dipermasalahkan adalah sikap hypocrite Australia yang selalu mencampuri
kedaulatan RI, modus operandi para LSM yang menyaru dibawah
bendera Lingkungan Hidup, HAM dll., padahal aksi kegiatan mereka adalah
menciptakan dan mendukung gerakan OPM, dengan sponsor utamanya pihak
Australia.

Please focus on the issue Mr Ambon and stop manipulating! 




More information about the Marinir mailing list