[Marinir] [SP] Akademisi Australia Dituduh Dalangi Separatisme Papua

Yap Hong Gie ouwehoer at centrin.net.id
Tue May 9 03:38:26 CEST 2006


Bagus, semakin lama semakin jelas peta permainan politik LN Australia.

Kalau dalam perang konvensional unit pasukan khusus dikirim kebelakang garis 
pertahan musuh, maka dalam perang modern, kaum "akademisi" melakukan 
kegiatan insurgency.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/08/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY
Last modified: 6/8/06
Akademisi Australia Dituduh Dalangi Separatisme Papua

[CANBERRA] Pemerintah Indonesia menuduh dua akademisi dari Universitas
Deakin Australia menggelorakan semangat separatisme di Papua. Jakarta juga
menyesalkan Pemerintah Australia tidak mengambil sikap tegas terhadap
universitas tersebut.

Universitas Deakin ketika dikonfirmasi membenarkan telah menerima selembar
surat yang dikirim oleh Departemen Pendidikan Nasional Indonesia. "Kami
memahami, dalam surat itu disebutkan ada beberapa akademisi (dekan) yang
memiliki pandangan yang menurut Indonesia sebagai upaya mempengaruhi
Papua ke arah membangkang terhadap Indonesia," kata universitas tersebut
dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima The Age, Senin (8/5).

Surat yang dikirim Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia
menyebutkan dua nama yakni Damien Kingsbury dan Scott Burchill dari
Program Studi Politik dan Internasional Universitas Deakin.

Dr Burchill adalah seorang dekan senior di Hubungan Internasional dan
komentator hubungan Indonesia-Australia. Sementara Dr Kingsbury sudah
menulis beberapa buku tentang Indonesia dan pernah menjadi mediator antara
Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk sebuah
kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik di wilayah itu.
Kedua dekan itu juga adalah kontributor untuk harian The Age.

Dr Kingsbury mengatakan, dia sangat yakin Pemerintah Indonesia memiliki
pandangan lain tentang dia, seolah-olah memiliki kontak dengan para
separatis Papua.

"Surat itu murni sebuah refleksi tentang kesalahan mendasar tentang urusan
saya dan apa yang saya geluti. Saya terlibat sangat jauh membantu mengatasi
persoalan Aceh dan jika mereka sungguh ingin pengalaman yang sama untuk
Papua, maka saya siap melakukannya," katanya.

Tapi yang terjadi, Dr Kingsbury malah dilarang memasuki Indonesia sejak
Desember 2004, dan dia sangat yakin larangan itu dikeluarkan Badan Intelijen
Negara (BIN). Dia mengatakan, namanya dan Dr Burchill sudah ada dalam daftar
BIN bersama sejumlah aktivis, akademisi dan politisi Australia yang akan
dilarang masuk Indonesia, apalagi ke Papua.

Universitas Deakin membela mati-matian kedua dekannya dengan mengatakan,
pihaknya akan "mendukung sepenuhnya kebebasan staf kami." [L-8]


Last modified: 6/8/06




More information about the Marinir mailing list