[Marinir] Hargai Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Insiden Pasuruan
Yap Hong Gie
ouwehoer at centrin.net.id
Sat Jun 16 03:08:22 CEST 2007
http://www.mimbar-opini.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=2171
Opini / Hukum
Hargai Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Insiden Pasuruan
Oleh gerry
Selasa, 05-Juni-2007, 06:24:0348 klik
Terkait dengan kasus insiden penembakan warga oleh Marinir di Pasuruan,
Jawa Timur (Jatim), sejumlah pihak seakan satu komando terarah ke Pasuruan
menyelidiki insiden tersebut untuk mengumpulkan sejumlah bukti-bukti, baik
dari korban maupun keterangan dari sejumlah para tersangka anggota Marinir.
Alhasil mereka pun berkomentar dengan versi dan kesimpulan masing-masing,
sehingga setiap hari kita disuguhkan aneka berita yang berubah-ubah menurut
versi sang penyelidik.
Sengketa lahan merupakan masalah yang rumit. Konflik perebutan tanah baik
antar instansi maupun antar warga juga semakin sering terjadi. Bahkan tidak
sedikit yang berujung jatuhnya korban jiwa.
Belum lagi selesai sengketa lahan warga Meruya Selatan dengan PT Porta
Nigra, kini kita dihadapkan lagi dengan kasus sengketa lahan di Pasuruan
yang mengakibatkan sejumlah nyawa melayang.
Terkait dengan kasus insiden penembakan warga oleh Marinir di Pasuruan,
Jawa Timur (Jatim), sejumlah pihak seakan satu komando terarah ke Pasuruan
menyelidiki insiden tersebut untuk mengumpulkan sejumlah bukti-bukti, baik
dari korban maupun keterangan dari sejumlah para tersangka anggota Marinir.
Alhasil mereka pun berkomentar dengan versi dan kesimpulan masing-masing,
sehingga setiap hari kita disuguhkan aneka berita yang berubah-ubah menurut
versi sang penyelidik.
Demi pengusutan kasus ini, maka kepada semua pihak diharapakan untuk menahan
diri untuk tidak berkomentar yang justru memanaskan suasana berkait dengan
peristiwa penembakan yang terjadi pada Rabu (30/5) hingga menewaskan empat
orang warga sipil dan beberapa orang luka-luka itu. Persoalan ini harus
dilihat secara seksama dan menghindari upaya-upaya yang dapat menimbulkan
reaksi keras dan memancing timbulnya insiden yang lebih buruk.
Kalau bicara hukum tentunya kita bicara fakta-fakta dan bukti-bukti. Oleh
karena itu, agar semua pihak dapat melakukan pendekatan-pendekatan
profesional secara hukum dengan tetap memperhatikan asas praduga tak
bersalah dan menghormati hak asasi manusia untuk mengusut dan mengetahui
secara jelas insiden yang terjadi. Kita serahkan semua pada pihak yang
berwenang untuk menuntaskan masalah ini. Kasus ini masih terus dalam
penyidikan, karena itu semua pihak tidak berprasangka macam-macam, karena
kasus ini masih terus berproses.
Kepada warga di sekitar kejadian maupun seluruh pimpinan TNI AL, terutama
Korps Marinir, agar terbuka dan obyektif memproses penyelidikan dan
penyidikan atas insiden penembakan tersebut. (Arry)
More information about the Marinir
mailing list