[Marinir] DENJAKA Lumpuhkan Teroris di KM Kelud (2)
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Wed Mar 8 17:39:26 CET 2006
DENJAKA "LUMPUHKAN" TERORIS DI KM KELUD
[07-Maret-2006]
Satuan Anti Teror Marinir, Detasemen Jalamangkara (Denjaka) berhasil
melumpuhkan kelompok teroris yang membajak Kapal Penumpang KM Kelud sejak
Selasa, 7 Maret kemarin. Kelompok Teroris telah menduduki sejak pukul 14.00
WIB di Perairan Selat Malaka.
Setelah Tim Negosiator gagal bernegosiasi dengan Kelompok Teroris yang
membajak KM Kelud sejak Selasa kemarin, Presiden RI memerintahkan Panglima
TNI untuk melumpuhkan Kelompok Teroris tersebut dengan kekuatan senjata.
Secara herarki Panglima TNI memerintahkan Kasal, Kasal memerintahkan
Dankormar untuk memerintahkan Denjaka melumpuhkan Kelompok Teroris yang
membanjak KM Kelud yang berpenumpang tidak kurang dari 2000 (dua ribu) orang
tersebut.
Paukan Anti Teror Denjaka segera meluncur dengan menggunakan pesawat
Hercules dan helikopter bertolak dari Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju
sasaran, pagi dini hari tadi. Dengan persiapan yang matang Denjaka yang
terbang menuju KM Kelud yang dikuasai teroris.
Tim yang memang sudah terlatih dengan baik ini langsung melaksanakan serbuan
kilat terbagi tiga tim. Satu tim diterjunkan untuk mendekati sasaran dengan
membawa perahu karet, hanya dalam hitungan waktu yang sangat tingkat mereka
berhasil terjun di laut dan terus menggunakan perahu karet tersebut untuk
mendekati sasaran, mereka memanjat kapal seperti Spiderman. Sedangkan satu
tim yang lain dengan menggunakan helikopter "fast troop" turun ke kapal,
semua berlangsung secara cepat laksana kilat. Mereka menduduki sasaran
masing-masing sesuai dengan rencana.
Untuk memenuhi unsur dadakan, satu tim melaksanakan "terjun free fall" yang
langsung mendarat di dak kapal. Semua tim mempunyai tugas masing-masing dan
saling mengamankan.
Setelah menduduki posisi masing masing, Komandan Tim Kelud Operation 06
memerintahkan melaksanakan serbuan. Kontak tembak pun, tak terelakkan,
situasi sangat menegangkan tak elak para penumpang menjerit dan berteriak
sambil mencari tempat aman ketika kontak tembak itu terjadi. Pasukan yang
memang terlatih itu memerintahkan para penumpang untuk tiarap dan berlindung
di tempat yang aman. Nampaknya para teroris tidak mau menyerahkan diri
begitu saja. Mereka mengadakan perlawanan. Namun dengan ketrampilan dan
kemampuan tembak jitu para anggota Denjaka. Kelompok Teroris tersebut dapat
dilumpuhkan dalam waktu yang cukup singkat.
Akhirnya sekitar pukul 09.30 WIB KM, hari Rabu (8/3) Kelud dapat dikuasai
dan teroris dapat dilumpuhkan. KM Kelud terus melanjutkan perjalanannya
menuju Tanjung Balai Karimun.
Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Safzen Noerdin, S.IP. menilai bahwa
Latihan Kasus Denjaka 2006 dengan sandi "Kelud Operation 06" berhasil dan
berjalan dengan baik.
"Latihan ini digelar sebagai bentuk Latihan Puncak Denjaka, sebelumnya
mereka berlatih dari hal-hal yang paling kecil dan secara parsial.
Dan inilah bentuk cerminan kemampuan mereka. Mereka mampu mendarat dengan
mulus di dak kapal yang begitu sempit dengan tingkat kesulitan yang tinggi,
mereka mampu melakukannya walau tiupan angin cukup kencang. Mereka mendekati
sasaran dengan menerjunkan perahu karet dalam hitungan waktu yang sangat
singkat, mereka harus mampu mengejar dan menggunakan untuk mendekati
sasaran. Mereka berhasil melumpuhkan teroris dengan baik, semua berjalan
sesuai dengan prosedur latihan, saya bersyukur atas keberhasilan latihan
ini"
"Semua yang mereka kerjakan harus dengan cepat , tepat dan akurat.
Latihan yang kita lakukan ini sebagai bentuk antisipasi terhadap kegiatan
teroris yang sekarang ini disinyalir masih ada dan Denjaka mempunyai tugas
untuk menanggulangi teror di laut dan latihan ini merupakan kegiatan tahunan
yang dilakukan oleh Denjaka," demikian jelas Komandan Korps Marinir di
Perairan Selat Malaka setelah mengevaluasi jalannya Latihan Kasus Denjaka
2006 ini.
[admin]
More information about the Marinir
mailing list