[Marinir] Panglima TNI Akan Dicecar DPR Soal Penembakan diPasuruan

aditya kusuma wardhana elite_navyseal at yahoo.com
Fri Jun 15 08:07:08 CEST 2007


Bung Hong Gie..

Iya cuma gimana kalo kita balik...keadaannya...dimana
anggota DPR meninjau seuatu daerah (yg tadinya
aman)dan ada beberapa anggota keamanan yg melekat,
lalu tiba tiba terjadi chaos...dan masyarakat sekitar
jadi beringas dan offence...dan menyerang anggota DPR
apa tindakan aparat keamanan yg melekat?? akan diam
saja?? meninggalkan anggota DPR yg mungkin sd menangis
dan minta ampun..???..atau melakukan PROTAP seperti yg
disampaikan DANKORMAR...

DPR cuma bisa ngomong dan teriak aja bung...coba
mereka ditempatkan pada posisi para MARINIR yg saat
itu terdesak....

hormat saya, 

Aditya Kusuma

PS : 
Bung Hong Gie datang ke acara pernikahan putra nya Pak
M.Arifin sabtu ini nga?


--- Yap Hong Gie <ouwehoer at centrin.net.id> wrote:

> Bung Aditya dan Bung Zaenal,
> 
> Sekarang polemik politik yang dilontarkan anggota
> DPR adalah sola pernyataan 
> Dankormar, Mayjen (Mar) Nono Sampono bahwa,
> penembakan yang dilakukan 
> anggota MAR sudah sesuai prosedur tetap (protap),
> yang "diterjemahkan" 
> sebagai:  "Penembakan di Alastlogo, Lekok, Pasuruan,
> Jawa Timur, yang 
> menewaskan empat warga sipil sudah sesuai prosedur
> tetap (protap)",
> 
> Ditambah lagi plintiran politik Anggota Komisi I DPR
> dari F-PAN, Abdillah 
> Toha, yang mengatakan:
> "Dankormar Mayjen Nono Sampono tidak seharusnya
> mengeluarkan pernyataan yang 
> membenarkan tindakan prajurit yang menghilangkan
> nyawa orang"
>
http://www.suarapembaruan.com/News/2007/06/14/index.html
> 
> 
> Padahal, dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I
> DPR, Rabu (13/6), 
> pernyataan Dankormar secara lengkap berbunyi sbb:
> "penembakan dilakukan setelah melalui prosedur tetap
> (protap), dan dalam 
> kemiliteran tentara menggunakan tiga jenis peluru
> yaitu peluru hampa, peluru 
> karet dan peluru tajam. Dalam kasus Pasuruan,
> penembakan tidak langsung ke 
> arah korban, tapi didahului tembakan peringatan ke
> udara, lalu tembakan 
> peringatan ke arah bawah yang kemudian peluru
> memantul (ricochet) dan 
> mengenai sasaran."
> 
> Yang dimaksudkan Dankormar simply: bahwa anggota
> Marinir tidak menembakan 
> senjatanya langsung kearah kerumunan massa
> penyerang; tembakan peringatan 
> keatas dengan peluru hampa dan karet, kemudian
> ketika penyerangan terus 
> berlangsung diarahkan kebawah, yang mengakibatkan
> arah (serpihan) proyektil 
> tidak terkendali, sehingga mengakibatkan jatuhnya
> korban yang justru bukan 
> penyerang dan berada jauh dari lokasi bentrok.
> 
> 
> Saya hanya ingin menegaskan bahwa melihat latar
> belakang sengketa dan 
> pola-pola bentrokan massa dalam rangka menguasai
> lahan, aksi benturan 
> berdarah sudah direncanakan dan direkayasa oleh
> pihak-pihak yang 
> berkepentingan; para spekulan tanah mulai dari
> aparat desa, oknum Kelurahan 
> sampai Kabupaten, serta khususnya pihak-pihak yang
> memiliki kepentingan 
> politik yang ikut numpang untuk menghancurkan citra
> TNI.
> 
> 
> Kita pakai akal sehat saja, masa' iya penduduk
> diberi lahan seluas 500 
> meter2 per KK, tambah lahan sebesar 20% untuk
> fasilitas umum, plus uang 
> tunai Rp.10juta untuk relokasi, ditolak?!?!?
> Lhaa ... saat ini, lahan yang mereka diduduki
> (secara tidak sah) memangnya 
> berapa?
> Kalau bukan dipengaruhi dan ditekan oleh spekulan
> tanah, apalagi yang 
> membuat mereka ngotot menolak?
> 
> 
> Bebarapa hal lain yang patut dipertanyakan :
> 1. Mengingat wilayah Grati Alas Tlogo berjarak 2-3
> Km dari Pasuruan, 
> sementara jarak dari Surabaya ke Pasuruan
> membutuhkan waktu tempuh sekitar 4 
> jam.
>     Bagaimana wartawan media atau perekam gambar,
> bisa berada dilokasi 
> disaat kejadian insiden?
> 2. Gambar yang berulang kali ditayangkan di TV,
> hanya memperlihatkan para 
> korban yang baru tertembak, mengapa bukan
> gambar-gambar "hot" dari bentrokan
>    dan penembakan itu sendiri?
> 
> 
> Wassalam, yhg.
> -------------------
> 
> aditya kusuma wardhana wrote:
> Pak Zaenal..
> Setuju banget...tp mereka mungkin lupa...kalo
> keadaan
> dapat berubah sewaktu waktu...heheh kalo saya
> berharap
> satu hari nanti mereka itu di Adili atas segala
> perbuatan mereka yg mengatas namakan rakyat.
> 
> aditya kusuma
> 
> 
> --- Zaenal Arief <combat at melsa.net.id> wrote:
> > Pak Adith,
> 
> > > Mereka sangat kritis (sok Kritis tepatnya)
> > > terhadap masalah2 yg menyangkut masalah
> > > rakyat...tp nuansa politisnya tetap besar..
> > > Kapan mereka bener2 memihak
> > > rakyat yg notabene mereka wakili.
> 
> >  -----------------------------------
> > Mereka akan mulai bener2 mewakili rakyat kalo udah
> > BALIK MODAL, karena waktu  mau jadi anggota dewan
> > mereka abis2an pinjem sana-sini sampe jual kolor
> ....
> > jadi sekarang saatnya cari segala cara untuk
> kembali
> > modal.....
> >
> > Zaenal 
> 
> _______________________________________________
> Marinir mailing list
> Marinir at polarhome.com
> http://www.polarhome.com/mailman/listinfo/marinir
> 



      ____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image.  Join our Network Research Panel today!   http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 




More information about the Marinir mailing list