[Marinir] NAD : PDMD akan laporkan hasil operasi terpadu di NAD

Yap Hong Gie marinir@polarhome.com
Tue, 23 Sep 2003 11:30:35 +0700


Selasa, 23 September 2003
NAD: PDMD Akan Laporkan Hasil Operasi Terpadu di NAD

Jakarta (LIN) - Penguasa Darurat Militer Daerah (PDMD) Mayjen TNI Endang
Suwarya dan Gubernur Propinsi NAD akan melaporkan hasil evaluasi empat bulan
pelaksanaan operasi terpadu di daerahnya ke Pemerintah Pusat. "Hasil operasi
terpadu dengan empat sasaran yakni operasi kemanusiaan, pemantapan jalannya
pemerintahan, penegakan hukum dan pemulihan keamanan yang sudah berusia
empat bulan di Aceh itu akan dilaporkan ke pusat," kata PDMD dan Gubernur
NAD di Banda Aceh, Senin (22/9).

Lebih jauh Endang Suwarya menjelaskan, evaluasi itu dilakukan untuk melihat
kinerja dan memperoleh berbagai masukan dari para pelaksana selama empat
bulan. Ia mengatakan di samping banyak kemajuan, juga terdapat berbagai
kelemahan selama empat bulan berjalannya operasi terpadu di propinsi
berpenduduk sekitar 4,2 juta jiwa itu, yang dimulai sejak 19 Mei 2003.
Endang memberi contoh kelemahan dalam bidang operasi kemanusiaan yakni
tersendatnya penyaluran bantuan kemanusiaan. Dikatakannya, dalam evaluasi
empat bulan operasi terpadu di daerah Serambi Mekah itu, juga dibicarakan
masalah menyangkut pembangunan Aceh ke depan yang diprioritaskan di
wilayah-wilayah "putih" atau aman dari pengaruh kelompok separatis. "Kita
juga membicarakan masalah bagaimana pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2004
di Aceh," tambah Endang Suwarya.

Sementara itu Gubernur Abdullah Puteh juga menilai bahwa pelaksanaan operasi
terpadu selama empat bulan di daerahnya itu sudah berjalan baik. "Operasi
terpadu, terutama menyangkut pemantapan jalannya pemerintahan itu sudah
baik, sebagai indikatornya yakni berfungsinya pemerintahan di tingkat
kecamatan dan keluarahan/desa," katanya. Meski sudah banyak pemerintahan
kecamatan dan keluarahan/desa yang berfungsi, masih diperlukan tingkat
kewaspadaan yang tinggi, katanya. Karena itu, tambah Abdullah Puteh, operasi
terpadu dengan tingkat darurat militer di Aceh tersebut masih diperlukan.
(Sospol/S-3/ring/mp)

Sumber: Lin.go.id