[Marinir] Ada USMC di Jakarta - Jangan ketipu combat gearyangkeren

Lucas Ony lucas_ony at yahoo.com.sg
Mon Mar 20 17:05:06 CET 2006


Pak Hong Gie,
kalau melihat kondisi di masa cold war, baik Jerman dan Jepang sama2 
dibungkam militernya dengan peraturan internasional untuk tidak boleh ada 
latihan khusus apalagi membuat pasukan khusus. Contoh Jerman sendiri ketika 
jadi Jerman Barat dan Timur, Jerman Barat dikenai sangsi Sekutu di mana 
Jerman Barat tidak diperkenankan membuat pasukan khusus kecuali 
Kampfschwimmer yang boleh dipertahankan. Kondisi Jerman Timur masih 
terbilang mending ada pengalaman perang di Angola bersama Uni Soviet, namun 
pasukan khususnya tidak ada juga.

Sempat kecolongan juga pada September 1972 di Munich di mana militer tidak 
boleh ikut campur sesuai undang2 sekutu, tapi polisi pun tidak terlatih 
menangani penyanderaan. Setelah 11 atlet Israel tewas, barulah Sekutu 
melunakkan peraturan, Jerman boleh embuat pasukan khusus tapi hanya boleh 
dari kepolisian, militer tidak boleh. Lahirlah GSG-9

itu sebabnya pasukan khusus militer Jerman modern pun kualitasnya belum 
sehebat kakek neneknya di jaman WW2... dari tahun 1945 dikenai undang-undang 
sampai tahun 1991 (46 tahun) baru boleh membuat kembali pasukan khusus 
militer dan boleh lagi ada latihan khusus militer. Jerman membuat pasukan 
khusus dibantu SAS, US 1st SFOD dan GSG-9 pada tahun 1995 yaitu KSK 
(Kommando Spetzialkraefte)

Mungkin kondisi militer jepang pun sama selama 46 tahun mereka tidak 
mempunyai latihan khusus seperti Jerman. Tentara Jerman sekarang dalam 
peralatannya pun di masa kini terlalu bergantung pada peralatan modern.

Menurut saya cerita bung Thomy bisa jadi benar2 demikian kondisinya 
mengingat Jepang secara resmi tidak memiliki hubungan kerjasama militer 
internasional dengan negara-negara di katulistiwa untuk melatih pasukannya 
di iklim panas dan lembab seperti di Indonesia, sehingga ketika merasakan 
latihan di sini mereka bisa saja belum sanggup adaptasi secara kilat seperti 
kakek neneknya di jaman WW2 dulu.

SAS melatih pasukannya untuk iklim tropis lembab di Brunei dan Sarawak, 
serta di Amerika Tengah. KSK Jerman berhubung belum punya ikatan kerja sama 
militer resmi dengan negara-negara di katulistiwa, mereka hanya bisa 
berlatih di San Diego yang sebetulnya belum bisa disamakan iklimnya dengan 
iklim tropis.

Kind regards,
Ony


----- Original Message ----- 
From: "Yap Hong Gie" <ouwehoer at centrin.net.id>
To: "Mailing List Marinir TNI/AL" <marinir at polarhome.com>
Sent: Monday, March 20, 2006 10:31 PM
Subject: Re: [Marinir] Ada USMC di Jakarta - Jangan ketipu combat 
gearyangkeren


> Bung Thomy,
>
> Apakah cerita mengenai Pasukan Bela Diri Jepang betul sungguhan, atau 
> dibesar-besarkan kawan-kawan di Marinir?
> Masa' iya jadwal latihan 7 hari sampai dipersingkat jadi 2 hari karena 
> mereka engga tahan?
> Logikannya --dari kisah2 PD II-- tentara Jepang mempunyai tingkat disiplin 
> yang absurd tinggi, dan yang biasanya yang dikirm latihan ke LN adalah 
> anggota pilihan, lagipula seharusnya Mil Jepang tahu betul kondisi di 
> Indonesia.
> Kalau tidak salah ada juga satuan Tentara Bela Diri Jepang di Irak, 
> betulkah?
>
> Wah ... wah ... wah ... kalau betul demikian gawat banget Pasukan Ghost 
> Busters Nippon?
> Sebaiknya ditinggalin aja full gearnya mereka, 'kan lumayan 
> kenang-kenangan trophy untuk Brigif 2 Mar!
>
> Wassalam, yhg.
> -------------------
>
>
> ----- Original Message ----- 
> From: Thomy Setiawan
> To: Lucas Ony ; Mailing List Marinir TNI/AL
> Sent: Monday, March 20, 2006 9:46 AM
> Subject: Re: [Marinir] Ada USMC di Jakarta - Jangan ketipu combat gear
> yangkeren
>
> Setuju dengan Bung Ony,
>
> Contoh kasus waktu kemarin TNI kedatangan tamu para prajurit dari Pasukan
> Beladiri Jepang, yang katanya mau mencoba standar latihan prajurit TNI
>
> 100 orang dari mereka dibawa ke Puslatpur Marinir di Sukabumi.
> Itu aja mereka gak mau diangkut naik truk, maunya pakai bus AC......
> Menurut teman-teman di Brigif 2 , mereka sih perlengkapannya komplit 
> banget,
> macam ghostbuster lah, kayak yang di TV itu lah....
>
> Nyatanya ?
> Diajak latihan komando hutan, dari 7 hari yang dijadwalkan, hari ke-2 udah
> pada nangis. Ya !  NANGIS..... minta pulang, akhirnya latihan dibatalkan 
> dan
> dianggap gagal.
> Menurut rekan-rekan, kemampuan menembak tentara Jepang itu emang OK, tapi
> mentalnya parah betul.
>
> Jadi seperti yang Bung Ony bilang tadi, ngeliat pasukan asing ke sini 
> pakai
> full gear anggep aja kay! ak kita liat Fashion TV
>
> Lucas Ony <lucas_ony at yahoo.com.sg> wrote:
>
>
> _______________________________________________
> Marinir mailing list
> Marinir at polarhome.com
> http://www.polarhome.com/mailman/listinfo/marinir 



More information about the Marinir mailing list