[Marinir] Re: [detiknews] [ppiindia] Front Pepera Akui Adanya Dukungan Australia=>AMBON

Ambon sea at swipnet.se
Thu Apr 6 22:25:05 CEST 2006


Bung Hong Gie yang terhormat,

Apakah  perlu meloncat jauh ke Singapura, Guantanamo, dan Kandahar? Bukankah yang dibicarakan adalah Papua dalam kekuasaan pemerintah Indonesia? Papua berada dibawah "kekuasaan jurisdiksi" pemerintah Indonesia, jadi  logis pemerintah Indonesia harus bertanggung jawab penuh atas segala tindak-tanduknya terhadap rakyat Papua. Ini sedikit contoh yang bukan dari LSM asing tetapi antara lian dari Dr Siti Fadilah Supari, menteri kesehatan pemerintah RI, beliau mengatakan bahwa busung lapar di Papua adalah yang terburuk dari seluruh provinsi Indonesia [Tempo Interaktif,  7 juni 2005].  Tiga bulan sebelumnya Harian Kompas [22 Maret 2005] menulis bahwa 80% dari rakyat Papua hidup dibawah garis kemiskinan. Saya kira catatan singkat ini cukup memberi gambaran tentang keadaan  di Papua tanpa perlu pokrol bambu dari luar negeri.

Wassalam,  

. 

----- Original Message ----- 
From: "Yap Hong Gie" <ouwehoer at centrin.net.id>
To: "Posting X-PPI '77-'87" <X-PPI_Se-Eropa77-87 at yahoogroups.com>; "Posting Wahana-news" <wahana-news at yahoogroups.com>; "Posting Tionghoa-net" <tionghoa-net at yahoogroups.com>; "Posting Nasional-list" <nasional-list at yahoogroups.com>; "Posting Marinir TNI/AL" <marinir at polarhome.com>; "Posting KIAD" <KIAD at yahoogroups.com>; "Posting IndoUsaMil" <IndoUsaMil at yahoogroups.com>; "Posting Hankam" <hankam at yahoogroups.com>; "Post PPIIndia" <ppiindia at yahoogroups.com>; "Post MediaCare" <mediacare at yahoogroups.com>
Sent: Thursday, April 06, 2006 8:52 PM
Subject: Re: [detiknews] [ppiindia] Front Pepera Akui Adanya Dukungan Australia=>AMBON


> Macam lomba munafik saja .... he he he .....
> 
> (kutipan): "Harus dicatat bahwa dukungan dari Australia adalah dukungan 
> individu atau organisasi solidartas, bukan dukungan  pemerintah".
> 
> Sama seperti pemerintah Singapore berdalih dalam hal reklamasi pantainya 
> dengan pasir laut curian; dimana "import" pasir laut tersebut adalah urusan 
> para kontraktor dan sub-kontraknya; sehingga pemerintah Singapore selalu 
> bersih dan tidak tahu-menahu ....
> 
> Demikian pula cara Pemerintah AS mencuci dosanya atas pelanggaran HAM yang 
> terjadi terhadap para tahanan  --yang notabene tidak pernah jelas statusnya, 
> apakah mereka tahan perang atau tahan politik--  dimana  para interogator 
> dan penjaga tahanan di out-source kepada non-warganegara AS. Dan kalaupun 
> penyiksaan para tahan di Bagram, Kandahar dan Guantanamo Bay dikatagorikan 
> sebagai pelanggaran HAM, semua itu terjadi "diluar juridiksi Amerika 
> Serikat" ...
> Amen, Haleluya!
> 
> 
> 
> From: "Ambon" <sea at ...>
> Date: Thu Apr 6, 2006  9:04 am
> Subject: Re: [detiknews] [ppiindia] Front Pepera Akui Adanya Dukungan
> Australia=>AMBON sea at ...
> 
> Tidak ada intensi untuk mengaburkan esensi persoalan! Harus dicatat bahwa
> dukungan dari Australia adalah dukungan individu atau organisasi solidartas,
> bukan dukungan pemerintah. Dukungan demikian juga terdapat diantara orang
> berwarganegara Indonesia berdiam di berbagai daerah termasuk Jakarta.
> Harus jelas bahwa bukan dukungan pemerintah.
> 
> Jadi masalahnya seperti waktu Indonesia memproklamasikan kemerdekan dimana
> kaum buruh di seluruh Australia memboikot pelayanan terhadap kapal perang
> maupun niaga untuk mengangkut serdadu Belanda dan perlengkapan perangnya
> untuk kembali ke Indonesia untuk menjajah.
> 
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: "Yap Hong Gie" <ouwehoer at ...>
> 
> Ihhh ... Anda ini seperti tidak nangkap esensinya atau sengaja ingin
> mengaburkan persoalan?
> 
> Persoalannya disini bukan 42 atau 43 boat people, bahkan sekalipun 43,000
> warga Irian yang ingin berimigrasi ke Australia.
> Yang dipermasalahkan adalah sikap hypocrite Australia yang selalu mencampuri
> kedaulatan RI, modus operandi para LSM yang menyaru dibawah
> bendera Lingkungan Hidup, HAM dll., padahal aksi kegiatan mereka adalah
> menciptakan dan mendukung gerakan OPM, dengan sponsor utamanya pihak
> Australia.
> 
> Please focus on the issue Mr Ambon and stop manipulating! 
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: ppiindia-digest at yahoogroups.com
> 5. No-email/web only: ppiindia-nomail at yahoogroups.com
> 6. kembali menerima email: ppiindia-normal at yahoogroups.com
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> <*> To visit your group on the web, go to:
>    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
> 
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
>    ppiindia-unsubscribe at yahoogroups.com
> 
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
>    http://docs.yahoo.com/info/terms/
> 
> 
>
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://gate.polarhome.com/pipermail/marinir/attachments/20060406/77803934/attachment-0001.html


More information about the Marinir mailing list