[Marinir] Tragedi Abepura Pelanggaran HAM Berat Terhadap Polisi!

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Sat Mar 25 07:22:18 CET 2006


Berita sore salah satu TV swasta menayangkan gambar-gambar kerusuhan di 
Abepura. Nampak dengan jelas bagaimana anggota-anggota yang sudah jatuh 
tersungkur kemudian dihantam dengan beberapa buah bongkahan batu besar
ke arah badan dan kepala korban. 
Anggota polisi yang sudah tergeletak tidak berdaya; helm terlepas dan tidak bergerak lagi, masih juga ditimpakan batu-batu besar dan ada yang ditusuk (tidak nampak di TV).

Setiap orang waras tahu bahwa penganiayaan berat semacam ini pasti 
menyebabkan kematian orang atau minimal cedera cacat.
Hingga saat ini tercatat 5 korban tewas dalam kondisi mengenaskan; 4 anggota 
Polri dan 1 anggota TNI-AU tewas dalam insiden tersebut, juga mengakibatkan 
24 anggota polisi lainya dirawat dengan luka-luka yang serius.


Bermula dari penutupan jalan di depan Universitas Cenderawasih (Uncen), 
Abepura, selama dua hari sehingga menyebabkan lalu lintas terputus yang 
sudah mengganggu kepentingan umum.
Dalam tayangan terlihat satu regu pengendalian massa, yang dipersenjatai 
perisai (tameng) dan tongkat rotan, bergerak maju dengan maksud membongkar 
blokade batang-batang pohon.

Ketika regu Dalmas melewati barikade, massa yang dari arah depan mulai 
menghujani mereka dengan batu, namun masih bisa bertahan.
Tiba-tiba dari arah samping; pekarangan Kampus Cendrawasih dan sisi seberang 
lainnya muncul massa yang menyerang regu tersebut, sehingga menghadapi 
serangan batu dari depan, samping kiri dan samping kanan.

Dalam keadaan terdesak regu Dalmas berusaha mundur tetapi terhalang oleh 
barikade, serang semakin gencaryang membuat formasi polisi kacau dan 
masing-masing berusaha lari menyelamatkan diri.
Ketika itulah banyak anggota yang terkena batu, yang kena telak terjatuh dan 
mereka inilah yang dihabisi oleh massa.


Menanggapi sikap pasif Human Rights Organisations dalam tragedi Abepura, 
merupakan penegasan kembali bahwa HAM adalah komoditas dagangan untuk 
kepentingan politik.

Kepentingan politik dengan cover masalah HAM atau Freeport, semuanya 
bermuara pada tujuan akhir; yaitu Papua Merdeka.

Wassalam, yhg.
-------------------

-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: http://gate.polarhome.com/pipermail/marinir/attachments/20060325/0c532d59/attachment.html


More information about the Marinir mailing list