[Marinir] FW : [t-net] Ambillah persediaan yang tepat

Hong Gie marinir@polarhome.com
Fri, 8 Aug 2003 13:49:57 +0700


----- Original Message -----
From: "Hengki Suryadi (DAR)" <hengki@dar.co.id>
To: <tionghoa-net@yahoogroups.com>
Sent: Friday, August 08, 2003 1:08 PM
Subject: [t-net] Ambillah persediaan yang tepat

Ambillah persediaan yang tepat
(Dinasti Chin 221 S.M sampai 206 S.M)

Pada akhir tahun 206 S.M , dinasti Chin terguling dan pemerintahan yang baru
belum berdiri. Sementara pasukan2 berkeliaran di ibu kota yang telah hancur,
para jenderal dan pejabat sibuk mengerahkan tentara2 mereka untuk menjarah
istana kerajaan yang megah dan puri2 milik orang2 kaya.
Semua tentara dengan susah payah mengangkuti tumpukan2 emas dan perak,
perhiasan yang mahal , dan barang2 antik yang berharga.

Namun, seorang komisioner yang berpandangan jauh bernama Hsiao Ho
memerintahkan para bawahannya untuk mengambil alih Biro Informasi.
Bukannya harta benda tetapi para tentara justru memenuhi kereta2 mereka
dengan peta2 militer, data sosial, tabel populasi, dan statistik yang
penting.

Segera setelah penjarahan besar ini, pecahlah perang saudara.  Tabel2 dan
peta2 yang terselamatkan itu menunjukkan pentingnya beberapa lokasi yang
strategis dan mengungkapkan banyak tempat persembunyian senjata dan
perbekalan.
Majikan Hsiao Ho yang bernama King Han merasa sangat puas dengan
informasi penting ini, dan menyanjung sang komisioner yang tanggap terhadap
keadaanm, yang kemudian diangkat menjadi perdana menteri pertama.
Selama masa chaos tersebut, sementara kebanyakan orang sibuk menimbun
logam2 berharga, seorang pegawai toko mengumpulkan banyak tepung dan
gandum.

Segera sesudah itu pecahlah perang saudara yang dahsyat.
Para petani tidak dapat menanami ladang gandum mereka, dan harga2 bahan
makanan membubung tinggi. Gabah menjadi sama berharganya dengan emas.
Orang lain menyimpan tumpukan emas dan perhiasan tanpa mengetahui di mana
mereka dapat menukarkan kekayaan mereka itu dengan makanan dan mereka
pun mati kelaparan. Beribu2 orang binasa.

Dari kedua kasus ini, kita melihat bahwa emas dan barang2 berharga, yang
pada umumnya kita hargai tinggi, belum tentu merupakan barang milik yang
paling berharga di masa chaos.
Hanya orang yang berpandangan jauh dan bijaksanalah yang dapat melihat
krisis yang akan terjadi dan dapat bertindak dengan tepat.

(From Wisdom's way by Walton C.Lee)