[Marinir] Yudhoyono Bantah Gantikan Matori
Yap Hong Gie
marinir@polarhome.com
Thu, 9 Oct 2003 14:29:01 +0700
Selasa, 07 Oktober 2003
Berita: Yudhoyono Bantah Gantikan Matori
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono membantah
kabar yang mengatakan bahwa dirinya akan menggantikan Menteri Pertahanan
Matori Abdul Djalil yang hingga saat ini masih terbaring sakit.
Yudhoyono juga mengatakan Presiden Megawati belum mengambil sikap soal
pergantian Matori. "Sejauh ini belum ada kejelasan soal ini," kata Yudhoyono
kepada Tempo News Room, Selasa (7/10).
Menurut Yudhoyono, yang lazim jika Menteri Pertahanan atau Menteri Luar
Negeri dinas ke luar negeri atau absen agak lama karena alasan tertentu maka
dirinya yang akan menggantikan. "Istilahnya menteri ad interim dan untuk
menggantikan kedua posisi menteri itu adalah Saya, karena itu jabatan
fungsional, selalu begitu," ujar Yodhoyono.
Soal pergantian jabatan Menhan, Yudhoyono menilai Menhan Matori Abdul Djalil
sampai saat ini masih dalam proses penyembuhan. Artinya, tambahnya, soal
pergantian itu masih menunggu kabar kesehatan Matori yang kini sedang
berobat di Singapura. Namun, menurut dia, soal pergantian itu tetap
ditentukan Presiden Megawati karena itu merupakan hak prerogatif presiden.
Kendati Matori terbaring sakit, kata Yudhoyono, namun hal itu bukan berarti
pekerjaan di jajaran Dephan terhenti karena Sekjen Dephan bersama jajarannya
terus bekerja. "Demikian pula soal koordinasi sampai saat ini masih tetap
berjalan," jelas pria yang akrab dipanggil SBY ini.
Tangan kanan Matori, Abdul Khaliq Ahmad, menyatakan jika kabar kesehatan
Matori saat ini sudah mulai membaik. Meski belum menjenguk langsung ke
Singapura karena urusan partai yang mulai masuk tahap verifikasi di KPU,
namun kabar kesehatan Matori terus dipantaunya. "Insya Allah setelah urusan
partai di KPU rampung saya akan menjenguk ke sana (Singapura)," ujar dia.
Ditanya soal pergantian jabatan Menhan, Abduk Khaliq mengaku tidak tahu
menahu soal tersebut. Selain hal itu kewenangannya ada pada Presiden, juga
ditegaskan bahwa hubungan dia dengan Matori sebatas hubungan partai politik.
Makanya dia menyarankan untuk menanyakan langsung soal tersebut kepada
Presiden.
Sumber : Tempo.co.id