[Marinir] Sekitar 5000 Warga Ikuti Apel Kesetiaan NKRI di Banda Aceh
Hong Gie
marinir@polarhome.com
Tue, 5 Aug 2003 02:39:06 +0700
Kompas Cyber Media
Senin, 04 Agustus 2003, 10:14 WIB
Sekitar 5000 Warga Ikuti Apel Kesetiaan NKRI di Banda Aceh
Banda Aceh, Senin
Sedikitnya 5.000 Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Tionghoa di Banda
Aceh, ibukota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), menyatakan siap
menumpas kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Pernyataan masyarakat keturunan Tionghoa yang sudah puluhan tahun tinggal di
Provinsi NAD tersebut disampaikan saat mengikuti apel kesetiaan kepada
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di lapangan Blang Padang, Banda
Aceh, Senin (4/8).
Dalam apel bersama itu, WNI keturunan menggunakan pakaian seragam baju putih
dan celana hitam dengan membawa bendera merah putih dan pada lengan mereka
tampak terikat pita merah putih. Bersamaan masyarakat Tionghoa yang
mengikuti ikrar kesetian kepada NKRI tersebut, juga terlihat kalangan
pedagang, pelajar dan pengusaha. Apel bersama yang dihadiri sekitar 15.000
warga kota Banda Aceh itu, dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Nanggroe
Aceh Darussalam (NAD) Ir. Azwar Abubakar.
Sementara, suasana di pusat-pusat pasar Peunayung dan Kampung Baru kota
Banda Aceh, terlihat sepi dan sejumlah pertokoan tutup, karena WNI keturunan
bergabung dengan warga kota mengikuti apel kesetian kepada NKRI. WNI
keturunan yang mayoritas sebagai pedagang itu, sejak pukul 07.30 WIB menutup
toko mereka dan akan baru dibuka setelah upacara selesai.
Lapangan Blang Padang sebagai tempat upacara apel kesetiaan kepada NKRI,
juga terlihat meriah karena warga kota dan WNI keturunan membawa bendera
merah putih dan selain mereka juga mengingatkan pita merah putih pada lengan
mereka.(Ant/nik)