[Marinir] KESEMPATAN MENJADI KADET AAL & BINTARA => Martin

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Sun Feb 19 18:04:34 CET 2006


Here is a good one! 

 http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net/message/42562

From: "martin3053950" <martin3053950 at ...> 
Date: Sun Feb 19, 2006  4:10 pm 
Subject: Re: KESEMPATAN MENJADI KADET AAL & BINTARA => H.A. martin3053950 

--- In tionghoa-net at yahoogroups.com, Harry Adinegara
<sans_culotte_30 at ...> wrote:

> Jadi anjuranku jangan deket2 ama tangtara lah Bung Hong Gie,
> apalagi nganjurin orang masuk tangtara lautan, bisa2 jadi bajak laut
> nanti.  Ini nasehat dari orang tua aja lho.
>
>   Harry Adinegara.


Betul tuh bung harry, hehehe keterbukaan anda sungguh perlu dihargai.
Bila semua tionghoa berpikir sama seperti anda, nanti lima, sepuluh
tahun lagi atau dua puluh, tiga puluh tahun lagi, kan para tionghoa
masih sahih untuk melemparkan keluhan klasiknya 'didiskriminasi habis,
gak ada kesempatan jadi tentara, buktinya gak ada tentara yang tionghoa'.

Orang tionghoa dari jaman samkok juga udah ngerti, untuk dapat
kekuasaan jendral gak perlu jadi jendral, apalagi musti jadi prajurit
dulu. Orang tionghoa yang miskinpun akan jadi kebanggaan keluarga dan
hopeng2nya kalau bisa ngatur jendral nantinya.

Ini ada joke yang terkenal di negeri jiran yang saya dpt dari teman.
Alkisah Mahathir ingin mengirim putra terbaik Malaysia ke Matahari
(dalam spirit 'Malaysia boleh' harus mengungguli mereka yang sudah
mampu ke Bulan, ilmuwan dari badan antariksa Malaysia memberi solusi
kepada bapak Malaysia bahwa untuk menghindari bahaya panasnya
Matahari, maka waktu mendarat harus diatur dimalam hari).

Kalau untuk Amrik dinamai Astronout, rusia dinamai kosmonout, maka
khusus Malaysia dinamai Buminout. Maka diadakan penyaringan terhadap
para putra terbaik Malaysia demi menghindari isu diskriminasi maka
ketiga etnis (india, melayu dan cina) semua diberi kesempatan untuk
menjadi Buminout.

Singkat kata, terpilihlah 3 calon buminout yang mewakli setiap etnis.
Ketiga calon ini menghadap Mahathir untuk final interview.

Yang pertama adalah calon buminout india. Karena memahami resiko
bahaya misi ke matahari, Mahathir menanyakan apa yang diinginkan si
calon buminout india.

Tanpa tedeng aling2, si india meminta bayaran satu juta ringgit. Bapak
Malaysia terkejut dan bertanya: "so much, what for?" Dijawab oleh si
India:" your honor, mission so dangerous, I got so many family members
to support, thirteen from my father's side, fifteen from my mother's
side, i'm the only breadwinner in the family". Mahathirpun manggut2
memahami kalau orang india memang harus support keluarga seabrek-abrek.

Yang kedua adalah calon buminout melayu, yang langsung menjawab :"
four million ringgit". Bapak Malaysia lebih terkejut lagi dan
dijelaskan oleh si Melayu: " I got four wives to support, one wife one
million ringgit". Mahathir mangguk2 memahami tanggaung jawab dan
prinsip keadilan dari suami melayu ini.

Yang ketiga adalah calon buminout cina. Setelah mendengar dari satu
juta naik jadi 4 juta, Mahathir mengira si cina bakal minta lebih
banyak lagi. Ternyata si cina cuma menjawab: " three million ringgit,
yang amat berhormat". Mahathir tentu saja terkejut dan bertanya
alasannya.

Calon buminout cina tersebut menjawab dengan mantap:
"One million for you, one million for me and one million to send that
stupid indian to the sun".

Coba deh, disimpulkan sendiri, hehehe.

salam,
martin



More information about the Marinir mailing list