[Marinir] The Proof of the Pudding-Re: Genocide in West Papua?
RebeccaKhooid
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Thu Apr 20 18:48:32 CEST 2006
http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net/message/44581
From: "BECKhoo" <rebeccakhooid at yahoo.com>
Date: Thu Apr 20, 2006 11:55 am
Subject: The Proof of the Pudding-Re: Genocide in West Papua? rebeccakhooid
--- In tionghoa-net at yahoogroups.com, Arnold <arnoldlukito at ...> wrote:
> Bahkan dalam contoh korban2 Yahudi yang sudah menjadi Genocide model
> dari Hitler Rezim dengan korban 6 juta, sudah ada bukti2 nyata melalui
> sejarah, film, International Tribunal dan pelakunya semua banyak yang
> dihukum, 'kenyataannya selalu ditolak' dan 'ditertawakan' oleh: Moslem
> Fundamentalist, Palestinian Government, Iranian Government, dan Neo
> Nazi groups.
> 3. Kesimpulannya; apalagi bila mau berikan definisi tentang Genocide
> dalam masa Suharto, tergantung siapa yang memberikan jawabannya.
Nulis jangan gampang ngawur. Kemarin Saddam dilecehkan sebagai sarden.
Hari ini lagi2 Soeharto dipuji setinggi langit sebagai genocidetor
kayak Hitler dan Papua disejajarkan satu kelas dengan Holocaust.
Soal Holocaust itu memang sudah ada bukti2nya, dan dimana2 juga sudah
diakui sebagai Genocide dengan death-tollnya bisa dicheck di berbagai
sumber seperti 20th century atlas. Ahmadinejad atau Hanifa paling2
juga menyangkal untuk spit on western face - sama seperti WMD yang
ngga ada dibilang ada oleh para analyst Pentagon yang huebat2 itu.
Sekarang bukti genocide di Papua mana ? Yale paper yang baru bersifat
hint tanpa berani claim terang2an ? Sydney paper yang tendensius ?
Atau hitung2an pakar statistik Meneer Goeij yang mirip kutak-katik
angka tafsir mimpi nenek gue kalau mau pasang no buntut ?
Kalau baca website orang2 OPM dan sponsor2nya, waduh.. klaimnya
100,000-300,000 .. gile juga, artinya selama 1967-2000 (33 tahun)
Kopassus/TNI membunuh 8-25 orang perhari. Rajin amat TNI, jumlah
U$ 20 juta yang diterima habis untuk amunisi dan excavator untuk
nimbun mayat. Kuburan massal yang ditemukan pasti ngga kalah dari
neraka Kamboja tuh.
Sementara antropolog Chris Ballard dan Abigail Abrash menyatakan
bahwa death toll di tangan TNI selama 1975-1997 adalah 160 orang.
http://id.wikipedia.org/wiki/Freeport_Indonesia
160 orang memang kesedikitanlah, tapi dengan bukti populasi yang tidak
berkurang meskipun Irja dilanda bencana alam, kelaparan, longsor di
Freeport, AIDS dll - where is the genocide ?!
Ini bukan masalah percaya ngga percaya atau politik, the proof of the
pudding is in the eating !
BK
More information about the Marinir
mailing list